Jadi Host Podcast Bobby Nasution Bahas Usaha Hydroponic

Narasumber pertama yang diajak ngobrol santai oleh Bobby Nasution adalah pemilik Shifa Hydroponic.
Calon Wali Kota Medan nomor urut 2, Bobby Nasution menjadi host podcast bertajuk Podcast Santai Bareng Bobby. (Foto: Tagar/Andi Nasution)

Medan - Pertama kalinya, calon Wali Kota Medan nomor urut 2, Bobby Nasution menjadi host program podcast bertajuk PSBB (Podcast Santai Bareng Bobby), Kamis, 15 Oktober 2020.

Narasumber pertama yang diajak ngobrol santai oleh Bobby Nasution adalah pemilik Shifa Hydroponic, pasangan suami istri Raden dan Rahmayeti.

Untuk urusan hydroponic di Kota Medan, kedua nama ini cukup tenar karena termasuk yang mula-mula mengembangkan usaha tanam di lahan terbatas tersebut.

Hydroponic adalah usaha pertanian yang bisa dilakukan di lahan yang terbatas dengan media tanam sederhana. Yang utama, hasil panen tanaman hydroponic ini dikenal higienis tanpa pestisida.

"Coba dijelaskan, bagaimana awalnya Pak Raden dan Bu Yeti memutuskan memulai hydroponic," tanya Bobby selaku host.

Ternyata usaha pasangan ini sudah berjalan enam tahun. "Kami otodidak, tidak ada basic pertanian tapi suka menanam. Kemudian kami berpikir bagaimana bisa bercocok tanam di lahan sempit di pekarangan rumah. Akhirnya coba browsing-browsing dan ketemu teknik hydroponic ini," terang Yeti.

Bermula dari bertanam di halaman rumah yang awalnya tempat jemuran pakaian, kini seluruh halaman hingga rumahnya telah dijadikan wadah tanam hydroponic.

Demikianlah bincang santai kita dalam podcast bareng Bobby. Semoga bermanfaat untuk kita semua

"Halaman depan, samping, belakang hingga lantai dua rumah telah kami manfaatkan untuk hydroponic," lanjut Yeti.

Setelah enam tahun, tak hanya sukses menjadi petani hydroponic, Yeti dan suaminya sudah bisa membuat 12 turunan produk hasil sayuran hydroponic. Dan hasil produk turunan itu bahkan telah dijual hingga luar pulau Sumatera.

"Produknya ada kangkung rendang, kangkung arsik dan lainnya. Kangkung itu kami oleh sedemikian rupa hingga mirip daging, kemudian dibumbui rendang dan dikemas," kata Yeti.

Di tengah pandemi, apakah bisnis hydroponic ini bisa bertahan, tanya Bobby lagi.

Ternyata justru saat wabah begini menjadi berkah tersendiri bagi petani termasuk hydroponic.

"Tapi tetap harus inovasi di marketing. Sudah saatnya kita paham bahwa digital marketing sangat membantu saat ini," timpal Raden.

Hal itu kemudian digarisbawahi oleh Bobby, bahwa kepada pelaku usaha agar berinovasi untuk tetap survive di segala keadaan.

"Demikianlah bincang santai kita dalam podcast bareng Bobby. Semoga bermanfaat untuk kita semua. Dan jangan lupa untuk menantikan podcast saya selanjutnya," tutup Bobby Nasution. [] 

Berita terkait
Nikmati Mi Bangladesh di Warkop, Bobby Nasution Jadi Rebutan
Popularitas calon Wali Kota Medan Bobby Nasution kian meningkat. Ditandai antusiasnya masyarakat yang mengajaknya berswafoto.
Bobby Nasution: Jangan Rangkul Milenial dengan Isu Politik
Calon Wali Kota Medan Bobby Nasution mengungkapkan, merangkul kaum milenial untuk politik cukup sulit.
Upaya Bobby Nasution Mengubah Medan dari Kota Para Ketua
Calon Wali Kota Bobby Nasution berharap kader Gerindra berada di garda terdepan menjadi pejuang untuk mengubah Kota Medan.
0
Alasan Erick Thohir Tunjuk Abdee Slank Jadi Komisaris Telkom
Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan alasannya memilih Abdee Slank sebagai Komisaris Telkom, yaitu mendorong pengembangan konten lokal pada Telkom.