UNTUK INDONESIA

Komnas Perlindungan Anak Dukung Listyo Sigit Jadi Kapolri

Komisi Nasional Perlindungan Anak mendukung Presiden Jokowi menunjuk dan memilih Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo menjadi Kapolri.
Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak Arist Medeka Sirait bersama Wakapolri saat mengusulkan peningkatan status Unit PPA menjadi setingkat Direktorat PPA. (Foto: Tagar/Ist)

Jakarta - Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait mendukung Presiden Jokowi menunjuk dan memilih Komjen Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk menjadi Kapolri pengganti Jenderal Polisi Idham Azis.

"Komnas Perlindungan Anak sebagai lembaga independen perlindungan anak yang diberi tugas dan fungsi untuk memberikan pembelaan dan perlindungan anak di Indonesia sangat mendukung," kata Arist dalam siaran pers diterima Tagar, Selasa, 19 Januari 2021.

Komnas PA kata Arist, berharap dalam masa kepimimpinan Komjen Listyo, kedudukan Unit Perlindungam Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) dapat ditingkatkan statusnya menjadi Direktorat Perlindungan Perempuam dan Anak.

Demi penegakam hukum atas kasus-kasus pelanggaran hak perempuan dan anak yang terus meningkat, lebih cepat mendapat penanganannya.

Mengingat perempuan dan anak adalah komunitas spesifik dan persoalannya pun bersifat khusus serta leks spesialis.

Jadi saya sangat tahu komitmen dan dedikasi beliau dalam memberikan perhatian terhadap anak

"Peningkatan status Unit PPA yang selama ini melekat di dalam Kasatreskrim dan menjadi unit di tiap-tiap polres di Indonesia menjadi direktorat sangatlah diperlukan dan diharapkan oleh anak dan perempuan," katanya.

Dikatakannya, naskah dan dokumen usulan peningkatan status Unit PPA menjadi Direktorat PPA kabarnya telah berada di Kantor Kementerian Aparatur Negara untuk selanjutnya mendapat persetujuan dari Menteri Keuangan.

Dia kemudian berharap, dengan terpilihnya Komjen Listyo menjadi Kapolri, penegakan hukum atas kasus-kasus pelanggaran hak anak semakin berkeadilan.

"Kebetulan saya pernah berkenalan dan bekerja sama dengan beliau dalam penanganan berbagai kasus kekerasan dan perdagangan anak pada saat beliau menjabat Kapolresta Solo. Jadi saya sangat tahu komitmen dan dedikasi beliau dalam memberikan perhatian terhadap anak," ungkap Arist.

Arist lalu berharap usulan Presiden Jokowi penunjukan calon kapolri ini bisa disetujui secara aklamasi oleh DPR RI di Senayan.

Diketahui usulan peningkatan status unit PPA menjadi setingkat Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak telah disampaikan Komnas Perlindungan Anak sejak kepemimpinan Kapolri Tito Karnavian dan direspons wakapolri masa itu.

"Komnas Perlindungan Anak berharap peningkatan status Unit PPA membuat kasus-kasus perempuan dan anak yang masuk dalam kategori lek spesialis mendapat penanganan yang serius (extraordinary), tepat dan berkeadilan, serta mendapat sumber dana yang cukup dalan penegakan hukum dan merespons berbagai pengaduan anak dan perempuan di Indonesia," tandasnya.[]

Berita terkait
LPSK Siapkan Tujuh Catatan untuk Calon Kapolri Listyo Sigit
LPSK telah menyiapkan tujuh catatan pertanyaan terkait pekerjaan yang menanti Kapolri baru.
Ketum FOKSI: Calon Kapolri Listyo Sigit Low Profil dan Dekat Ulama
Muhammad Natsir Sahib mendukung Surpres Presiden Jokowi yang disampaikan atas dukungan kepada calon Kapolri, Komjen Listyo Sigit.
Listyo Sigit Minta Doa Restu ke Para Mantan Kapolri
Listyo Sigit Prabowo meminta doa restu kepada sejumlah mantan Kapolri sebelum menjalani uji kelayakan di DPR.
0
Komnas Perlindungan Anak Dukung Listyo Sigit Jadi Kapolri
Komisi Nasional Perlindungan Anak mendukung Presiden Jokowi menunjuk dan memilih Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo menjadi Kapolri.