Kenapa Fosil Ichthyosaurus Dijuluki Naga Lau

Spesies ini punah 90 juta tahun yang lalu.
Fosil Ichthyosaurus atau Naga Laut. (Foto: Tagar/Ist)

Jakarta  -  Belum lama ini, sisa-sisa fosil purba Ichthyosaurus atau dijuluki sebagai “naga laut” yang diduga berusia sekitar 180 juta tahun ditemukan di daerah Rutland, Inggris.

Memiliki panjang sekitar 10 meter dengan berat tengkorak sekitar satu ton, kerangka tersebut menjadi fosil terbesar dan terlengkap dari jenis Ichthyosaurus yang pernah ditemukan di Inggris.

Fosil naga laut raksasa itu ditemukan secara tak sengaja oleh seorang pekerja di konservasi Leicestershire and Rutland Wildlife Trust bernama Joe Davis selama pengeringan rutin pulau laguna di reservoir Air Rutland pada Februari 2021.

Davis mengira itu adalah pipa, tapi setelah diperhatikan dengan seksama, apa yang dilihatnya bukanlah pipa, melainkan kerangka.

“Banyak orang menghabiskan karier mereka untuk mencari sesuatu yang seperti ini,” kata Davis, dikutip dari ABC News.


Mengapa dijuluki naga laut?

Pada awal abad ke-19, ahli paleontologi Mary Anning menemukan fosil Ichthyosaurus pertama. Reptil laut itu dijuluki sebagai “naga laut” karena memiliki gigi dan mata yang sangat besar.

Bentuk naga laut menyerupai lumba-lumba dan diperkirakan pertama kali muncul di laut di planet ini sekitar 250 juta tahun yang lalu. Spesies ini punah 90 juta tahun yang lalu.

Naga laut memiliki ukuran yang bervariasi mulai dari satu meter hingga lebih dari 25 meter. 

Menurut World Wildlife Fund, ukuran terbesar itu menjadikan Ichthyosaurus sebagai raksasa laut, beda tipis apabila dibandingkan dengan paus biru Antartika yang saat ini masih hidup dengan panjang hingga 30 meter.

Pakar Ichthyosaurus, Dean Lomax, mengatakan dirinya menyambut dengan gembira atas penemuan itu. Menurutnya, ini bukan hanya kerangka ichthyosaurus terbesar yang pernah ditemukan di Inggris, tetapi juga kerangka lengkap terbesar dari semua reptil prasejarah yang ditemukan di Inggris.

“Ini merupakan penemuan yang menakjubkan,” ujarnya.

Penggalian sisa-sisa fosil berlangsung antara Agustus dan September 2021. Penemuan Ichthyosaurus di Rutland bukan pertama kalinya terjadi. Pada 1970-an, dua fosil yang lebih kecil dan tidak lengkap ditemukan selama pembangunan waduk Rutland.

Ahli konservator paleontologi, Nigel Larkin, mengatakan spesies itu menyimpan memori purba yang dapat memberi informasi kepada manusia yang hidup saat ini mengenai kehidupan naga laut.

“Hal yang hebat tentang ini adalah kami mungkin memiliki isi perut juga, jadi kami dapat melihat hewan yang dimakannya. Jika itu betina dan jika hamil, karena mereka melahirkan anak, mungkin ada embrio di dalamnya,” kata Larkin.

Meski untuk sementara waktu penemuan ini akan menjawab banyak pertanyaan, Larkin berpendapat bahwa akan masih banyak lagi sisa-sisa pertanyaan yang belum terjawab.

“Ini hanya sepotong teka-teki mengenai apa yang terjadi di masa lalu,” ujarnya. []


Baca Juga






Berita terkait
Fosil Naga Laut Ditemukan di Inggris, Diduga Berusia 180 Juta Tahun
Inggris merupakan habitat ichtyosaurus. Setidaknya ekskavasi spesies tersebut sudah berlangsung sejak 200 tahun yang lalu.
Fosil Manusia Purba Berumur 9.000 Tahun Ditemukan di Kota Ini
Selain penemuan sisa manusia, mereka juga menemukan tulang kukang raksasa, gajah purba dan beruang yang telah punah dari periode Pleistosen
Ada Fosil Cacing Purba, Akademisi Gemar ke Gunungkidul
Formasi Sambipitu yang terletak di Kali Ngalang, Kecamatan Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul menjadi tempat favorit.