UNTUK INDONESIA
Khofifah Protes Biaya Ekspor ke Uni Emirat Arab
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memprotes besaran biaya masuk produk ekspor dari Jawa Timur ke Uni Emirat Arab (UEA).
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (Foto: Tagar/Adi Suprayitno)

Surabaya - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa memprotes besaran biaya masuk produk ekspor dari Jawa Timur ke Uni Emirat Arab (UEA). 

Itu karena biaya tersebut, kata dia, tergolong tidak seimbang, jika dibandingkan melalui Singapura.

"Kalau ke Uni Emirat Arab kami kena biaya masuk 5 persen. Namun kalau melalui Singapura kami kena 2,5 persen. Kenapa?" ujar Khofifah usai menerima Sekjen Kementerian Luar Negeri, dan Konjen Indonesia yang akan ditempatkan di beberapa negara, di Grahadi, Kamis, 7 November 2019. 

Tadi saya sampaikan bolehkah kami dibantu dari Jatim ke Dubai juga 0 persen.

Mantan anggota DPR RI itu mengaku biaya masuk lebih murah lewat Singapura. Kedepannya, Khofifah berharap biaya masuk bagi produk Singapura ini juga berlaku di Jawa Timur.

"Maka tadi saya sampaikan bolehkah kami dibantu dari Jatim ke Dubai juga 0 persen," tuturnya. 

Khofifah mengaku keinginan biaya masuk ringan ini pernah dikomunikasikan kepada pemerintah pusat. Dalam hal ini, dia meminta Sekjen Kemenlu, Mayerfas ikut membantu membicarakan kembali hal itu kepada Presiden Joko Widodo

"Yang saya tahu pak presiden (Joko Widodo) dengan Putra Mahkota UEA (Abu Dhabi) dekat sekali," ujar Khofifah. 

Sementara itu, Mayerfas mengaku upaya Gubernur Khofifah untuk menjual potensi Jawa Timur ke negara yang telah menjalin hubungan baik sangat jelas. Hal itu terlihat industri manufaktur yang menjadi penyumbang terbesar ekspor ke luar negeri, dan ekspor perhiasan. Mengingat 99 persen ekspor perhiasan Indonesia dari Jatim. 

"Tadi ibu Khofifah sudah sampaikan dan apa harapan yang perlu jadi harapan pada konjen (Konsulat Jenderal) dan pimpinan kedutaan besar, untuk membantu Jatim memasarkan baik produk dagang maupun wisata dan investasi," kata Mayerfas. 

Kemenlu siap menyelesaikan permasalahan yang selama ini menjadi penghambat. "Itu tadi arahan beliau sangat jelas. Ini yang bisa dilakukan ini masalah tolong selesaikan masalahnya," ucap Mayerfas. []

Baca juga:

Berita terkait
Gara-gara Bau Sampah di GBT, Khofifah Diserang Warganet
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendapat kritikan dari warganet soal bau sampah di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).
Nasihat Khofifah Buat Suporter Persebaya Pasca Ricuh
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyayangkan kerusuhan pasca pertandingan Persebaya Surabaya melawan PSS Sleman di Stadion GBT.
Audiensi Batal, BEM Nusantara Bantah Diundang Khofifah
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara membantah adanya undangan dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa untuk audensi.
0
Orang Batak Sudah Mulai Malu Berbahasa Batak
Trisna Pardede menggelar diskusi soal bahasa Batak bersama Saut Poltak Tambunan, penulis novel berbahasa Batak Si Tumoing Manapu Nipi.