Sibolga, (Tagar News,17 Maret 2019) -Presiden Joko Widodo mengunjungi warga korban goncangan bom di Kota Sibolga, Minggu (17/3) sekitar pukul 12.15 WIB.

Lokasi goncangan bom ini berada di pemukiman padat penduduk di Gang Sekuntum, Jalan Cenderawasih, Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas. Penduduk yang rumahnya menjadi korban guncangan bom tersebut sementara masih mengungsi di tenda milik BPBD Kota Sibolga.

Baca Juga: Survei SMRC: Jokowi-Ma'ruf Perlebar Jarak Lebih dari 25 Persen

Kepada warga, Jokowi mengungkapkan rasa heran musibah ledakan bom bisa terjadi di Kota Sibolga yang selama ini dikenal selalu rukun dalam Bhinneka Tunggal Ika.

"Saya kaget sekali dengan kejadian bom meledak. Sibolga itu dari dahulu selalu akur tidak ada saling menghujat dan selalu damai", ungkapnya.

Pada kunjungannya bersama rombongan, Jokowi menyerahkan bantuan tahap awal uang tunai Rp 1,451 miliar untuk merehabilitasi sebagian rumah warga yang rusak.

"Usai dari lokasi ini akan saya perintahkan menteri sosial turun langsung kesini," janji Jokowi kepada warga.

Alamsyahdi Pasaribu, warga setempat yang berprofesi sebagai pedagang sembako di lokasi ledakan bom, mengapresiasi perhatian Jokowi atas musibah bom tersebut.

Baca Juga: Begini Cara Jokowi Merawat Cinta Istri

"Upaya peninjauan langsung lokasi bom dan menyerahkan bantuan kepada warga sungguh meringankan beban masyarakat. Kami mengutuk ulah teroris yang membuat kami diselimuti rasa takut," ungkap Alamsyahdi di tengah kunjungan Jokowi kepada Tagar News.

Masyarakat sekitar bermarga Panggabean di kelurahan tersebut menyebut, keluarga tersangka teroris Abu Hamzah tergolong bermasyarakat.

"Pekerjaan sehari-harinya sebagai tukang instalasi jaringan listrik. Kami tidak pernah menyangka dia terlibat jaringan teroris," ungkap K Panggabean. []