Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan akan membangun rumah untuk warga eks Timor Timur (Tim-Tim) di Provinsi Nusa Tenggara Timur. 

Selain warga Eks Timor Timur, pemerintah juga akan membantu masyarakat di NTT agar memiliki rumah layak huni melalui program bedah rumah atau Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

"Kami akan segera membangun rumah untuk warga Eks Timor Timur dan masyarakat yang ada di sekitar tempat pengungsian di Provinsi NTT," ujar Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid seperti dikutip dari Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR.

Menurut Khalawi, program perumahan khususnya Program Satu Juta Rumah harus dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) di seluruh wilayah Indonesia termasuk di NTT. 

Peran serta pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan bidang perumahan seperti pengembang perumahan, perbankan, masyarakat dan sektor swasta juga harus lebih ditingkatkan lagi.

"Program satu juta rumah dan berbagai program perumahan harus bisa dirasakan manfaatnya oleh WNI termasuk warga eks Timor Timur. Apalagi masih banyak juga masyarakat di NTT yang belum memiliki rumah yang layak huni," ucapnya.

Khalawi menerangkan, rencana pembangunan rumah untuk warga eks Timor Timor tersebut dilaksanakan berdasarkan arahan dari Menteri PUPR dan merupakan hasil dari kunjungan selama mendampingi kunjungan kerja Presiden ke NTT beberapa waktu lalu. 

"Rumah yang kami bangun bukan hanya untuk warga eks Timor Timur tapi juga untuk penduduk asli di sekitar penampungan dan jadi dua-duanya akan mendapat bantuan perumahan," ujarnya.

"Rumah yang akan kami bangun nantinya dilaksanakan melalui Program BSPS atau bedah rumah yakni bantuan pembangunan rumah baru. Kami akan segera melakukan survei ke lapangan dan berkoordinasi dengan Pemda NTT untuk mengetahui berapa kebutuhan rumahnya," katanya. []

Baca juga: