UNTUK INDONESIA
Investor Mau Libur Panjang, IHSG BEI Terkoreksi 0,31 Persen
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Selasa, 27 Oktober 2020 terkoreksi 0,31 persen di posisi 5.128,23 poin.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Selasa, 27 Oktober 2020 terkoreksi 0,31 persen di posisi 5.128,23 poin.(Foto: Tagar/voanews.com/Ilustrasi Bursa).

Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penutupan perdagangan Selasa, 27 Oktober 2020 terkoreksi 0,31 persen atau 15,82 di posisi 5.128,23 poin. Aksi ambil untung investor (profit taking) menjelang libur panjang memicu tekanan terhadap Indeks Saham.

Selama perdagangan, IHSG sempat menyentuh level terendah di posisi 5.110,62 poin dan tertinggi di 5.155,57 poin. Sebanyak 196 saham naik, 262  saham menurun, dan 184 saham statis. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp 8,55 triliun. Volume perdagangan mencapai 12,81 miliar lembar dengan 735.372 kali transaksi.

"Untuk hari ini indeks melemah terutama dipicu oleh sentimen negatif dari eksternal yaitu terkait buntunya stimulus AS dan meningkatnya kasus positif Covid-19 global. Dari dalam negeri, menurut saya lebih karena profit taking menjelang libur panjang," kata analis Indo Premier Sekuritas, Mino di Jakarta, Selasa, 27 Oktober 2020, seperti dikutip dai Antara.

Pada perdagangan hari ini, aksi beli asing (net foreign buy) lebih besar dari aksi jual asing (net foreign sell). Investor asing mencatat pembelian bersih senilai Rp 108,24  miliar di seluruh pasar dan aksi jual asing mencapai Rp 47,30 miliar. 

Saham-saham yang  mencatat  pembelian bersih terbesar oleh asing antara lain PT Bank Rakyat Indonesia  (Persero) Tbk atau BBRI senilai Rp 211,7 miliar. Setelah itu saham PT Astra International Tbk atau ASII senilai Rp 126,5 miliar, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk atau BMRI senilai Rp78 miliar dan PT Bank Central Asia Tbk atau BBCA  Rp 27 miliar.

Saham-saham yang yang mengalami kenaikan harga antara lain PT Soho Global Health Tbk atau SOHO senilai  Rp 1.200 menjadi Rp 6.050 per lembar. Setelah itu saham PT Metropolitan Kentjana Tbk atau MKPI senilai Rp 600 menjadi Rp 24.050 per lembar serta PT Gudang Garam Tbk atau GGRM senilai Rp 475 menjadi Rp 40.975 per lembar.

Saham-saham yang mengalami penurunan harga antara lain PT United Tractors Tbk atau UNTR senilai Rp 600 menjadi Rp 21.125 per lembar. Setelah itu saham PT Pollux Properti Indonesia Tbk atau POLL senilai Rp 450 menjadi Rp 6.025 per lembar serta PT Bank BTPN Syariah atau BTPS senilai Rp 130 menjadi Rp 3.700 per lembar.

Saham-saham yang teraktif diperdagangkan antara lain PT
Sky Energy Indonesia Tbk atau JSKY sebanyak 31.055 kali senilai Rp 114,08 miliar. Setelah itu saham PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk atau SAME sebanyak 29.339 kali senilai Rp 215,5 miliar serta PT Bank BRI Syariah Tbk atau BRIS sebanyak 27.908 kali senilai Rp263,1 miliar.

Sebelumnya, IHSG di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penutupan perdagangan Senin, 26 Oktober 2020 terkoreksi 0,6 persen atau 31,86 di posisi 5.144,05 poin. Aksi jual asing (net foreign sell) yang terbilang kecil membuat Indeks Saham mengalami tekanan. []

Berita terkait
IHSG Turun Tipis 0,09 Persen, 3 Saham Ini Dilego Asing
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Kamis, 22 Oktober 2020 terkoreksi tipis 0,09 persen di posisi 5.091,82 poin.
Sentimen Stimulus AS Tekan IHSG Terkoreksi Tipis 0,07 Persen
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan Rabu, 21 Oktober 2020 terkoreksi tipis 0,07 persen di posisi 5.096,45 poin.
IHSG Terkoreksi 0,51 Persen, 5 Saham Ini Dilego Asing
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia pada penutupan Selasa, 20 Oktober 2020 terkoreksi 0,51 persen di posisi 5.009,84 poin.
0
Investor Mau Libur Panjang, IHSG BEI Terkoreksi 0,31 Persen
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Selasa, 27 Oktober 2020 terkoreksi 0,31 persen di posisi 5.128,23 poin.