UNTUK INDONESIA
Ibrahimovic Belum Pastikan Bertahan di AC Milan
Striker Zlatan Ibrahimovic memastikan terikat kontrak dengan AC Milan. Namun dia belum menetapkan masa depannya, bertahan di Milan atau pensiun.
Striker Zlatan Ibrahimovic memastikan masih terikat kontrak dengan AC Milan. Namun dia belum menetapkan masa depannya, bertahan di Milan atau pensiun. (Foto: acmilan.com)

Jakarta - Striker Zlatan Ibrahimovic memastikan dirinya masih terikat kontrak dengan AC Milan. Namun dia belum menetapkan apakah bertahan di Milan atau pindah ke klub lain. Atau justru memutuskan pensiun karena usianya sudah 38.

Ibrahmovic tetap menghormati kontrak dengan Milan yang berakhir Juni 2020. Dirinya pun menyatakan kesiapannya bila kompetisi Serie A Italia kembali digulirkan.

Hanya apakah eks penyerang Inter Milan ini tetap bertahan menyelesaikan kompetisi atau memilih mengakhiri kontrak sesuai jadwal yang sudah menjadi kesepakatan kedua belah pihak. Pasalnya, Liga Italia kemungkinan baru digulirkan kembali pada akhir Mei atau awal Juni. 

Saya selalu ingin menunjukkan performa terbaik dan memberi kontribusi bagi tim saat bermain. Saya bermain bukan karena apa yang sudah saya raih atau siapa saya

Bila jadwal itu tak berubah, maka kompetisi baru bisa diselesaikan setelah Juni, yaitu Juli atau Agustus mendatang. Ibrahimovic pun belum memberi jawaban saat kontraknya sudah berakhir namun kompetisi masih berjalan.

"Saya masih memiliki kontrak dengan Milan. Selanjutnya, kita lihat saja bagaimana akhirnya bila kontrak itu berakhir," kata Ibrahimovic seperti dikutip Football Italia.

"Saya tentu ingin tetap bermain sepak bola selama mungkin. Tetapi kita tidak tahu apa yang terjadi. Saya selalu ingin menunjukkan performa terbaik dan memberi kontribusi bagi tim saat bermain. Saya bermain bukan karena apa yang sudah saya raih atau siapa saya," ucapnya.

Ibrahimovic kembali ke Milan pada Januari 2020. Sebelumnya, dia pernah menjadi bagian dari skuat Rossoneri pada 2010 sampai 2012. Saat itu, Ibrahimovic dipinjamkan Barcelona selama satu musim dan kemudian dikontrak secara permanen pada musim berikutnya.

Namun, pada musim berikutnya dia sudah pergi dan bergabung dengan Paris Saint-Germain. Bahkan pemain yang sudah bermain lebih dari 100 kali di tim nasional Swedia ini sempat membela PSG selama 4 musim.

Ibrahimovic Angkat Moral Pemain dan Posisi Milan

Saat kembali ke Milan, dirinya memiliki tugas mengangkat moral pemain dan posisi tim. Meski tak pernah memenangi Liga Champions, namun Ibrahimovic tetap diakui sebagai pemenang. Ini dibuktikan dengan raihan banyak trofi sejak Ibra melejit bersama Ajax Amsterdam.

Hasilnya memang tak mengecewakan. Bermain 10 kali sebelum kompetisi dihentikan karena pandemi Covid-19, eks penyerang Manchester United ini mampu mencetak 4 gol dan membuat satu assist. Dia juga mampu menjadi leader di ruang ganti.

Baca juga: 

Milan, Antara Icardi dan Milik Gantikan Ibrahimovic

Zlatan Ibrahimovic Awali Kampanye Perangi Corona

"Bila berada di sebuah tim, Anda harus memberi kontribusi. Namun kita lihat saja apa yang terjadi," kata dia.

"Untuk saat ini, saya tidak tahu (kapan kembali ke Milan). Meski demikian, kami ingin secepatnya tahu kapan mulai latihan lagi," ucap Ibrahmovic yang juga pernah meraih sukses selama 2 musim di Juventus.

Milan sesungguhnya ingin mempertahankan Ibrahimovic selama satu tahun lagi. Namun dirinya juga dikabarkan bakal pensiun dan bekerja bersama agennya, Mino Raiola. []

Berita terkait
Ibrahimovic Selevel dengan Messi dan Ronaldo
Pelatih Italia Roberto Mancini menilai striker Zlatan Ibrahimovic berada di level sama dengan Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.
AC Milan Duetkan Ibrahimovic dengan Werner? Mimpi
AC Milan berambisi menduetkan striker Zlatan Ibrahimovic dengan Timo Werner. Namun harapan itu sulit terwujud karena Ibrahimovic menolak bertahan.
Ibrahimovic dan Pemain Usia 30 Terusir dari Milan
Striker veteran Zlatan Ibrahimovic bakal terusir dari AC Milan. Dirinya termasuk pemain berusia di atas 30 yang bakal dilepas Milan.
0
Relaksasi Kredit, Bank di Daerah Masih Saja Menagih
Presiden Jokowi membuat kebijakan relaksasi kredit saat pandemi Covid-19, praktiknya petugas bank milik negara masih ada yang menagih bunga kredit.