Kemenperin Genjot Pembangunan Kawasan Tertentu

Kementerian Perindustrian terus mendorong peningkatan investasi di sektor industri manufaktur untuk pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi.
Ilustrasi Kawasan Industri. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus aktif menarik investasi terutama di sektor industri untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional. (Foto: Tagar/industri.co.id/Ilustrasi Kawasan Industri).

Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong peningkatan investasi di sektor industri manufaktur agar bisa berkontribusi dalam upaya pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19. Sebab, selama ini aktivitas industri manufaktur mampu membawa dampak yang luas bagi perekonomian, seperti penerimaan devisa dari pajak dan ekspor serta penyerapan tenaga kerja.

"Salah satu yang menjadi daya tarik bagi investasi, yakni tersedianya kawasan industri, terutama yang terintegrasi sehingga perusahaan-perusahaan di dalamnya bisa lebih berdaya saing karena efisien," kata Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kemenperin, Dody Widodo di Jakarta, Rabu, 25 November 2020.

Dody menjelaskan, dalam pembangunan kawasan industri yang terpadu, diperlukan pendekatan efisiensi, tata ruang dan lingkungan hidup. Selain itu mensinergikan perencanaan dan pembangunan infrastruktur industri dan sarana penunjang.

"Kawasan industri wajib berlokasi sesuai tata ruang yang berada di kawasan peruntukan industri, hal ini berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian," ucapnya.

Namun, kewajiban berlokasi di kawasan industri dikecualikan jika kabupaten/kota belum memiliki kawasan industri. Selanjutnya, kabupaten/kota telah memiliki kawasan industri, tetapi seluruh kaveling industri dalam kawasan industrinya telah habis.

"Kemudian, dikecualikan bagi industri kecil dan industri menengah yang tidak berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan hidup yang berdampak luas, serta industri yang menggunakan bahan baku khusus dan/ atau proses produksinya memerlukan lokasi khusus," ujar Dody.

Untuk itu menurut  Dody, dibutuhkan pembangunan kawasan tertentu industri untuk menampung investasi. Kawasan tertentu ini merupakan wilayah pengembangan industri yang terintegrasi dengan bahan baku khusus dan/atau proses produksinya memerlukan lokasi atau fasilitas khusus.

"Kemenperin terus memacu pengembangan kawasan yang telah atau akan menciptakan pertumbuhan industri manufaktur di suatu wilayah dengan infrastruktur atau fasilitas khusus terintegrasi mulai dari bahan baku hingga hasil produksi," tuturnya.

Sejauh ini, terdapat 17 kawasan tertentu yang akan dikembangkan oleh Kemenperin. Kawasan tersebut meliputi delapan kawasan industri halal, tiga kawasan pangan, dua kawasan kedirgantaraan, dua kawasan maritim, dan dua kawasan digital.

"Adapun kawasan tertentu yang sudah ada saat ini, adalah kawasan industri halal di Modern Cikande Industrial Estate (Serang – Banten), Kawasan Industri Safe N Lock di Sidoarjo, Jawa Timur dan kawasan hortikultura di Lampung," ucap Dody.

Alhasil, untuk memacu pengembangan kawasan tertentu untuk industri, kata Dody, diperlukan juga upaya untuk menciptakan kepastian hukum dan pedoman bagi pengembangannya, termasuk mengenai karakteristik, kebutuhan infrastruktur, dan insentif yang dapat diberikan. Ini bertujuan untuk meningkatkan minat investasi di sektor industri.

"Kami berharap dengan pengembangan kawasan tertentu dapat mendorong minat investasi di sektor industri dan memacu pertumbuhan industri," katanya. []

Berita terkait
Kemenperin: Transaksi Belanja Online Kosmetik Naik 80 Persen
Kementerian Perindustrian melihat selama pandemi Covid-19, transaksi belanja online produk kosmetik naik 80 persen.
Kemenperin Targetkan Nilai TKDN Meningkat 50 % di Tahun 2024
Kemenperin menargetkan nilai TKDN naik menjadi 50 persen pada 2024 untuk menguatkan strukutr industri dalam negeri.
Ini Cara Kemenperin Bina Sentra IKM di Tanah Air
Kemenperin terus berupaya mendorong penumbuhan dan pengembangan Industri Kecil dan Menengah (IKM).
0
Sempat Diterpa Badai Seroja, Mensos Targetkan Pemulihan NTT Juni 2021
Menteri Sosial Tri Rismaharini, menargetkan dana bantuan sosial untuk pemulihan NTT yang terkena Badai Seroja dapat disalurkan Juni ini.