UNTUK INDONESIA

Kabar Mengejutkan dari Denny Siregar

Pegiat media sosial (Medsos) Denny Siregar menyampaikan kabar mengejutkan tentang dirinya. Hal ini ia sampaiakn melalui akun Twitter pribadinya.
Denny Siregar. (Foto: Cokro TV)

Jakarta - Pegiat media sosial Denny Siregar menyampaikan kabar mengejutkan pasca Pemerintah mengeluarkan pernyataan terkait Front Pembela Islam (FPI) sebagai organisasi terlarang.

Melalui akun media sosialnya, Denny Siregar mengatakan dengan dilarangnya semua aktivitas FPI ia pun akan berhenti.

"Berakhir dengan bubarnya FPI, rasanya saya juga berfikir untuk berhenti," tulis Denny Siregar di akun Twitternya @Dennysiregar7, Kamis, 31 Desember 2020.

Penulis buku 'Tuhan dalam Secangkir Kopi' ini mengucapkan terima kasih kepada Twitter. Ia juga mengatakan akan kembali menjadi penulis.

"Terimakasih, @TwitterID sudah menyediakan ruang perang narasi. Saya akan kembali menulis panjang lagi," kata Denny.

Seperti diberitakan Tagar sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Kemanan, Mahfud Md menyampaikan bahwa Front Pembela Islam (FPI) yang didirikan Habib Muhammad Rizieq Shihab tersebut sebagai organisasi terlarang.

Namun, walaupun telah dibubarkan FPI masih melakukan kegiatan yang melanggar ketertiban dan keamanan yang bertentangan dengan hukum.

Didampingi sejumlah petinggi negara, Mahfud menyampaikan bahwa pernyataan tersebut merupakan putusan dari Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 82 PUU 11/2013 tanggal 23 Desember 2014 bahwa pemerintah telah melarang aktivitas FPI.

“Berdasarkan peraturan undang-undang, dan sesuai putusan MK Nomor 82 PUU 11/2013 tertanggal 23 Desember tahun 2014, pemerintah melarang aktivitas FPI,” ujarnya pada Rabu, 30 Desember 2020.

Pelanggaran organisasi FPI tersebut dituangkan dalam keputusan bersama enam pejabat tertinggi di K/L, yaitu Mendagri, Menkumham, Menkominfo, Jaksa Agung, Kapolri, dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Kemudian, Mahfud juga menyampaikan akan menghentikan seluruh kegiatan yang dilakukan oleh FPI karena organisasi tersebut tidak lagi memliki legal standing. “Dan akan menghentikan setiap kegiatan yang dilakukan FPI, karena FPI tak lagi mempunyai legal standing, baik sebagai ormas maupun organisasi biasa,” tuturnya.

Ia juga mengimbau kepada seluruh pemerintah daerah untuk bertindak tegas terhadap organisasi yang membawa nama FPI.

“Kepada aparat pemerintah, pusat, dan daerah, kalau ada sebuah organisasi mengatasnamakan FPI dianggap tidak ada dan harus ditolak, karena legal standing tidak ada, terhitung hari ini,” ujarnya.

Baca juga: Mahfud MD: FPI Tidak Lagi Miliki Legal Standing Sebagai Ormas
Baca juga: PBNU: Masyarakat Banyak yang Menjerit Kegaduhan FPI Selama Ini

Mahfud juga mengatakan bahwa FPI telah dibubarkan sejak tahun lalu, tepatnya pada tanggal 20 Juni 2019. “Saya ingin menyampaikan bahwa FPI sejak tanggal 20 Juni 2019 secara de jure telah bubar sebagai ormas,” kata Mahfud.

Namun, walaupun telah dibubarkan FPI masih melakukan kegiatan yang melanggar ketertiban dan keamanan yang bertentangan dengan hukum.

“Tetapi sebagai organisasi, FPI tetap melakukan aktivitas yang melanggar ketertiban dan keamanan, dan bertentangan dengan hukum, seperti tindak kekerasan sweeping, provokasi, dan sebagainya,” tuturnya. []

Berita terkait
Denny Siregar dan Bisik-bisik Istana Sebelum FPI Dibubarkan
Ada bisik-bisik Istana sebelum FPI dibubarkan. Bisik-bisik tak selalu hal serius politik. Pembisik itu orang hebat di balik Jokowi. Denny Siregar.
Denny Siregar Sentil Rizieq Shihab, Bahas Chat Seks Firza Husein
Denny Siregar melontarkan komentar sindiran menyusul proses hukum kasus dugaan chat seks Rizieq Shihab dan Firza Husein yang dibuka kembali.
Denny Siregar: Sayang Najwa Shihab, Padahal Anda Sebenarnya Pintar
Saya percaya Kepolisian Republik Indonesia, dan 100 persen tidak percaya yang dikatakan FPI. Terus kenapa pula Najwa Shihab itu. Denny Siregar.
0
Kabar Mengejutkan dari Denny Siregar
Pegiat media sosial (Medsos) Denny Siregar menyampaikan kabar mengejutkan tentang dirinya. Hal ini ia sampaiakn melalui akun Twitter pribadinya.