UNTUK INDONESIA
Kemenparekraf Diskusi Bareng Pelaku Industri Film
Kemenparekraf mengajak pelaku industri film dan seni pertunjukan untuk mendiskusikan ide-ide di era normal baru.
Kemenparekraf diskusi bareng pelaku industri film di Indonesia (Foto:Tagar/kemenparekraf.go.id)

Jakarta - Kemenparekraf mengajak pelaku industri film dan seni pertunjukan untuk mendiskusikan ide-ide dan menciptakan berbagai macam peluang serta strategi baru yang dapat diimplementasikan di era normal baru.

Direktur Kajian Strategis Kemenparekraf, Wawan Rusiawan mengatakan bahwa untuk membuat sebuah film atau seni pertunjukan di era normal baru ini, diperlukan kecermatan dalam melihat berbagai peluang yang ada. Sehingga, peluang tersebut dapat menghasilkan strategi kreatif yang sesuai dengan situasi saat ini.

“Oleh karena itu, Kemenparekraf/Baparekraf menginisiasi kegiatan BISMA agar para pelaku industri film dapat berdiskusi mengenai berbagai macam peluang serta pemahaman supaya bisa tetap produktif dalam menghasilkan karya di era normal baru,” kata Wawan di Trans Resort Hotel Bali belum lama ini dalam acara (Bincang Inklusif Seputar MetadatA atau BISMA.

Wawan berharap melalui kegiatan ini, para pelaku usaha ekonomi kreatif khususnya industri film mendapatkan insight baru, serta motivasi untuk bangkit sekaligus menciptakan ide-ide kreatif baru.

Pandemi ini memberikan kesempatan kepada teman-teman di industri film untuk tetap produktif dan menghasilkan karya yang hebat dengan segala keterbatasan yang ada

Acara BISMA ini menghadirkan tiga narasumber, antara lain Produser Teater dan Aktris Indonesia Happy Salma, Aktor dan Model Christian Sugiono, dan Chief Strategy Officer Go-Play Martinus Faisal.

Produser Teater dan Aktris Indonesia, Happy Salma, mengatakan pandemi ini sangat mempengaruhi industri film dan seni pertunjukan di Indonesia. Tidak sedikit para pelaku seni film yang kehilangan pekerjaan.

“Namun, sebagai pekerja kreatif kita harus bisa berfikir kreatif. Pandemi ini memberikan kesempatan kepada teman-teman di industri film untuk tetap produktif dan menghasilkan karya yang hebat dengan segala keterbatasan yang ada,” kata Happy Salma.

Happy Salma berpendapat justru di tengah pandemi ini, pelaku industri film dapat melakukan berbagai kegiatan menarik yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Selama pandemi, Happy Salma membuat teater daring yang merupakan konsep baru yang sesuai dengan kondisi saat ini.

“Ide ini muncul begitu saja, karena melihat situasi saat ini yang tidak memungkinkan untuk mengadakan teater secara langsung,” ujarnya.

Untuk itu, Happy Salma berpesan, sebagai pekerja kreatif harus memiliki kepekaan dalam melihat berbagai peluang yang positif di era normal baru. []

Baca juga:


Berita terkait
Kemenparekraf, Pentingnya Sinergitas Bangkitkan Pariwisata
Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo menyebut bahwa sinergitas mampu membangkitkan kembali sektor pariwisata
DPR Dukung Kemenparekraf Tingkatkan Kualitas SDM Pariwisata
Kemenparekraf tengah menyiapkan SDM dengan memperbanyak sekolah ataupun lembaga pendidikan di bidang pariwisata.
Dana Hibah Pariwisata Rp 3,3 Triliun, Pemda Dapat 30 Persen
Dana hibah pariwisata sebesar Rp 3,3 triliun untuk membantu meningkatkan penerapan protokol kesehatan di destinasi wisata.
0
Kemenparekraf Diskusi Bareng Pelaku Industri Film
Kemenparekraf mengajak pelaku industri film dan seni pertunjukan untuk mendiskusikan ide-ide di era normal baru.