Jakarta, (Tagar 20/3/2019) - Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto lahir dari pasangan kristiani dan muslim, ibunya bernama Dora Sigar seorang Kristen, ayahnya bernama Soemitro Djojohadikusumo beragama Islam.

Apakah Prabowo Islam sejak lahir? Apakah ketika berusia 17 tahun diberikan kebebasan memilih ikut agama ibu atau ayahnya? Atau Prabowo menjadi muslim jelang pernikahan dengan Titiek Soeharto yang kini telah menjadi mantan istrinya? 

Berdasar penelusuran, Prabowo adalah anak ketiga dari empat bersaudara. Dua kakaknya, yakni Biantiningsih dan Maryani ikut agama suaminya yang Katolik. Sedangkan adik bungsunya, Hashim Djojohadikusumo beragama Kristen. Mereka berempat lahir dari Rahim seorang ibu berdarah Manado dan beragama Kristen, Dora Sigar.

Prabowo mengakui tidak terlahir dari keluarga yang kental dengan ajaran Islam. Hal itu dipertegas langsung oleh Prabowo Subianto melalui postingan di laman Facebook Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) pada 24 Desember 2011.

"Ayah saya beragama Islam. ibu saya beragama Kristen. Saat Natal tiba, di rumah keluarga saya selalu terpajang pohon natal. Sementara pada saat bulan Ramadhan, ibu saya ikut bangun tengah malam untuk bersahur bersama ayah saya. Prinsip saling menghargai antara agama, ras dan suku yang saya pelajari dari ayah dan ibu saya, akan terus melekat di diri saya," tulis Prabowo.

Agama Keluarga PrabowoAgama Keluarga Prabowo

Namun Prabowo mengklaim tumbuh bersama rekan-rekan yang tergabung dalam ormas Islam, seperti Himpunan Mahasiswa Islam dan Pelajar Islam Indonesia.

Prabowo mengaku sangat dekat dengan kiai. Bukan karena getol belajar agama, melainkan meminta doa sebelum berperang. Mantan Danjen Kopassus itu mengatakan hidup sebagai prajurit selalu dekat dengan kematian, maka harus banyak dekat dengan agama.

"Itu alasan kenapa tentara dekat dengan kiai. Walaupun salatnya banyak bolos-bolos dikit," katanya.

Mantan istrinya, Titiek Soeharto pun tak sudi dengan tudingan La Nyalla Mattalitti yang menyebut mantan suaminya adalah seorang muallaf.

Dia mengatakan, sama sekali tidak ada masalah dengan shalat Prabowo Subianto. Karena itu, sejak menikah mantan suaminya itu adalah seorang muslim, bahkan ia sering diimami Prabowo.

"Secara pribadi salat. Kan kata Pak Nyalla dia sebagai mualaf. Nah sekarang dia masuk Akabri tahun berapa, agamanya apa waktu itu. Kan sudah Islam dari dulu," ujarnya.

Selain itu, Hashim Djojohadikusumo juga menjelaskan bahwa Prabowo adalah seorang haji, berbeda dengan dirinya yang memeluk Nasrani.

"Prabowo seorang haji, saya Kristen Protestan, kakak kami Katolik. Saya Protestan ikut mami. Saya anggota Gereja Kristen Indonesia GKI Kebayoran Baru," jelas Djojohadikusumo.

Ditegaskannya lagi, dikeluarga Prabowo, agama tak jadi masalah. Setiap hari Natal sudah 60 tahun lebih, Prabowo merayakan hari Natal, seorang Muslim yang merayakan Natal.

"Saya sebagai orang Kristen merayakan Idul Fitri. Saya minta maaf Minal Aidin wal Faizin pada sahabat, orang tua, kakak saya. Itu keluarga kami. Kami rukun dari masalah agama," kata Hashim.

Bahkan, ia menambahkan, ada orang Yahudi di keluarga mereka, dimana sepupu mereka menikah dengan orang Yahudi.

"Itu tidak ada masalah di keluarga kami. Katolik sama Protestan nggak masalah, Islam nggak masalah, juga dengan Yahudi," tutupnya. []

Baca juga: