UNTUK INDONESIA
Kerusuhan di Papua Disorot Media Luar Negeri
Kerusuhan yang terjadi di Papua juga diliput beberapa media dari luar negeri.
Massa membakar ban saat kerusuhan di pintu masuk Jl. Trikora Wosi Manokwari, Senin (19/8/2019). Aksi ini merupakan buntut dari kemarahan mereka atas peristiwa yang dialami mahasiswa asal Papua di Surabaya, Malang dan Semarang. (Foto: ANTARA FOTO/Toyiban/pras/ama)

Jakarta - Kerusuhan terjadi di Manokwari, Sorong, dan sejumlah titik di Papua setelah peristiwa yang menimpa beberapa mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang, Jawa Timur (Jatim) pada 16 Agustus 2019.

Sejumlah fasilitas seperti gedung DPRD, bandara, dan jalan protokol dirusak dan ditutup oleh warga yang marah dengan peristiwa yang dihadapi mahasiswa Papua di Jatim.

Kerusuhan itu juga menjadi sorotan beberapa media luar negeri. Berikut ini beberapa media yang meliput kerusuhan tersebut.

1. The Guardian

The Guardian ikut menyorot kerusuhan yang terjadi di Papua. Media asal London, Inggris tersebut menyebutkan kericuhan di Papua dilakukan oleh kelompok separatis yang memanfaatkan penangkapan sejumlah mahasiswa Papua di Surabaya.

Guardian mengatakan peristiwa di Surabaya timbul karena 43 mahasiswa Papua di Surabaya mematahkan tiang bendera Republik Indonesia saat perayaan HUT ke-74 Republik Indonesia pada Jumat, 16 Agustus 2019.

2. India Today

Media asal India, India Today juga memberitakan kerusuhan yang melibatkan masyarakat dan polisi di Papua. India Today melaporkan sejumlah fasilitas publik yang dirusak masyarakat seperti Gedung DPRD Manokwari dan membakar ban di jalan.

India Today juga menyoroti pendapat masyarakat lokal yang menganggap aparat hukum sering melakukan tindakan melanggar hak asasi masyarakat setempat.

Selain itu, India Today juga memberitakan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indah Parawansa sudah memberikan permohonan maaf secara resmi melalui saluran televisi nasional.

3. New Strait Times

Berita mengenai kericuhan di Papua juga diberitakan media asal 'Negeri Jiran' Malaysia, New Strait Times (NST). Media daring berbahasa Inggris tersebut menyoroti kerusuhan massa di Manokwari, Papua Barat.

Lewat laman websitenya, nst.com.my, juga menyoroti sejumlah kasus yang melibatkan kelompok separatis di Papua Barat. Salah satu kasus yang mereka sorot adalah pembunuhan sejumlah karyawan kontraktor oleh kelompok kriminal bersenjata Papua Barat di proyek pembangunan infrastruktur nasional pada tahun 2018.

Pembunuhan 31 pekerja Istaka Karya tersebut terjadi di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua. 

Baca juga: 

Berita terkait
Rusuh di Papua, Buya Syafii Ma'arif: Ingat Sila ke-5
Buya Syafii Ma'arif menyebut kerusuhan yang terjadi di Manokwari, Papua Barat merupakan imbas dari belum terwujudnya sila ke-5 Pancasila.
Video: Mahasiswa Papua dan Warga Bentrok di Makassar
Mahasiswa Papua bentrok dengan massa di Jalan Lanto Dg Pasewang, Kota Makassar. Warga tuturkan pemicu bentrok.
Cerita Korwil Bara JP Tentang Mahasiswa Papua di Jawa
Korwil Bara JP Papua, Willem Frans Ansanay, bercerita mengenai kondisi para mahasiswa Papua yang belajar di kota-kota besar di Jawa.
0
ESDM Sebut Eksplorasi Tambang di Jatim Masih Minim
Eksplorasi tambang di Jawa Timur masih minim baru sekitar 15-20 persen, padahal masih banyak potnsi yang bisa digarap.