IGA 2020, Pemkot Bogor Raih Pemerintah Daerah Terinovatif

Pemerintah Kota Bogor raih penghargaan atas pemerintah terinovatif pada penganugerahan Innovative Government Award (IGA) 2020.
Pemerintah Kota Bogor berhasil raih penghargaan atas pemerintah terinovatif pada penganugerahan Innovative Government Award (IGA) 2020 yang diterima langsung oleh Wali Kota Bogor Bima Arya. (Foto: Tagar/kotabogor.go.id)

Jakarta – Pemerintah Kota Bogor berhasil raih penghargaan atas pemerintah terinovatif pada penganugerahan Innovative Government Award (IGA) 2020 yang diserahkan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Hotel Sultan Jakarta, pada Jumat, 18 Desember 2020.

Mudah-mudahan tidak langkah mundur. Dan tantangan ke depan khususnya di 2021 nanti adalah bagaimana kita harus terus berinovasi dalam pelayanan publik khususnya terkait dengan penangan Covid-19. Perlu inovasi-inovasi di lapangan dalam penanganannya,

Penghargaan ini diterima secara langsung oleh Wali Kota Bogor Bima Arya yang diserahkan oleh Sekretaris Jenderal Kemendagri Muhammad Hudori dan disaksikan oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Dengan adanya penghargaan ini pun melengkapi adanya penghargaan sebelumnya yang sama pada tahun 2019, Bima Arya pun berikan apresiasinya kepada para ASN Kita Bogor.

“Artinya inovasinya sudah melembaga dan sudah menjadi budaya. Jadi saya mengapresiasi teman-teman ASN Kota Bogor yang berhasil mempertahankan tradisi inovasi ini,” ucapnya.

Inovasi yang sudah menjadi budaya tersebut diharapkan oleh Bima dapat terus tercipta sebagai upaya dalam memberikan pelayanan publik yang terbaik.

“Mudah-mudahan tidak langkah mundur. Dan tantangan ke depan khususnya di 2021 nanti adalah bagaimana kita harus terus berinovasi dalam pelayanan publik khususnya terkait dengan penangan Covid-19. Perlu inovasi-inovasi di lapangan dalam penanganannya,” kata Bima.

Sedangkan, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bogor Hanafi mengatakan sekiranya pada 2020 Pekot Bogor telah lahirkan 64 inovasi dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Pemda punya kewajiban untuk melayani masyarakat. Melayani itu ada dua, yakni melayani dalam administratif dan melayani dalam program kegiatan. Semuanya tujuannya sama, yaitu mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Tahun ini ada 64 inovasi yang sudah dibuat oleh teman-teman OPD,” jelas Hanafi.

Hanafi menyampaikan bahwa penghargaan yang diberikan oleh Kemendagri sangat memotivasi pemerintah daerah khusunya di masa pandemi Covid-19 ini.

“Dengan kondisi yang tidak kondusif dan situasi yang tidak pasti ini, kita harus tetap mengambil keputusan. Salah satunya dengan cara berinovasi,” katanya.

Harapannya pada 2021 mendatang akan ada pola baru yang diciptakan oleh para OPD. “Jadi yang kita hasilkan hari ini saya akan evaluasi dengan OPD terkait dengan kira-kira yang terkendala kemarin itu apa, yang harus dilakukan oleh OPD itu seperti apa. Kita akan evaluasi semuanya. Dengan harapan 2021 kita lebih inovatif dengan pola-pola terbaru. Karena apapun alasannya, kita harus tetap melayani masyarakat di situasi apapun,” ucap Hanafi.

Untuk diketahui, pada IGA 2020 ini diikuti oleh partisipasi sebesar 89,3% atau 484 daerah. Pemerintah Provinsi yang ikut serta yakni sebanyak 100% atau 34 daerah dan pemerintah daerah kabupaten sebesar 86,7% atau 360 daerah.

Sementara pemerintah kota sebesar 96,7% atau 90 daerah dengan jumlah inovasi terlaporkan sebanyak 14.897 inovasi atau meningkat sebesar 86% dari tahun 2019 yaitu 8.014. []

Baca juga:

Berita terkait
Pemkot Bogor Pilih PSBMK Bukan PSBB Total Jakarta
Pemkot Bogor memilih PSBMK bukan PSBB Total seperti yang akan dijalankan Pemprov DKI Jakarta mulai tangga 14 September 2020
Jakarta PSBB Total, Pemkot Bogor Perpanjang PSBM
Jakarta terapkan PSBB, Pemkot Bogor, Jabar, perpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Mikro dan Komunitas (PSBMK) sampai 29 September 2020
Langkah Pemkot Bogor Cegah Penyebaran Virus Corona
Pemkot Bogor, Jabar, terapkan protokol kesehatan secara ketat untuk cegah penyebaran virus corona (Covid-19) dengan sanksi denda
0
Simak 5 Aplikasi dan Situs Simulasi Tes CPNS
Terdapat lima aplikasi dan situs simulai tes CPNS 2021 yang sudah disiapkan untuk mengisi kota sebanyak 105.777 dari 189.102 formasi ASN yang ada.