UNTUK INDONESIA

Harapan Warga untuk Pemimpin Bantul, Wujudkan Projotamansari

Warga Bantul berharap kepada pemimpin baru yang baru saja dilantik untuk bisa mewujudkan motto kabupaten, Projotamnsari.
Ucapan selamat dari relawan secara simbolis kepada Bupati dan Wakil Bupati Bantul yang baru, Abdul Halim Muslih dan Joko Purnomo. (Foto: Tagar/Faya Lusaka Aulia)

Bantul - Tim relawan perwakilan masyarakat Bantul berharap kepada Bupati dan Wakil Bupati Bantul terpilih mewujudkan apa yang sudah diucapkan saat kampanye Pilkada 2020 lalu. Di sisi lain, masyarakat berharap agar Bantul benar-benar menjadi Projotamansari.

Suryanti, 40 tahun, warga Wonokromo, Kapanewon Pleret, Bantul, mengucapkan selamat atas dilantiknya pemimpin Bantul yang baru. Banyak harapan yang dituangkan kepada pasangan yang berlatar belakang PKB dan PDIP ini. "Bantul harus bisa mewujudkan slogannya, Projomatamansari," katanya, Jumat, 26 Februari 2021.

Baca Juga:

Projotamansari merupakan slogan yang berasal dari akronim atau singkatan Produktif-profesional, Ijo Royo royo, Tertib, Aman, Sehat, dan Asri. Produktif-Profesional maksudnya agar potensi yang ada, SDA dan SDM dapat produktif dan dikelola dengan baik untuk kesejahteraan warga.

Ijo Royo-royo berarti tanah yang ada di Bantul harus menghasilkan di musim kemarau sekalipun. Tertib maksudnya antara pemerintah, pejabat dan warganya disiplin pada aturan. Aman artinya terwujudnya keamanan di masyarakat sehingga stabilitas daerah terjaga.

Bantul harus bisa mewujudkan slogannya, Projomatamansari.

Sehat artinya sehat baik dari segi rohani dan jasmani juga lingkungannya. Asri yakni pemandangan yang serasia dan selaras antara kota dan desa untuk menumbuhkan betah menempati serta memanfaatkan potensi lingkungan dengan kreativitasnya yang tidak merusak lingkungan yang ada.

Seorang relawan, Rustam Fatoni berharap pemimpin Kabupaten Bantul tersebut dapat membuat program-program yang mensejahterakan rakyat, dan pro dengan rakyat. "Jadi kami harapkan programnya bisa berpihak pada rakyat, baik dari segi pendidikan, ekonomi kerakyatan, dan kesehatan terutama bagi masyarakat yang kurang mampu,” jelas Rustam Fatoni.

Terkait pandemi yang merupakan musibah ini, maka antara pemerintah dan masyarakat harus bersatu padu menyelesaikan. Baik itu dibidang kesehatan maupun penanggulangan. Yang jelas rakyat kecil menjerit sekali baik dari kegiatan ekonomi dan sebagainya. 

Baca Juga:

Maka berharap agar pemerintah juga memikirkan atas dampak Covid-19 yang saat ini terjadi. "Karena saat ini banyak sekali saudara-saudara yang menjerit ekonominya, karena semua serba sulit dan serba dibatasi,” jelas Rustam Fatoni.

Kemudian atas dilantiknya Abdul Halim Muslih dan Joko Purnomo sebagai Bupati dan Wakil Bupti Bantul relawan secara simbolis mengucapkan selamat dengan memberikan kalungan bunga kepada keduanya. Selaku masyarakat Kabupaten Bantul dan relawan yang kemarin bersama-sama berjuang memilih pasangan ini turut serta berbahagia. []

Berita terkait
Sikap Srikandi Projotamansari di Pilkada Bantul
Kaum perempuan strategis dalam politik. Mereka yang tergabung dalam Srikandi Projotamansari bersikap di Pilkada Bantul.
Semangat Baru Bantul, Nama Kecamatan Resmi Diganti Kapanewon
Nama kecamatan di Kabupaten Bantul resmi diganti menjadi kapanewon sesuai amanat UU Keistimewaan Yogyakarta. Harapannya menjadi semangat baru.
Isi Pesan Sultan untuk Bupati Sleman, Bantul dan Gunungkidul
Bupati/wabup terpilih Pilkada, yakni Sleman, Bantul, Gunungkidul resmi dilantik, tadi siang. Berikut pesan penting Sri Sultan HB X kepada mereka.
0
Harapan Warga untuk Pemimpin Bantul, Wujudkan Projotamansari
Warga Bantul berharap kepada pemimpin baru yang baru saja dilantik untuk bisa mewujudkan motto kabupaten, Projotamnsari.