Industri Pariwisata Global Berjuang Hadapi Pandemi Corona

Pandemi virus corona menjadi ancaman bagi kehidupan sehari-hari di seluruh dunia, industri pariwisata masih berjuang hadapi pandemi
Industri pariwisata minta pembukaan lebih awal (Foto: dw.com/id)

Jakarta - Pandemi virus corona (Covid-19) menjadi ancaman bagi kehidupan sehari-hari di seluruh dunia. Industri pariwisata sangat terpengaruh, begitu pula orang yang bekerja di sektor ini. Industri pariwisata global masih harus berjuang menghadapi pandemi corona. Apa perkembangan terbaru? Andreas Kirchhoff dan Susan Bonney-Cox melaporkannya untuk dw.com/id.

wisata1Kerugian terbesar sepanjang sejarah (Foto: dw.com/id)

Kerugian terbesar sepanjang sejarah - Pandemi virus corona menyebabkan sektor pariwisata menderita kerugian sekitar 460 miliar dolar dari Januari hingga Juni 2020, kata Organisasi Pariwisata Dunia di Madrid. Angka ini 5 kali lebih tinggi daripada kemunduran selama krisis keuangan dan ekonomi global tahun 2009.

wisata2Industri pariwisata minta pembukaan lebih awal (Foto: dw.com/id)

Industri pariwisata minta pembukaan lebih awal - Norbert Fiebig, presiden Asosiasi Perjalanan Jerman DRV), mengatakan ini adalah "saatnya untuk pendekatan terkoordinasi guna memulihkan perjalanan yang aman." Dia berharap pada kartu vaksinasi dan tes cepat corona - strategi yang juga dipromosikan para politisi. Uni Eropa 25 Februari lalu memutuskan untuk memperkenalkan kartu vaksinasi standar bagi pelancong pada musim panas 2021.

wisata3Pro-kontra soal kartu vaksinasi di Eropa (Foto: dw.com/id)

Pro-kontra soal kartu vaksinasi di Eropa - Apakah orang yang sudah divaksinasi akan mendapat kelonggaran melakukan perjalanan, masih jadi debat kontroversial di Eropa. Jerman termasuk negara yang kurang setuju, sedangkan Estonia, Polandia dan Islandia sudah mengizinkan masuk pelancong yang punya sertifikat vaksinasi.

wisata4Pariwisata anjlok di seluruh dunia (Foto: dw.com/id)

Pariwisata anjlok di seluruh dunia - Menurut survei terbaru organisasi pariwisata PBB UNWTO, sektor ini secara global mengalami penurunan sampai 74%, dengan lebih 100 juta pekerjaan terkait dengannya. Tahun 2021 juga diprediksi masih tetap akan menghadapi hambatan pembatasan perjalanan. Tren yang muncul adalah liburan di rumah, liburan berbasis alam, dan lebih banyak minat pada perjalanan ramah lingkungan.

wisata5Beijing batalkan penerbangan dan perjalanan kereta api selama Imlek 2021 (Foto: dw.com/id)

Beijing batalkan penerbangan dan perjalanan kereta api selama Imlek 2021 - Tahun Baru Imlek biasanya adalah masa ratusan juta warga Cina melakukan perjalanan mudik ke kampung halamannya. Tapi tahun ini, pemerintah Cina menghentikan layanan penerbangan dan kereta api menjelang 12 Februari, terutama untuk Beijing. Warga Cina diminta menahan diri dan tidak bepergian untuk mencegah peningkatan infeksi yang bisa menyebabkan "lockdown besar-besaran".

wisata6Israel tangguhkan penerbangan internasional (Foto: dw.com/id)

Israel tangguhkan penerbangan internasional - Israel akhir Januari menangguhkan sebagian besar penerbangan internasional selama hampir seminggu. Langkah itu dimaksudkan untuk mencegah virus mutasi masuk ke negara itu. Sampai 40 persen kasus baru di Israel disebabkan oleh mutasi Covid-19 dari Inggris, B117.

wisata7Wisatawan kembali diizinkan masuk ke Sri Lanka dengan persyaratan (Foto: dw.com/id)

Wisatawan kembali diizinkan masuk ke Sri Lanka dengan persyaratan - Sepuluh bulan setelah perbatasan ditutup, wisatawan internasional akhirnya diizinkan kembali ke Sri Lanka. Mulai 21 Januari, turis diizinkan masuk dengan mematuhi peraturan keamanan yang ketat, menunjukkan tes PCR negatif, dan tinggal di hotel karantina selama 14 hari.

wisata8Australia dan Selandia Baru membentuk "travel bubble" (Foto: dw.com/id)

Australia dan Selandia Baru membentuk "travel bubble" - Warga Australia kembali diizinkan berlibur ke Selandia Baru awal 2021 dengan sistem "gelembung perjalanan". Setelah berbulan-bulan penutupan perbatasan, Selandia Baru mengizinkan lagi wisatawan dari Australia datang tanpa persyaratan harus dikarantina. Warga Selandia Baru sudah diizinkan berkunjung ke Australia tanpa karantina sejak Oktober 2020.

wisata9Setelah jeda 8 bulan, kapal pesiar Aida melaut lagi (Foto: dw.com/id)

Setelah jeda 8 bulan, kapal pesiar Aida melaut lagi - Awal Desember tahun lalu, kapal pesiar Aida pertama kali melaut lagi menuju Canary Islands di Spanyol. Kapal yang dirancang untuk 3300 penumpang itu hanya akan membawa 50 persen penumpang. Semua penumpang harus menunjukkan sertifikat tes corona negatif, tidak lebih dari 72 jam. Di atas kapal, ada protokol kesehatam yang ketat bagi wisatawan dan pegawai (hp/vlz)/dw.com/id. []

Berita terkait
Eropa Usulkan Paspor Vaksin Perjalanan Bisnis dan Wisata
Uni Eropa akan usulkan sebuah paspor untuk yang sudah divaksinasi atau baru jalani tes virus corona untuk perjalanan bisnis atau wisata
Strategi Baru Sandiaga di Dunia Pariwisata & Ekonomi Kreatif
Penjelasan Sandiaga Uno untuk memajukan dunia pariwisata dan ekonomi kreatif.
Pemerataan Wisatawan Tantangan Bagi Menparekraf Sandiaga Uno
Dunia pariwisata Indonesia tertinggal dari Malaysia dan Thailand sehingga perlu pembenahan yang mendasar terutama meningkatkan hospitality
0
Menperin: Industri Kosmetik dan Produk Wellness Perlu Beradaptasi
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan,Untuk terus bertahan, industri kosmetik dan produk wellness perlu terus beradaptasi.