UNTUK INDONESIA
Jokowi Banggakan 9 Alat Kesehatan Karya Anak Bangsa
Presiden Jokowi bangga 9 produk alat kesehatan diproduksi anak bangsa. 9 produk itu telah melalui uji klinis dan bakal diproduksi massal.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Jakarta, Senin, 18 Mei 2020(Foto: Lukas/Biro Pers Sekretariat Presiden).

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meluncurkan 55 produk konsorsium hasil riset dan inovasi anak bangsa pada Rabu, 20 Mei 2020. Produk-produk itu untuk mempercepat penanganan Covid-19 di Tanah Air.

Dari 55 alat kesehatan (alkes) yang diciptakan, 9 produk telah melalui uji klinis. Nantinya 9 produk itu akan diproduksi secara massal.

"Ini ventilator buatan dalam negeri yang sudah diproduksi. Ini bisa diproduksi kurang lebih 200. Kemudian ini yang kedua, ini juga sama (ventilator), sudah bisa diproduksi sampai 200 juga," kata Jokowi sambil memperlihatkan produk emergency ventilator, dalam video yang diunggah Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Rabu, 20 Mei 2020.

Saya kira kalau kita memang kepepet itu semua bisa dilakukan. Itu dimulai sejak Covid Maret itu.

Jokowi memperlihatkan tiga produk ventilator dalam video tersebut. Dua di antaranya dikembangkan oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) bekerja sama dengan (masing-masing) PT Len Industri dan PT Dharma Polimetal yang sudah siap diproduksi.

Sementara satu ventilator lainnya merupakan hasil pengembangan dari Institut Teknologi Bandung (ITB) yang telah melalui uji klinis dan siap diproduksi sebanyak 1.000 unit.

"Saya kira kalau kita memang kepepet itu semua bisa dilakukan. Itu dimulai sejak Covid Maret itu. Langsung bergerak dan ternyata kita bisa membuatnya sendiri, tidak usah impor," ujar Jokowi.

Jokowi menuturkan selain ventilator, terdapat RT-PCR test kit yang sudah dapat diproduksi sebanyak 100.000 unit dan dikembangkan oleh PT Bio Farma serta alat uji cepat (rapid test) yang merupakan pengembangan dari PT Hepatika Mataram, BPPT, Universitas Airlangga, serta Universitas Gadjah Mada yang juga siap diproduksi sebanyak 1.000 unit.

"Saya rasa ini menjadi sebuah kebanggaan kita karena bisa diproduksi di dalam negeri dan kalau memang nanti di dalam sudah mencukupi justru bisa kita ekspor ke negara lain," tutur mantan Gubernur DKI Jakarta periode 2012-2014 tersebut.

Jokowi berharap agar karya-karya dan riset yang dilakukan anak bangsa tak cukup berhenti di laboratorium. "Agar riset-riset tersebut berbuah dan mampu berlanjut hingga tahap produksi massal untuk memenuhi kebutuhan domestik dan bahkan diekspor ke mancanegara," ucap Jokowi. 

Berita terkait
Bara JP Australia Kirim Alat Kesehatan ke Puskesmas
Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) Australia mengirimkan alat pelindung diri atau APD dan vitamin ke Puskesmas Pondok Pinang, Jakarta.
Jokowi Permudah Izin Industri Alat Kesehatan Atasi Covid-19
Jokowi membuat kebijakan mempermudah industri domestik memproduksi alat kesehatan termasuk alat pelindung diri atau APD untuk menangani Covid-19.
PPP Ingatkan Jokowi Kartu Prakerja Bisa Jadi Kasus Hukum
Sekjen PPP Arsul Sani mengingatkan Jokowi bahwa Kartu Prakerja bisa menjadi kasus hukum pada akhir masa jabatan pada 2024.
0
Jual 3 Pemain, Liverpool Berat Rekrut Werner
Liverpool kesulitan merekrut striker RB Leipzig Timo Werner karena krisis pandemi Covid-19. Liverpool harus menjual 3 pemain untuk beli Werner.