UNTUK INDONESIA
Kejurnas Pacuan Kuda Piala Presiden di SSA Bantul
Kejurnas Pacuan Kuda Piala Presiden 2020 seri pertama digelar di SSA Bantul. Jumlah penonton dibatasi di area perlombaan.
Ilustrasi pacuan kuda. (Foto: Pixabay)

Bantul - Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pacuan Kuda Piala Presiden 2020 akan digelar di lintasan pacuan kuda Kompleks Stadion Sultan Agung Bantul (SSA), awal Oktober 2020 mendatang.

Ketua Pengurus Pusat (PP) Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi), Triwatty Marciano, menjelaskan Kejurnas ini akan dimulai pada 5 Oktober untuk seri pertama. Yogyakarta menjadi akan menjadi tuan rumah.

"Seri pertama mulai 5 Oktober dan kemudian seri kedua awal November. Ada sekitar 119 peserta yang sudah mendaftar hingga 12 September," kata Triwatty Marciano, Minggu, 13 September 2020.

Ia menegaskan, penyelenggaraan Kejurnas Pacuan Kuda ini tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat. Pihak penyelenggara juga akan membatasi jumlah orang yang berada di area perlombaan.

Selain itu, agar tetap memfasilitasi pecinta olahraga pacuan kuda, penyelenggara akan menyiarkan secara langsung melalui layanan live streaming.

Semua kelas kami ikuti, terutama untuk kelas derby karena memang kelas bergengsi, kontingen DIY ada 23 kuda yang tampil.

Triwatty mengatakan Kejurnas Pacuan Kuda Piala Presiden 2020 barangkali bisa menjadi acuan cabang olahraga lain menggelar kejuaraan. Apalagi Kejurnas Pacuan Kuda Piala Presiden 2020 mendapatkan bantuan 500 fasilitas tes swab dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB.

Dia berharap dari event ini bisa mendapatkan joki-joki dan kuda baru yang berprestasi dari kejuaraan ini. "Selain itu, Piala Presiden ini perlu tetap dilestarikan. Untuk tahun ini terhitung telat ya tapi di tahun depan akan kami perbaiki," harapnya.

Ketua Pengurus Daerah Pordasi DIY, KPH Yudanegara mengatakan Kejurnas Pacuan Kuda Piala Presiden 2020 menjadi kempatan bagus yang harus dimaksimalkan terutama bagi kontingen DIY sebelum ke PON 2021.

Adapun kontingen DIY akan menurunkan sebanyak 23 kuda yang tampil di 8 kelas yang dilombakan. "Semua kelas kami ikuti, terutama untuk kelas derby karena memang kelas bergengsi, kontingen DIY ada 23 kuda yang tampil," jelasnya.

Pada kejuaraan kali ini, untuk babak penyisihan akan dimulai pada 5 Oktober, kemudian untuk babak final digelar 19 Oktober. "Perlombaan memang sengaja tidak digelar saat weekend untuk menghindari kehadiran banyak penonton dan tetap menjaga protokol kesehatan," ucapnya. []

Berita terkait
Pacuan Kuda di Jeneponto Ramai, Warga Tak Bermasker
Ratusan warga yang datang menonton pacuan kuda di Jeneponto abaikan protokol kesehatan, banyak warga yang menonton tak memakai masker.
Pacuan Kuda Manggarai, Ajang Promosi Wisata
Ketua Pordasi Kabupaten Manggarai, Manseltus Mitak, resmi membuka perlomba pacuan kuda di Nanga Banda. Ini tujuannya
Cerita Pacuan Kuda Tradisional di Tanah Gayo Sejak Turun-temurun
Ini cerita pacuan kuda tradisional di Tanah Gayo sejak turun-temurun.
0
Istri Cawalkot Medan Akhyar Nasution Bagi-bagi APK di Masjid
Kehadiran Nurul Khairani tanpa diundang. Di tempat ibadah itu, dia membagikan alat peraga kampanye suaminya, Akhyar Nasution.