UNTUK INDONESIA
Hangatnya Kopi dan Musik di Sela Cuaca Dingin Ruteng
Alline Cafe Houese menjadi kafe popular di Ruteng, manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan alunan live musiknya pada setiap akhir pekan.
Seorang pengunjung Alline Cafe House bernyanyi diiringi oleh permainan kibor musisi berpengalaman. (Foto: Tagar/Pepi Kurniawan)

Ruteng - Mendung sore itu terasa semakin syahdu saat alunan musik dan nyanyian terdengar dari dalam Alline Cafe House, Ruteng, Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sejumlah pengunjung terlihat menikmati suasana di tempat itu.

Seorang pria berjaket tampak menggenggam mikrofon berwarna putih dengan ujung kuning. Dia menyanyikan lagu diiringi beberapa musisi yang ada di sekelilingnya. Mikrofon lain diletakkan tepat di depan pemain kibor yang ada di sebelah kanannya.

Para pengunjung terlihat santai di kursi masing-masing. Sebagian mereka sengaja datang ke kafe itu untuk melepas penat setelah seharian bekerja.

Lantunan lagu-lagu dan minuman panas yang disajikan di Alline Café House seperti mampu menghangatkan cuaca sore yang dingin. Ruteng yang dijuluki kota seribu gereja itu memang terkenal dengan suhunya yang dingin, karena letaknya berada di dataran tinggi, sekitar 1.200 meter di atas permukaan laut.

Ruteng bahkan pernah menjadi kota terdingin di Indonesia menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Juli 2019.

Beragam Menu

Alline Cafe House cukup popular bagi warga Ruteng. Pengunjung yang datang didominasi oleh kaum muda, meski tak jarang sejumlah orang yang sudah berkeluarga mengisi waktu luangnya bersama anak-anak mereka di kafe itu.

Cerita Kafe Ruteng (2)Sejumlah pengunjung Alline Cafe House di Ruteng sedang duduk santai menikmati minuman yang disajikan. (Foto: Tagar/Pepi Kurniawan)

Beragam menu makanan dan minuman yang disediakan membuat pengunjung cukup leluasa memilih, termasuk beragam kopi orisinal, seperti capucino, cafe latte, flat white, machiatto latte, machiatto coffe, americano, long black, red eye, ekspresso, cortado dan cold brew, dengan beragam kopi khas dari Flores.

Pengunjung juga bisa menikmati manisnya flavour coffee seperti affogato, rum capps, irisch capps, hazzelnuts capps, caramel capps, iced coffee kekinian dan biscuit coffee late.

"Banyak varian kopi yang kami sediakan, seperti kopi Juria, Arabika Manggarai ada beberapa varian juga kopi dari daerah lain di Flores, tapi semuanya dari pulau Flores. Ini untuk mendukung petani kopi lokal juga" kata Odhy pemilik Alinne Cafe House, Selasa 20 Oktober 2020.

Bukan hanya menyediakan sajian kopi berkualitas, kafe yang terletak di Jalan Slamet Riyadi no 20 itu memiliki barista berpengalaman, sehingga racikan kopi yang dihasilkan pun bisa dipastikan memiliki rasa yang mantap.

Pengelola kafe ini menyadari bahwa tidak semua pelanggan merupakan peminum kopi. Untuk tetap memanjakan mereka, Alline Coffee House juga menyiapkan varian minuman lain, seperti lemon tea, tea, jeruk dan lain-lain.

Seperti kebanyakan kafe lain, Alline Café House juga menyiapkan makanan ringan maupun makanan yang bisa mengenyangkan. Menu yang menjadi andalan adalah pizza, makanan khas Italia.

Bukan tanpa alasan, pizza menjadi menu andalan karena memang sebelumnya tempat itu hanya khusus menyediakan pizza saja, sejak tahun 2010. Beragam varian pizza yang disediakan antara lain, Pizza Beef in Bolognaise, Pizza Beef with Black paper, Pizza Origina Meat Lover, Pizza Tuna Lover, Pizza Sausage Over, Pizza Cheese Lover, Pizza Hawaian, Pizza Vegetarian dan Pizzaa Signature One.

Dulu banyak menu, tapi kita sudah sortir selama 10 tahun. Sehingga kita bisa tahu apa yang menjadi favorit.

Saat ini pihaknya telah mengurangi alias menyortir beberapa menu yang dianggap kurang digemari atau kurang popular. Dulunya menu makanan yang disediakan jauh lebih banyak banyak menu yang disediakan,

Musisi Profesional

Beberapa tahun terakhir Alinne Café House menjadi lokasi nongkrong favorit, khususnya para pemuda, terlebih pada akhir pekan. Saat akhir pekan merupakan hari yang istimewa di Alinne Café House, sebab ada pertunjukan musik langsung atau live music.

Cerita Kafe Ruteng (3)Suasana live musik atau pertunjukan musik langsung di Alline Cafe House, Ruteng, Nusa Tenggara Timur. (Foto: Tagar/Pepi Kurniawan)

Dari sejumlah kafe yang ada di Ruteng, Alline Cafe House menjadi satu-satunya kafe yang rutin menyajikan pertunjukan live music.

Tak jarang para pemuda yang berkunjung datang berpasangan bersama kekasihnya. Selain menikmati sajian makanan dan minuman, para pemuda itu bebas untuk bernyanyi diiringi musisi profesional yang disiapkan Alline Café House. Mereka bisa mengekspresikan perasaannya melalui lagu-lagu.

"Sebenarnya untuk memberikan suasana segar dan rileks, orang bisa menikmatinya. Feadback atau menghibur kita punya customer. Mereka bermain berginizz berbeda dengan dengan tempat lain karena di sini tampil live performance, akustik dan piano klasik" kata Odhy.

Jika enggan atau sungkan untuk bernyanyi, para pengunjung bisa menikmati merdunya suara penyayi di situ sambil menyeruput secangkir kopi hangat.

Seorang musisi yang sering tampil di Alinne Café House, Georgius Nanggur,adalah seorang musisi yang sudah puluhan tahun bergelut di bidang seni musik. Tepatnya 25 tahun.

Kemampuan bermusiknya bisa dibilang tidak perlu diragukan lagi. Sebelum bermain musik di Alinne Café House, Georgius sempat menjadi musisi di Bali, Manado dan Taiwan. Tak jarang ia juga melatih beberapa anak muda yang hendak belajar bermain musik di tempat.

Beberapa di antara pemuda yang berlatih musik padanya kini sudah berprofesi sebagai musisi di beberapa tempat, termasuk di Bali.

"Ada beberapa anak muda yang dulu sering saya latih di sini, sekarang mereka sudah kerja di cafe di Bali untuk main musik" katanya.

Selain bermain musik pada setiap akhir pekan, pria asal Ruteng Puu itu juga melayani permintaan khusus dari para pengunjung untuk bermain musik, juga untuk mereka yang ingin kursus.

"Kesannya bagus, Ruteng sudah berkembang, dunia musiknya bagus. Pada umum banyak penggemar musik. Kalau ada tamu yang belajar main musik juga akan dilayani. Banyak anak muda yang gabung di sini sambil melatih" kata Georgius.

Apalagi Alline Cafe House kata dia bebas untuk segala umur, mulai dari anak-anak sampai orang tua.

Cerita Kafe Ruteng (4)Sejumlah pelanggan di Alline Cafe House, Ruteng, Nusa Tenggara Timur (NTT). (Foto: Tagar/Pepi Kurniawan)

Dia berharap agar anak muda di Ruteng semakin giat belajar musik, jangan hanya berlatih saat menjelang pentas.

"Pesan saya kalau keluar harus bisa bermain musik, karena di kota besar banyak membutuhkan pemain musik, sehingga ada pendatapatan baru" katanya.

Sementara, seorang pengunjung Alline Café House, Andre, mengaku sangat menikmati suasana dan kuliner yang disajikan di tempat itu. Dia mengaku sangat puas dengan pelayanan yang diberikan.

"Kami sangat puas kunjung ke tempat ini, karena rasa kopi yang nikmat dan makanannya juga apalagi ditemani alunan musik. Pokoknya bagus sekali" kata Andre. []

Berita terkait
Pujian Melly Goeslaw untuk Gadis Asal Ruteng NTT
Melly Goeslaw, penyanyi senior Indonesia memuji penampilan Keysilia Dwisulandi Ndagung, gadis asal Ruteng, NTT, yang menyanyikan lagunya.
Nama 10 Pasukan Keraton Yogyakarta dan Filosofinya
Keraton Yogyakarta memiliki 10 pasukan atau bregodo, dua di antaranya berasal dari Sulawesi. Masing-masing mempunyai makna filosofis tersendiri.
Rias Pengantin Gratis Warga Terdampak Pandemi di Yogyakarta
dua perias pengantin di Yogyakarta memberikan jasa rias gratis untuk warga terdampak pandemi Covid-19 dan tenaga kesehatan.
0
Pria Botak di Sumut Diancam 15 Tahun Penjara, Ini Kasusnya
Pria botak di Deli Serdang, Sumatera Utara, nodai adik ipar. Penjara 15 tahun menantinya.