UNTUK INDONESIA
ILUNI UI Bagikan 8.000 Hand Sanitizer Gratis
ILUNI UI akan membagikan 8.000 botol hand sanitizer secara gratis kepada masyarakat di beberapa wilayah di Jakarta, mulai Selasa, 24 Maret 2020.
Para relawan ILUNI UI tengah mengerjakan proses pembuatan Kimi Hand-Sanitizer ke dalam botol ukuran 100 ml yang akan didistribusikan secara gratis mulai Selasa, 24 Maret 2020. (Foto: Istimewa)

Jakarta – Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) akan membagikan 8.000 botol hand sanitizer secara gratis kepada masyarakat di beberapa wilayah di Jakarta, mulai Selasa, 24 Maret 2020. Menikapi semakin langka dan mahalnya hand sanitizer semenjak mewabahnya Corona Covid-19 di Indonesia, khususnya Jakarta.

Setelah itu akan ada tim kami yang menyortir dan menghubungi pemohon untuk informasi lebih lanjut.

Ketua Umum ILUNI UI Andre Rahadian mengatakan, pembuatan hand sanitizer yang diberi merek Kimi Hand-Care ini diproduksi oleh Departemen Kimia Fakultas Kedokteran UI (FKUI) dan didistribusikan oleh ILUNI UI. 

Produksi Kimi Hand-Care dibantu oleh relawan yang direkrut oleh Departemen Kimia FKUI dan ILUNI UI, bahkan melibatkan pihak di luar UI. Proses produksi sudah dimulai sejak Senin, 16 Maret 2020 di Laboratorium Departemen Kimia FKUI kampus Salemba. Tercatat sebanyak 4.200 botol hand sanitizer berukuran 100 ml yang diproduksi tersebut telah dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan. 

“Kimi Hand-Care diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan namun tidak mempunyai daya beli yang cukup,” ujar Andre.

Membludaknya permintaan akan Kimi Hand-Care membuat Departemen Kimia FKUI sempat menghentikan produksi. Kini produksi kembali dilanjutkan untuk dibagikan melalui ILUNI UI. 

“Sebelumnya diambil langsung di Salemba sehingga massa menumpuk, kali ini kami yang akan jemput bola dan membagikan ke masyarakat baik langsung maupun lewat komunitas sehingga masyarakat tidak perlu keluar rumah,” jelas Andre. 

Komunitas yang sudah terdata oleh ILUNI UI selanjutnya akan mengambil di sekretariat ILUNI UI berdasarkan jadwal yang telah ditentukan. “Hal ini dilakukan sebagai usaha memutus rantai penyebaran Covid-19,” ucap Andre.

Departemen Kimia FKUIPara dokter dari Departemen Kimia FKUI tengah menuangkan bahan kimia ke dalam sebuah tabung untuk meracik hand-sanitizer yang dilabeli Kimi Hand-Care. Produk ini akan dibagikan gratis untuk masyarakat dan Komunitas yang terdaftar pada Selasa, 24 Maret 2020. (Foto: Istimewa)

Andre mengatakan untuk melakukan pemesanan masyarakat harus mengikuti prosedur yang telah ditentukan, yakni mengirimkan surat permohonan resmi dari komunitas atau institusi ke email [email protected] dengan menjelaskan berapa banyak dan untuk apa Kimi Hand-Care. 

“Setelah itu akan ada tim kami yang menyortir dan menghubungi pemohon untuk informasi lebih lanjut,” ujar Andre.

Dana pembuatan Kimi Hand-Care ini digalang dari dukungan para alumni UI sebagai dukungan terhadap penanganan bencana nasional Covid-19 dan sudah terkumpul sebesar Rp 224.699.564 per Senin, 23 Maret 2020. 

Selain itu banyak juga kalangan masyarakat dan perusahaan yang ikut memberikan donasi untuk memproduksi Kimi Hand-Care agar dibagikan gratis.

Sayangnya, tingginya antusiasme tersebut tidak didukung oleh ketersediaan bahan baku pembuatannya, termasuk botol kemasan. Departemen Kimia FKUI mengakui sangat kesulitan mencari bahan baku saat ini dan berharap ada perusahaan kimia dan perusahaan botol kemasan yang bisa mendukung kegiatan ini dengan pasokan bahan baku. 

“Meski begitu, kami tetap berkomitmen ILUNI UI akan mencari cara untuk dapat memproduksi dan mendistribusikan Kimi Hand-Care kepada masyarakat dengan cara yang lebih efektif,” kata Andre. []

Berita terkait
Menengok Desa Ciu untuk Hand Sanitizer di Banyumas
Desa Wlahar merupakan salah satu desa penghasil ciu di Banyumas. Ciu Walahar saat ini digunakan untuk bahan pembuatan hand sanitizer
Hand Sanitizer UIN Walisongo Semarang Dibagi Gratis
Dosen dan mahasiswa UIN Walisongo Semarang membuat dan membagi gratis hand sanitizer ke masyarakat sekitar kampus.
UIN Alauddin Makassar Ciptakan Hand Sanitizer
Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar membuat terobosan baru, dengan menciptakan Hand Sanitizer dari daun Pegagan
0
Kabar Baik, 15 Pasien Corona di Gowa Sembuh
Kabar baik datang dari Gowa Sulawesi Selatan, dimana 15 pasien positif virus Corona dinyatakan sembuh.