Jakarta - Manchester City mempertahankan gelar juara Liga Premier Inggris. City meraih trofi juara untuk kali kedua secara berturut-turut setelah mengalahkan Brighton & Hove Albion 4-1 di laga terakhir liga di Stadion Amex, Minggu 12 Mei 2019. 

Kemenangan atas Brighton menjadikan City meraup poin 98. Unggul satu poin dari Liverpool yang mengalahkan Wolverhampton Wanderers 2-0. 

Manajer Pep Guardiola pun kembali menorehkan prestasi gemilang sejak menangani City pada 2016. Mantan pelatih Barcelona ini memberikan trofi kedua liga setelah mengakhiri kompetisi dengan menduduki puncak klasemen Liga Premier. 

City pun mencatatkan diri sebagai juara liga sebanyak enam kali. Mereka pertama kali merengkuh trofi pada 1937. Saat itu kompetisi masih disebut Divisi Satu. Hanya prestasi The Citizens masih kalah jauh dengan rival satu kota, Manchester United yang sudah 20 kali memenangi liga. Bahkan Man United tercatat sebagai tim yang paling banyak menjuarai liga. 

Setelah memenangi Liga Premier, City juga berpeluang mencetak treble di kompetisi domestik. Mereka sudah memenangi liga dan Piala Liga. Kini, City membidik Piala FA. Di final, mereka akan menghadapi Watford, Sabtu 18 Mei 2019. 

Mengalami Kesulitan

Di pertandingan melawan Brighton, tim asuhan Guardiola sempat mengalami kesulitan. Bahkan City tertinggal lebih dulu saat  Glenn Murray mencetak gol di menit 27. 

Namun tim tamu cepat bangkit. Hanya dalam tempo satu menit, mereka sudah menyamakan kedudukan lewat Sergio Aguero. Bahkan City berbalik unggul sebelum babak pertama usai. Gol kedua City yang mengubah skor menjadi 2-1 dicetak Aymeric Laporte menit 38. 

Di babak kedua, City menunjukkan dominasinya. Di menit 63, giliran Riyad Mahrez yang membobol gawang Brighton. Pesta kemenangan City ditutup oleh Ilkay Gundogan yang mencetak gol menit 72. Skor 4-1 bertahan sampai akhir laga dan mengantarkan City menjadi juara liga. []

Baca juga: