UNTUK INDONESIA
Imbauan Memutus Rantai Virus Corona di Kulon Progo
Warga Kulon Progo diminta mematuhi protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah untuk memutus rantai penyebaran virus corona.
Ilustrasi Corona (Foto: Pixabay)

Kulon Progo - Terus bertambahnya kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kulon Progo, seharusnya membuat masyarakat tetap harus waspada. Selain itu warga harus tetap mematuhi protokol kesehatan penanggulangan corona dari pemerintah.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Kulon Progo, Baning Rahayujati mengatakan, protokol kesehatan memang harus dipatuhi masyarakat. Protokol tersebut di antaranya menjaga jarak lebih dari satu meter, memakai masker didalam maupun di luar ruangan, sering mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, dan juga menghindari kerumunan.

Jika masyarakat terpaksa mendatangi suatu tempat keramaian, maka mereka harus tetap taat pada protokol kesehatan. Langkah tersebut sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus. "Bahkan jika diperlukan dan memungkinkan, masyarakat yang keluar rumah, dapat penutup wajah atau face shield," ucapnya di Kulon Progo, 5 Agustus 2020.

Sementara untuk update data Covid-19 di Kulon pada hari Rabu 5 Agustus 2020, diketahui ada dua pasien korona yang dinyatakan sembuh. Keduanya adalah pasien KP-29 yang merupakan seorang laki-laki, berusia 21 tahun dari Kapanewon Sentolo. Sebelum dinyatakan sembuh, pasien KP-29 sudah dirawat di RSUD Nyi Ageng Serang Sentolo, sejak tanggal 29 Juli 2020 lalu. Pasien ini diketahui berstatus tanpa gejala.

Bahkan jika diperlukan dan memungkinkan, masyarakat yang keluar rumah, dapat penutup wajah atau face shield.

"Sedangkan KP-30 adalah laki laki, 19 tahun yang berasal dari Kapanewon Pengasih. Pasien ini, juga berstatus tanpa gejala dan diisolasi di Rumah Sakit Bhayangkara Yogyakarta sejak tanggal 29 Juli,” tutur Baning.

Selain kesembuhan, lanjut Baning, diketahui ada ada penambahan satu kasus baru, yakni KP-39 berjenis kelamin laki laki dengan usia 32 tahun. Pasien yang berasal dari Kapanewon Nanggulan ini memiliki riwayat perjalanan dari Kalimantan Timur. KP-39 sekarang ini sudah diisolasi di RSUD Nyi Ageng Serang Sentolo.

“Hingga Kamis, 5 Juli 2020, total akumulasi pasien positif di Kulon Progo mencapai 39 orang. Rinciannya, 14 masih dirawat dan 25 lainnya sudah sembuh," ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kulon Progo Fajar Gegana mengatakan, kepatuhan pada protokol kesehatan harus dimiliki setiap masyarakat Kulon Progo. Dirinya melihat masih ada warga yang tidak patuh pada protokol saat berada di fasilitas umum. "Hal ini tentu mengkhawatirkan karena pandemi Covid-19 belum berakhir. Masyarakat tetap harus waspada dan patuh pada protokol kesehatan," tuturnya. []

Berita terkait
Corona Yogyakarta Tambah 17 Pasien, Sembuh 29 Orang
Kasus corona di DIY per 5 Agustus 2020 ada penambahan 17 pasien baru, sedangkan yang sembuh 29 orang.
Dukung Instruksi Jokowi, GM FKKPI DIY Bagikan Masker
GM FKPPI DIY bagi-bagi masker selama 14 hari ke depan. Langkah ini sebagai bentuk dukungan terhadap Instruksi Presiden Jokowi.
Data Pasien Corona Meninggal per 26 Juli 2020 di DIY
Dilaporkan satu pasien corona asal Bantul meninggal. Sampai saat ini pasien positif Covid-19 di Provinsi DIY yang meninggal ada 17 orang.
0
Imbauan Memutus Rantai Virus Corona di Kulon Progo
Warga Kulon Progo diminta mematuhi protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah untuk memutus rantai penyebaran virus corona.