Jakarta - Striker Sergio Aguero menjadi figur penting Manchester City saat meraih trofi Liga Premier Inggris. Setelah dua kali berturut-turut membawa City meraih gelar liga, Aguero ingin meraih target lebih tinggi di musim mendatang.

Aguero berperan penting di laga terakhir City melawan Brighton & Hove Albion di Liga Premier, Minggu 12 Mei 2019. Dirinya mencetak gol pertama yang menyamakan kedudukan. Setelah gol itu, City bangkit dan memenangkan laga dengan skor 4-1.

City juga berpeluang menambah satu trofi lagi, Piala FA. Di laga final, Sabtu mendatang, The Citizens menghadapi Watford. Aguero berharap bisa merengkuh trofi itu sehingga mereka bisa meraih treble domestik. Sebelumnya, City sudah memenangi Liga Premier dan Piala Liga.

Namun Aguero mengaku raihan trofi bersama City masih kurang lengkap. Pasalnya, mereka belum pernah mengangkat trofi Liga Champions. 

Musim depan, kami kembali berlaga di Liga Champions. Kami sudah saatnya memenangi Liga Champions

Musim ini, City secara tragis disingkirkan Tottenham Hotspur di perempat final. Kegagalan itu disebabkan gol Raheem Sterling di injury time tidak disahkan. Gara-garanya setelah ditinjau VAR, Aguero dalam posisi offside sebelum melepaskan umpan ke arah Sterling.

Penyerang asal Argentina ini mengaku kecewa dengan keputusan wasit yang tidak mensahkan gol itu. Menurut dia, wasit seharusnya juga menganulir gol striker Tottenham, Fernando Llorente yang dianggap handsball sebelum mencetak gol ke gawang City.

Setelah gagal di perempat final, Aguero berharap sudah saatnya City memenangi trofi Liga Champions. Target itu diharapkan bisa direngkuh di musim depan.

"Musim depan, kami kembali berlaga di Liga Champions. Kami sudah saatnya memenangi Liga Champions," ujar Aguero seperti dilansir manchestereveningnews.co.uk.

Pemain yang dibeli City dari Atletico Madrid ini sudah meraih empat trofi liga selama tujuh tahun bersama City. Namun striker berusia 30 ini belum sekalipun mengangkat trofi Liga Champions. Saat ini kontraknya tersisa dua tahun lagi. Dia berharap bisa membawa City memenangi Liga Champions.

"Betul, saya tentu ingin melakukannya," jawab striker yang gagal menjadi top scorer Liga Premier karena hanya menambah satu gol di laga terakhir. Dirinya mengoleksi 21 gol sehingga dikalahkan duo Liverpool Mohamed Salah dan Sadio Mane serta striker Arsenal Pierre-Emerick Aubameyang yang menjadi top scorer bersama dengan 22 gol. []

Baca juga: