Kasus Covid Naik di Kupang, Kemenkes Kirim Mobil Lab PCR

Kasus Covid di Kupang meningkat, Kementerian Kesehatan kirimkan mobil laboratorium PCR.
Mobil laboratorium PCR. (Foto: Tagar/ANTARA/HO)

Kupang - Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Surabaya kirimkan mobil laboratorium PCR dikarenakan terus naiknya kasus positif Covid-19 di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Diharapkan mobil ini menjadi jawaban untuk mengatasi Covid-19 di NTT. Bukan cuma Covid-19 tapi bisa juga digunakan untuk tes TBC maupun penyakit menular lainnya,

Melalui Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya mobil laboratorium PCR tersebut dikirimkan dan tiba di Kupang, NTT pada Senin, 15 Februari 2021. Sementara, peluncuran mobil laboratorium PCR dari Kemenkes tersebut dilakukan di Rumah Sakit Jiwa Naimata Kota Kupang, NTT pada Rabu, 17 Februari 2021.

Plt Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Dr.dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM, MARS turut hadir dalam peluncuran mobil laboratorium PCR tersebut secara daring. Dirinya menyampaikan bahwa mobil tersebut sudah dilengkapi dengan berbagai peralatan canggih dan dapat ditempatkan di daerah-daerah yang paling membutuhkan.

“Diharapkan mobil ini menjadi jawaban untuk mengatasi Covid-19 di NTT. Bukan cuma Covid-19 tapi bisa juga digunakan untuk tes TBC maupun penyakit menular lainnya,” ucapnya.

Dirinya pun sampaikan mobil laboratorium PCR tersebut mampu menguji 200 spesimen Covid-19 setiap harinya. Mobil ini mempunyai 4 ruang dan tersedia mesin real time PCR dan dikhususkan sebagai Laboratorium Bergerak Surveilans Penyakit Menular. Sehingga, mobil ini juga dapat digunakan untuk memeriksa TBC serta penyakit menular lainnya.

Mobil Lab PCR ini terdiri dari 3 ruangan terpisah dan merupakan Laboratorium Biosafety Level II. Kemudian terdapat mesin RT-PCR, PCR GeneXpert (TCM), mesin ekstraksi otomatis, Biosafety Cabinet Level II (BSL II), autoclave, laminar air flow, freezer, dan alat pengubah air dari udara untuk memenuhi kebutuhan air bersih.

Adanya mobil laboratorium PCR ini diharapkan dapat membantu pemerintah NTT dalam mengidentifikasi kondisi pasien yang terpapar Covid-19 sehingga memudahkan tim medis melakukan penanganan terhadap pasien yang terinfeksi virus SARS-CoV-2.

Lalu diharapkan juga mobil surveilans bergerak ini bisa memberikan pelayanan laboratorium dan meningkatkan jumlah pemeriksaan specimen Covid-19 di Provinsi NTT. []

Berita terkait
Kemenkes: Kelompok Komorbid Bisa Vaksinasi, Ini Ketentuannya
Kementerian Kesehatan katakan kelompok komorbid dapat divaksinasi Covid dan sampaikan ketentuannya.
Kemenkes Tetapkan Rapid Test Antigen untuk Lacak Kasus Covid
Kementerian Kesehatan tetapkan penggunaan Rapid Diagnostic Test Antigen sebagai salah satu metode dalam pelacakan Covid-19.
Kemenkes: Insentif Tenaga Kesehatan Tembus Rp 9 Triliun
Kemenkes telah mengucurkan anggaran hingga Rp 9 triliun untuk insentif tenaga kesehatan yang menangani pasien Covid-19.
0
Mengenal Efek Samping Kebanyakan Minuman Berenergi
Mengenal efek samping minuman berenergi yang di dalamnya terdapat kafein dan lebih banyak gula serta bahan lainnya jika dikonsumsi terlalu banyak.