UNTUK INDONESIA
Khofifah dan BJ Habibie Sempat Bahas Repelita
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengaku sempat membahas Rencana Pembangunan Lima Tahun (Repelita) bersama Presiden RI ke-3 BJ Habibie.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. (Foto: Tagar/Adi Suprayitno)

Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memiliki kenangan tersendiri dengan Presiden RI ke-3 Bacharuddin Jusuf Habibie. 

Tahun 1993 Khofifah masih menjadi anggota DPR RI dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Dia mengaku mendapat kesempatan untuk ikut membahas Rencana Pembangunan Lima Tahun (Repelita) bersama Habibie.

Di bawah kepemimpinan Presiden RI ke-2 Soeharto, Khofifah juga mendapat kepercayaan untuk membahas Repelita dengan Habibie tahun 1998.

"Kebetulan berkesampatan membahas Repelita di tahun 1993. Berkesempatan membahas Repelita tahun 1998," ujar Khofifah saat memberi keterangan pers di Grahadi, Surabaya, Rabu, 11 September 2019.

Dalam pembahasan dan berdiskusi soal Repelita, bekas Menteri Sosial periode 2014-2018 itu mendapat banyak masuk yang positif dan bermanfaat. 

Khofifah merasakan pemikiran yang disampaikan Habibie, tidak hanya mengenalkan Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN). Tetapi juga membangun manusia seutuhnya melalui paradigma iman dan taqwa (imtaq), serta ilmu pengetahuan teknologi (iptek) bagi masyarakat.

"Berkesempatan berdiskusi membahas beberapa hal pada saat itu. Saya menangkap Pak Habibie memiliki pemikiran out the box dari segala banyak hal. Tapi membangun paradigma imtaq dan iptek," tuturnya.

Wanita berusia 54 tahun ini menilai imtaq dan iptek merupakan satu filosofi yang sangat mendalam dan harus menyatu pada diri bangsa dan warga negara Indonesia. Artinya, kata dia, ruh keimanan dan ketaqwaan harus ada pada ruh seluruh warga.

"Memang menerapkan tidak mudah, tetapi itulah sebetulnya integrated education system yang bisa dibangun segala lini pendidikan," ucapnya.

Jiwa besar yang dimiliki Habibie untuk mengabdikan ilmunya hingga mengantarkan Indonesia sukses dalam bidang teknologi, diwujudkan ketika Soeharto meminta Habibie menjadi Menteri Negara Riset dan Teknologi (Menristek).  

"Kebesaran luar biasa, begitu sukses yang ditorehkan, didedikasikan buat negeri, bagaimana seorang Pak Harto meminta Habibie menjadi Menristek pada saat itu. Karena Pak Harto ingin memberikan pengabdian keilmuan," kata dia.

Jiwa besar Habibie, kata Khofifah, juga ditunjukkan saat melaporkan pertanggungjawaban dalam Sidang Istimewa MPR pada 1999. Ketegaran dan sikap tidak menyurutkan dedikasi pengabdian untuk bangsa sejatinya tetap dilakukan.

"Pak Habibie adalah salah referensi keteladanan seluruh warga bangsa ada pada diri Habibie. Beliau juga salah satu referensi tokoh nasional," kata Gubernur Jawa Timur Khofifah. []

Berita terkait
Bunga Citra Lestari Sebut BJ Habibie Sosok Luar Biasa
Bunga Citra Lestari (BCL) menuturkan BJ Habibie adalah sosok pria yang luar biasa yang pernah dia kenal.
Kenang BJ Habibie, Aceh Kibarkan Bendera Setengah Tiang
Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman mengimbau kepada seluruh masyarakat Aceh untuk mengibarkan bendera setengah tiang guna mengenang BJ Habibie.
Reza Rahardian Melayat BJ Habibie Sambil Menangis
Satu di antara seratusan pelayat yang datang ke rumah duka BJ Habibie tampak seorang aktor Reza Rahardian.
0
Kebakaran Hutan di Pulau Seram Mulai Mereda
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku, mulai mereda.