UNTUK INDONESIA
Ketersediaan Masker di BSD Langka Sejak Sebulan Lalu
Sejak mewabah di Cina, masker sudah langka, warga yang mencari kesulitan mendapatkan masker
Ketersediaan masker yang langka di tengah banyaknya masyarakat yang mencari masker. (Foto: Tagar/Alfi Dinilhaq)

Kota Tangsel - Virus corona atau COVID-19 yang sudah terdeteksi pada dua WNI di Depok, Jawa Barat, mulai berdampak pada ketersediaan masker. Di beberapa daerah masker mulai langka seperti di wilayah BSD yang masuk dalam wilayah administratif Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten.

Pantauan Tagar pada Selasa, 3 Maret 2020, di beberapa convenience store hingga apotik di BSD tak banyak tersedia masker, selain masker ketersediaan hand sanitizer juga langka.

Aziz, salah satu pegawai convenience store di kawasan Jalan Letnan Sutopo BSD mengatakan bahwa saat ini memang masker sudah tidak ada. Kata Aziz sejak ada isu corona sebulan lalu penjualan masker dan hand sanitizer cepat dan terus habis. "Kalau sekarang habis karena penjualan cepat. Kita memang terus stok, tapi langsung abis, stok kali dan abis lagi. Hari ini sudah hampir 60 orang yang menanyakan masker," papar Aziz.

Serupa dengan Aziz, Puspita, Pegawai Apotek ternama di Ruko Versailles BSD mengatakan bahwa masker sudah sejak sebulan lalu tidak ada lagi di apoteknya. Kata Puspita bahwa akibat banyak dicari dan jadi langka harganya juga naik. "Orang saat ini banyak nyari masker dan hand sanitizer. Dan di kita dari sebulan juga sudah tidak nyetok lagi," papar Puspita.

Sementara Emanuel Kristo, Warga BSD menjelaskan bahwa tujuan ia datang ke apotik untuk mencari masker karena memang ia dan sang anak sedang tidak enak badan. Selain itu virus corona juga jadi alasan ia membeli masker karena sudah mulai masuk Indonesia.

"Memang nyari masker, tapi sudah dua toko yang saya datangi sudah tidak ada stok lagi. Ke apotek tidak ada dan ke minimarket juga tidak ada," papar Kristo.

Serupa, Henka, warga BSD mengatakan hal yang sama bahwa ia juga mau mencari masker karena akan ke bandara dalam waktu dekat. Karena merasa khawatir ia pun mencari masker dan tidak menemuinya.

"Saya sama anak besok mau ke Bandara jadi saya cari masker. Tapi kini kesulitan mendapatkan masker, memang udah banyak orang yang cari gitu kan, pokoknya di mana-mana susah cari masker," tutur Henka.

Henka berharap agar pemerintah dapat menyoroti persoalan ketersediaan masker ini dan juga ia harapkan dapat teratasi. "Harapan ke pemerintah supaya cepat diantisipasi saja, gimana caranya lebih banyak memproduksi masker agar tidak langka," pungkas Henka. []

Berita terkait
Masker Langka, Polres Kediri Kota Sidak Apotek
Polres Kediri Kota bersama Disperindag melakukan razia di apotek, supermarket, dan pasar tradisional karena minimnya masker.
Corona Merebak, Stok Masker di Subulussalam Kosong
Sejak dua bulan terakhir, stok masker di Subulussalam, Aceh kosong akibat virus corona.
Panik, Warga Padang Borong Masker Harga Tinggi
Wabah virus corona menimbulkan kekhawatiran bagi warga Padang. Bahkan, mereka rela memborong masker dengan harga tinggi.
0
Wakil Bupati Tana Toraja Sembuh dari Covid-19
Wakil Bupati Tana Toraja Victor Datuan Batara yang terpapar virus Corona beberapa waktu lalu, kini dinyatakan sembuh dan sudah bisa pulangdari RS.