UNTUK INDONESIA
Kisah Darius Sinathrya Berhasil Tembus Gunung Himalaya
Aktor Darius Sinatrhya baru-baru ini berhasil menjelajahi pengunungan Himalaya dengan ketinggian 5.359 di atas permukaan laut.
Pasangan artis, Darius Sinathrya dan Donna Agnesia, saat ditemui di Royal Enfield store, Pejaten, Jakarta Selatan, Kamis, 3 Oktober 2019. (Foto: Tagar/ Santi Sitorus)

Jakarta - Presenter sekaligus aktor Darius Sinathrya baru-baru ini berhasil menjelajahi pengunungan Himalaya dengan ketinggian 5.359 meter di atas permukaan laut yang berada di Khardung La Gompa, Leh Ladakh, Jammu, dan Kashmir, India.

Menurut dia, perjalanan yang dilalui berlangsung menyenangkan meski terdapat beberapa tantangan. Menurutnya, selain kondisi jalan yang berat, tantangan terbesar adalah ketinggian.

"Kami naik di ketinggian 3.000 meter di Distrik Keylong menuju kawasan gersang tanpa kehidupan di Sarchu pada ketinggian lebih dari 4.000 meter," kata Darius di Royal Enfield Store, Pejaten Barat, Jakarta Selatan pada Kamis, 3 Oktober 2019.

"Jarak yang pendek dengan ketinggian ekstrem ini membuat gejala altitude sickness tidak bisa dihindari," ujar dia.

Gejala altitude sickness tidak bisa dihindari.

Ia menuturkan, momen melewati jalanan terjal nan tinggi itu menjadi pengalaman yang tidak terlupakan seumur hidupnya.

Suami Donna Agnesia itu kemudian membagikan tips bagi rider yang ingin melakukan perjalanan menggunakan motor ke Himalaya juga.

"Persiapan itu penting, soal rute dan waktu perjalanan misalnya. Informasi sekarang sudah banyak bisa dicari ya, melalui internet kan," kata Darius.

Persiapan terkait safety gear, lanjut Darius, juga diperlukan. Bisa juga untuk membawa perlengkapan tersebut sendiri. Selanjutnya, mempersiapkan titik-titik jarak pemberhentiannya.

"Lebih baik sih sudah diatur sebelum berangkat. Jarak tempuhnya setiap hari berapa, seberapa panjang, berapa jam. Kondisi jalan harus diantisipasi juga," ujar Darius.

Darius SinathryaDarius Sinathrya dan Donna Agnesia (Foto: Tagar/ Santi Sitorus)

Tips yang juga penting menurutnya adalah kesiapan fisik. Hal ini sangat diperlukan untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap prima. Selain itu, asupan makanan juga perlu diatur.

"Persiapan fisik itu penting. Apalagi kalau kita sudah riding lebih dari dua tiga hari, istirahatnya juga harus cukup," kata dia.

"Jaga supaya badan kita itu fit dan enggak drop. Selebihnya ya safety aja di jalan. Kita dimanapun harus waspada dan utamakan keselamatan," ujar ayah tiga anak itu.

nya kali ini sangat berbeda dengan sebelumnya. Pasalnya, ia dituntut untuk mampu menaklukkan ketinggian gunung yang terdapat es itu.Darius menilai, perjalanan touring dan riding-nya kali ini sangat berbeda dengan sebelumnya. Pasalnya, ia dituntut untuk mampu menaklukkan ketinggian gunung yang terdapat es itu.

Tidak kalah seru, Darius mengaku mampu melewati rintangan dengan menyebrangi sungai Gletser dengan ban motor setengah terendam di genangan air es. Bahkan, kata dia, ada beberapa riders yang terjatuh saat melewati medan tersebut.

Kebanggaan dan kebahagiaan sesungguhnya yang dia rasakan adalah saat berhasil menembus gunung tertinggi di dunia itu bersama sang pujaan hatinya Donna Agnesia.

Menurut Darius, posisinya membonceng sang istri membuatnya harus berani keluar dari zona nyaman dengan memilih keluar dari jalan, mencari jalan sendiri.

Sedikit berkelakar, ia mengaku perjalanan adventure kali ini membuat Darius berlaku lebih sopan, karena dilakukan bersama istri. []



Berita terkait
Darius Sinathrya-Donna Agnesia Membelah Himalaya
Pasangan selebriti, Darius Sinathrya dan Donna Agnesia membelah Himalaya mengendarai motor sejak 1 Agustus 2019.
Semeru dan Empat Gunung yang Terdampak Kebakaran Hutan
Gunung Semeru di Jawa Timur mengalami kebakaran lahan, apinya menjalar hingga Ranu Kumbolo. Selain itu terdapat empat gunung lain di Jawa, hangus.
Sensasi Negeri di Atas Awan Gunung Luhur Lebak
Objek wisata negeri di atas awan Gunung Luhur Lebak viral di media berada di Desa Citorek Kidul, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten.
0
Indonesia Negara Maju, Ini Kata Luhut Pandjaitan
Menteriko Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta publik tidak perlu khawatir akan ada penghentian pemberian GSP dari AS.