UNTUK INDONESIA
Kecewa Liverpool Kalah, Klopp Peringatkan Atletico
Liverpool dipaksa menyerah 1-0 oleh Atletico Madrid di laga pertama 16 Besar Liga Champion. Kekalahan itu membuat manajer Juergen Klopp meradang.
Atletico Madrid menaklukkan juara bertahan Liverpool 1-0 di laga pertama 16 Besar Liga Champions di Stadion Wanda Metropolitano, Rabu 19 Februari 2020 dini hari WIB. Tampak pemain Atletico Saul (kedua dari kiri) saat membobol gawang Liverpool di laga itu. (Foto: standard.co.uk)

Jakarta - Juara bertahan Liverpool dipaksa menyerah 1-0 oleh tuan rumah Atletico Madrid di laga pertama 16 Besar Liga Champions di Stadion Wanda Metropolitano, Rabu 19 Februari 2020 dini hari WIB. Kekalahan itu membuat manajer Liverpool Juergen Klopp meradang. Tidak terima dengan kekalahan itu, Klopp memperingatkan Atletico di laga kedua di kandang Liverpool. 

Klopp pantas kecewa karena mengawali babak knock-out di Liga Champions dengan kekalahan. Timnya kebobolan di menit-menit awal saat pemain tidak siap menghadapi situasi sepak pojok Atletico. Sebaliknya tuan rumah mampu memanfaatkan kelengahan pemain Liverpool dengan baik. 

Gelandang Saul Niguez berhasil mencetak gol saat terjadi kemelut usai sepak pojok. Kesalahan di pertahanan Liverpool membuat gawang Alisson kebobolan ketika laga baru berjalan empat menit.

Saya tahu pemain kami sudah siap. Jadi, selamat datang di Anfield. Pertarungan belum berakhir

Setelah gol itu, Liverpool sepenuhnya menguasai permainan. Mereka unggul ball possession, namun tak pernah bisa membobol gawang Atletico yang memilih bertahan. Strategi compact defence yang diterapkan pelatih Diego Simeone membuat pemain The Reds frustrasi. 

Padahal penguasaan bola mereka mencapai 72 persen. Namun tidak ada satu pun tembakan tepat sasaran ke gawang. Pertahanan kokoh tim La Liga Spanyol ini benar-benar menyulitkan The Pool.

Tidak hanya pemain, tetapi Klopp juga meradang dengan strategi ultradefensif dari Los Rojiblancos. Saking kesalnya pemain kesulitan mencetak gol, pria asal Jerman ini sampai dikartu kuning karena protes berlebihan terhadap wasit. 

"Ini berlebihan. Saya hanya bertanya karena yakin seharusnya dilakukan lemparan ke dalam untuk kami sebelum terciptanya gol. Saya berusaha untuk tetap tenang meski memang sulit. Namun manusia memang bisa saja berbuat salah," ujar Klopp seperti dikutip Evening Standard.  

"Tak ada yang perlu disalahkan. Saya baik-baik saja. Kami tertinggal 1-0. Namun setelah gol itu, stadion menjadi milik kami. Di babak kedua, kami bermain seperti di stadion sendiri," kata Klopp yang memperingatkan Atletico untuk tidak merasa senang dengan kemenangan itu. 

Pasalnya masih ada laga kedua di kandang Liverpool di Anfield, Kamis, 12 Maret 2020 dini hari WIB. Alvaro Morata dkk memang hanya butuh imbang untuk mempertahankan keunggulan agregat sekaligus lolos ke perempat final. Sebaliknya, Liverpool harus menang minimal dua gol untuk menyingkirkan Atletico.  

Liverpool Siap Habisi Atletico di Anfield

Klopp pun memperingatkan Atletico karena mereka bertandang ke Anfield. Ditegaskan oleh eks pelatih Borussia Dortmund ini timnya sudah siap menghabisi Atletico di laga kedua itu. 

Atletico Madrid vs Liverpool

Bek Atletico Madrid Renan Lodi (kiri) saat dibayangi pemain depan Liverpool Mohamed Salah di laga pertama 16 Besar Liga Champions di Stadion Wanda Metropolitano, Rabu 19 Februari 2020 dini hari WIB. Atletico menang 1-0 di laga itu. (Foto: standard.co.uk)

Klopp secara tidak langsung menyatakan bila Atletico akan bernasib sama dengan Barcelona di semifinal Liga Champions musim lalu. Saat itu, Barca sudah unggul 3-0 di semifinal pertama di Nou Camp. 

Lalu apa yang terjadi di laga kedua di Anfield? Liverpool yang kehilangan beberapa pemain terbaik, termasuk Mohamed Salah, malah membantai Barca 4-0. Kekalahan telak yang menghantui pemain Blaugrana sampai akhir kompetisi. 

"Saya tahu pemain kami sudah siap. Jadi, selamat datang di Anfield. Pertarungan belum berakhir," kata Klopp tegas.

Klopp juga memuji pertahanan solid Atletico dan merasa senang bisa menang satu gol. Bahkan, menurut dia, Atletico sesungguhnya tetap akan berpesta bila pertandingan berakhir imbang 0-0. 

"Itu yang tidak seharusnya terjadi. Tetapi ternyata itu yang terjadi. Kami bertarung seperti yang kami harapkan. Begitu pula atmosfer pertandingan. Kami menyukai setiap pertandingan kami," ujarnya. 

Gol Keberuntungan Atletico

Sementara, bek Virgil van Dijk menilai gol Atletico hanya sebuah keberuntungan. Dirinya juga optimistis Liverpool mampu membalikkan keadaan. 

"Gol mereka tercipta bukan dari sebuah peluang, tetapi keberuntungan," ujar Van Dijk yang menjadi penyebab terciptanya gol Saul. 

Pemain asal Belanda ini berada paling dekat dengan Saul sekaligus menjadi yang terakhir setelah kiper Alisson. Namun dia terlambat mengantisipasi pergerakan Saul. 

"Kami masih punya 90 menit pertandingan untuk menebus kesalahan. Dan, kami tetap percaya diri," kata dia memungkasi. []

Baca juga: 

Berita terkait
Hadapi Atletico Klopp Copot Status Juara Bertahan
Manajer Liverpool, Juergen Klopp, telah copot status juara bertahan dari timnya jelang laga pertama 16 besar Liga Champions hadapi Atletico Madrid
Kekalahan Tragis Jadi Beban The Reds Hadapi Atletico
16 Besar Liga Champions pertemukan The Reds dan Atletico sebagai wakil Spanyol, The Reds pikul beban kekalahan tragis di Liga Eropa dari Atletico
Ternyata Fans Tak Ingin Liverpool Lawan Atletico
Fans Liverpool lebih berharap bertemu Real Madrid ketimbang Atletico Madrid. Namun di 16 Besar Liga Champions, Liverpool bertemu Atletico.
0
Curah Hujan Rendah, NTB Siap Memasuki Musim Kemarau
Curah hujan di NTB pada dasarian III di bulan April 2020, umumnya dalam kategori rendah, itu bertanda NTB akan memasuki musim kemarau.