UNTUK INDONESIA
Investments Inc Suntikan Dana US$ 200 Juta ke Grab
Grab Holding Inc mendapat suntikan dana dari Stic Investments Inc, perusahaan pengelola modal ventura internasional Korea Selatan.
Mitra pengemudi mengantar Grabfood dengan GrabWheels. (Foto: Instagram/@grabid)

Jakarta - Grab Holding Inc mendapat suntikan dana dari Stic Investments Inc, perusahaan pengelola modal ventura internasional dan dana ekuitas swasta Korea Selatan. Dana yang didapatkan oleh platform layanan on demand yang bermarkas di Singapura itu sebesar 200 juta dolar Amerika Serikat (US$) setara Rp 2,94 triliun (kurs Rp 14.714), seperti dikutip dari Bloomberg.

Menurut sumber Bloomberg yang meminta untuk tidak disebutkan namanya, dana untuk Grab berasal dari Stic Investments sebesar 100 juta dolar AS dan sisanya dari co-investor.

Suntikan dana Stic Investments ke Grab bertujuan untuk membantu Grab bangkit akibat pandemi Covid-19, sekaligus memperluas ekspansi ke wilayah Asia Tenggara.

Grab memang berhasil mengumpulkan uang untuk mendanai perjalanannya, pengiriman makanan, dan layanan keuangan digital. Tapi, nilai tersebut tak bisa bisa menutupi pengeluaran sehingga, Grab tetap melakukan pengurangan terhadap 360 karyawan.

"Ada banyak ketidakpastian mengenai kedalaman dan durasi pandemi, dan kami tidak tahu berapa lama resesi ekonomi akan berlangsung," kata juru bicara Grab sebelumnya kepada Tech in Asia.

Grab tercatat sebagai salah satu startup teknologi paling kaya di Asia Tenggara dan ditaksir berhasil mengumpulkan dana lebih dari 14 miliar dolar AS dari berbagai investor.

Dana yang menggelontor dari investor antara lain Mitsubishi UFJ Financial Group, Toyota, Experian, Microsoft, dan Goldman Sachs serta SoftBank Group Corp sebesar 3 milar dolar AS.

Sebagai perusahaan modal ventura, Stic Investments sendiri memiliki sekitar 4,5 miliar AS yang dikelola di berbagai perusahaan. Salah satu portofolionya adalah Big Hit Entertainment Co, agensi yang berhasil membuat besar grup K-pop BTS dan konglomerat Vietnam Masan Group Corp. []

Berita terkait
Mengenal Program Terbaru Grab di Yogyakarta
Grab meluncurkan program terbaru di Yogyakarta, #TerusUsaha. Apa keunggulannya?
Grab Rilis Aplikasi Dukungan Karir untuk Pengemudi
Grab, perusahaan transportasi berbasis aplikasi akan meluncurkan aplikasi dukungan karir untuk mitra pengemudi.
Merger Gojek dan Grab Mungkin dari Perspektif Bisnis
Rumor penggabungan Gojek dan Grab mencuat pascapertemuan Presiden Grab Ming Maa dengan Co-Chief Executive Officer Gojek Andre Soelistyo awal bulan.
0
Ini Alasan Hotel Berusia 100 Tahun di Amerika Tutup
Hotel Roosevelt di New York yang telah beroperasi hampir 100 tahun akan tutup karena pandemi virus Corona.