Honda Brio di Banyuwangi Ringsek Usai Dihantam KA Probowangi

Tabrakan antara Honda Brio dan KA Probowongi terjadi di Desa Labanasem, Kecamatan Kabat, Banyuwangi karena tidak adanya palang pintu.
Mobil Honda Brio yang tertabrak Kereta Api Probowangi menjadi tontonan warga.(Foto: Istimewa/Tagar/Hermawan)

Banyuwangi - Kecelakaan terjadi di perlintasan Kereta Api (KA) di Desa Labanasem, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, saat KA Probowangi menghantam mobil Honda Brio, Rabu, 30 September 2020. Beruntung dalam kecelakaan tersebut tidak menyebabkan korban jiwa. 

Kepala Unit Lalu Lintas Kepolisian Sektor Rogojampi, Inspektur Satu Taufan Akbar menjelaskan kronologi kecelakaan itu bermula dari mobil Honda Brio dikemudikan Israie, 34 tahun bersama dua orang penumpangnya melaju dari timur ke barat. Sampai di lokasi kejadian, mobil tersebut berjalan pelan-pelan.

Sebelum terlibat kecelakaan, warga sekitar berteriak memberi peringatan kepada si pengemudi mobil bahwa ada kereta api melintas.

Di waktu bersamaan, sedang melaju KA Probowangi relasi Surabaya-Banyuwangi dari arah selatan ke utara. Karena jarak yang sudah begitu dekat, kecelakaan tak terhindarkan.

"Sebelum terlibat kecelakaan, warga sekitar berteriak memberi peringatan kepada si pengemudi mobil bahwa ada kereta api melintas," ujarnya kepada Tagar, Rabu, 30 September 2020. 

Taufan menambahkan beruntung kecelakaan tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Hanya kerugian material saja.

"Tidak ada korban jiwa, hanya kerugian sekitar sepuluh juta rupiah," kata dia.

Sementara itu, Pelaksana harian (Plh) Manager Hubungan Masyarakat PT KAI daop 9 Jember, Raditya Mahardika membenarkan adanya kecelakaan tersebut. 

"Benar, sebuah mobil telah menemper KA Probowoangi pada petak jalan Rogojampi-Banyuwangi Kota, di KM 74+9, perlintasan tidak dijaga. Akibatnya, perjalanan KA Probowangi terganggu selama 7 menit sebelum melanjutkan kembali perjalanannya," ucapnya.[]

Berita terkait
Bawaslu Banyuwangi Sebut 2 Calon Bupati Punya Kedekatan ASN
Bawaslu Banyuwangi memperingatkan ASN agar menjaga netralitas di Pilkada Serentak. Pasalnya, potensi calon bupati mobilisasi ASN cukup besar.
Deteksi Dini Tsunami, BPBD Banyuwangi Tambah 3 EWS
Selain menambah 3 alat pendeteksi tsunami, BPBD Banyuwangi juga memasang rambu jalur dan tempat aman evakuasi saat terjadi bencana.
Pembersihan APK Paslon Bupati Banyuwangi di Zona Terlarang
Bawaslu Banyuwangi sudah menyurati dua pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi untuk menurunkan APK yang berada di zona terlarang.
0
Prakiraan Cuaca Jakarta, Rabu 2 Juni 2021
BMKG menyampaikan peringatan dini waspada potensi hujan, kilat, petir, dan angin kencang, di wilayah Jaksel dan Jaktim pada sore dan malam hari.