Jakarta, (Tagar 8/11/2018) - Penyanyi rock yang populer di tahun 80-an, Ikang Fawzi, angkat suara terkait kasus pelecehan seksual yang dialami mahasiswi UGM saat menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN). Menurutnya, ada tindakan seksual di kampus tersebut sangat memprihatinkan.

"Di dunia kampus... sangat memprihatinkan!" kata Pelantun tembang Preman ini kepada Tagar News, Kamis (8/11).

Ikang diketahui merupakan alumnus UGM. Ia menyabet gelar master program Magister Administrasi Bisnis UGM pada 2011 lalu. Ia tidak menyangka kasus kekerasan seksual terjadi dalam lingkup pendidikan di universitas yang bertempat di Bulaksumur, Yogyakarta tersebut.

Untuk setiap tersangka kekerasan seksual, baik di kampus atau di manapun, Ikang berharap semua pihak bersikap tegas. Baginya, setiap pelaku kekerasan seksual wajib diberi ganjaran yang pantas.

"Apa pun alasannya tindakan kekerasan (seksual) kepada orang lain adalah melanggar hukum," lanjut suami artis Marissa Haque tersebut.

Pagi tadi, mahasiswa lintas jurusan UGM melakukan aksi damai menuntut kampus mengganjar pelaku kasus kekerasan seksual yang dialami mahasiswi UGM saat KKN. Aksi mereka diikuti staf, alumni UGM dan sejumlah mahasiswa di Yogyakarta.

Salah satu poin tuntutan yang menjadi perhatian mahasiswa yang menjalankan aksi adalah memenuhi hak-hak korban kekerasan seksual di KKN UGM, termasuk hak mendapatkan informasi terkini dan transparan mengenai proses penanganan kasus, serta pendampingan psikososial, layanan kesehatan, bantuan hukum, dan penggantian kerugian materil.

Sebelumnya Badan Penerbitan dan Pers Mahasiswa (BPPM) Balairung UGM memposting artikel terkait kekerasan seksual yang terjadi saat KKN UGM pada 5 November kemarin. Kasus yang terjadi pada Juni 2017 itu kemudian heboh hingga saat ini. []