Ibu di Kulon Progo Temukan Anaknya Gantung Diri di Rumah

Kagetnya seorang ibu di Kalibawang, Kulon Progo, Yogyakarta pada pagi buta mendapati anaknya meninggal dengan cara gantung diri.
Lokasi kejadian gantung diri di Ngentak, Banjararum, Kalibawang, Kulon Progo, Yogyakarta. (Foto: Istimewa)

Kulon Progo - Seorang pria ditemukan meninggal dengan gantung diri di belakang rumahnya yang berada di Padukuhan Ngentak, Kalurahan Banjararum, Kapanewon Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta. Pria berusia 26 tahun ini nekat melakukan bunuh diri diduga mengalami depresi.

Kasubag Humas Polres Kulon Progo Inspektur Satu (Iptu) I Negah Jeffry membenarkan adanya kejadian gantu diri di wilayah hukum Polsek Kalibawang. "Unit Reskrim Polsek Kalibawang telah menerima kejadian tersebut pada Kamis, 25 Pebruari 2021 pukul 06.00 WIB. Korban diketahui bernama Pardiyono usia 26 tahun," katanya, Sabtu, 27 Februari 2021.

Baca Juga:

Menurut dia, pertama kali kejadian gantung diri diketahui Jemiyem, 65 tahun, yang tidak lain merupakan ibu korban. Saat itu, Jemiyem bangun pagi dan bermkasud ke rumah belakang. Saat sampai di rumah belakang, dia melihat anaknya sudah dalam keadaan tergantung di kayu belandar rumah setinggi lebih kurang 2,7 meter dengan seutas tali kenur.

Namun sudah beberapa bulan korban tidak mengonsumsi obat dan tidak pula memeriksakan diri.

Mendapati hal itu, Jemiyem berteriak sekuat tenaga sambil minta tolong kepada tetangganya. Kejadian ini kemudian memberitahukan kepala dukuh setempat, Khoiriyansyah Ariya Darussalam lalu melaporkannya ke Polsek Kalibawang.

Menerima laporan ini, Polsek Kalibawang mendatangi lokasi kejadian dan mendapati korban ditemukan sudah meninggal dalam keadaan tergantung. Korban mengenakan kaos warna putih dan celana pendek warna krem. Di sebelah korban terdapat tangga bambu dalam keadaan tersandar yang diduga digunakan gantung diri.

Baca Juga:

Iptu Jeffry mengungkapkan, dokter Puskesmas Kalibawang yang memeriksa kondisi korban, tidak menemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada diri korban. Terdapat luka jeratan di leher dan luka gores kecil di kaki kiri.

Dia mengatakaan, berdasarkan keterangan korban mempunyai riwayat gangguan jiwa atau depresi. Selama ini korban diketahui menjalani rawat jalan serta mengkonsumsi pengobatan rutin dari puskesmas. "Namun sudah beberapa bulan korban tidak mengonsumsi obat dan tidak pula memeriksakan diri," ungkapnya. []

Berita terkait
Seorang Remaja di Polman Sulbar Ditemukan Gantung Diri
Seorang remaja asal Dusun Sarampu, Desa Kuajan, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar, Sulbar ditemukan gantung diri di pasar.
Sehari, 2 Lansia Grobogan Ditemukan Meninggal Gantung Diri
Dua lansia di Grobogan ditemukan gantung diri di rumahnya. Bunuh diri diduga depresi dengan penyakitnya.
Ini Alasan Sepasang Kekasih di Toraja Utara Gantung Diri
Sepasang kekasih di Toraja Utara mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri. Berikut alasan keduanya bunuh diri.
0
DPR RI: Indonesia Tak Dapat Kuota Haji 2021
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan Indonesia tidak mendapat kuota haji 2021 dari Pemerintah Arab Saudi.