Indonesia
Kampoeng Ahok Sudah Tidak Ada, Adik Beri Penjelasan
Adik Ahok, Fifi mengungkapkan alasan pergantian nama kampung wisata tersebut.
Adik dari Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Fifi Lety Tjahaja Purnama. (Foto: Instagram/kampoeng_fifi)

Jakarta, (Tagar 22/3/2019) - Kampoeng Ahok di Desa Lenggang Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tinggal kenangan. Namun, hanya namanya.

Kini kampung wisata itu berganti nama menjadi Kampoeng Fifi, diambil dari nama panggilan adik Ahok, Fifi Lety Tjahaja Purnama. Alasan pergantian, Basuki Tjahaja Purnama tak ingin dipanggil lagi dengan nama Ahok.

Fifi mengungkapkan alasan pergantian nama kampung tersebut melalui akun Instagramnya, @fifiletytjahajapurnama.

Dari penjelasannya, Fifi menulis jika kepemilikan kampung wisata atas nama putra sulung Ahok dari pernikahannya dengan Veronica Tan, Nicholas Sean Purnama.

Pada awalnya, didirikan destinasi wisata di Belitung itu atas nama mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut melalui izin Ahok dan Veronica. Namun, setelah Ahok keluar dari bui Mako Brimob Kelapa Dua Depok situasi berubah.

Ahok lebih memilih dipanggil dengan nama BTP. Pada akhirnya berbuntut pada pergantian nama Kampoeng Ahok. Seperti apa penjelasan Fifi? Berikut penjabaran lengkap Fifi kenapa Kampoeng Ahok berubah nama.

"#Kampoengahok Didirikan Oleh saya dengan anak2 dan atas ijin Koko Ahok dan sis Vero, dan sampai hari ini Hasil penjualan buat bantu sesama buka lapangan kerja (sosial bisnis) dan pemiliknya Adalah saya dan @nachoseann dan keluarga.

Atas permintaan #btp (yang memang sudah tidak mau lagi Di panggil #Ahok) Atas permintaan @basukibtp nama #Kampoengahok tdk Boleh lagi pakai nama Ahok.

Kami mohon maaf sejak hari ini nama Kampoeng Ahok Di minta oleh BTP Di ganti menjadi Kampoeng FI FI.

Trima kasih atas doa dukungan dan support nya baik dari dulu sampai selama lamanya #forlovingindonesia," tulis Fifi di Instagram.

Instagram Fifi


Berita terkait
0
Romo Benny Sikapi Ceramah Ustaz Abdul Somad
Rohaniwan Katolik Antonius Benny Susetyo Sikapi Polemik Ustaz Abdul Somad