UNTUK INDONESIA
Gowa Keluar dari Zona Merah Rawan Pilkada
Setiap hajatan politik seperti Pilkada dan Pemilu, Kabupaten Gowa selalu masuk dalam zona merah Pilkada.
Jajaran KPU Kabupaten Gowa, Bawaslu Gowa, KPU Sulsel, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan dan unsur Muspida pada Launching Maskot Pilkada Kabupaten Gowa 2020. (Foto: Tagar/Afrilian Cahaya Putri)

Gowa - Beberapa kali Pemilihan Umum (Pemilu), Pilkada kabupaten maupun Pilkada provinsi, Kabupaten Gowa selalu masuk kategori zona merah rawan Pilkada. Kali ini daerah berjuluk Butta Bersejarah itu keluar dari zona merah.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Kabupaten Gowa, Muhtar Muis mengatakan bahwa saat ini Gowa sudah berada pada zona hijau jelang Pilkada tahun 2020.

"Kali ini Gowa sudah turun bukan lagi zona merah. Sekarang sudah zona hijau dan semoga itu bertahan," kata Muhtar saat ditemui di Gowa, Sabtu 1 Februari 2020.

Sementara itu Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan ikut menanggapi penurunan zona tersebut. Dia mengatakan memang Kabupaten Gowa sebelum melaksanakan Pilkada selalu dikategorikan zona merah. Tapi hasil pelaksanaanya selalu saja berubah dari merah ke hijau.

Kali ini Gowa sudah turun bukan lagi zona merah. Sekarang sudah zona hijau dan semoga itu bertahan.

"Alhamdulillah sekarang berkat kerjasama semua pihak terkait bersama dukungan semua masyarakat, Alhamdulillah dari awal sudah terkategorikan kita zona hijau," kata Adnan.

Menurut dia ini berarti proses demokrasi di Kabupaten Gowa telah mengalami proses pendawasan. Lebih jauh dia berharap apapun inovasi yang dilakukan KPU Gowa menjadi sebuah awal dari kesuksesan penyelenggaraan pemilihan kepala daerah di Kabupaten Gowa.

"Saya berharap sukses penyelenggaraanya, sukses juga partisipasi pemilihnya. Karena ukuran utama KPU berhasil melaksanakan Pilkada karena tingginya angka partisipasi pemilih," ungkap Adnan. []

Berita terkait
Cerita Warga Gowa Soal Virus Corona di Cina
Seorang warga asal Kabupaten Gowa yang baru saja pulang dari China mengaku warga di sana tidak terlalu panik seperti di Indonesia terkait Corona
Pimpinan Aliran Sesat di Gowa Bebas dari Penjara
Pimpinan Thariqat Tajul Khalawatiyah Syech Yusuf Gowa, Puang Lalang alias Maha Guru, 74 tahun yang sempat ditahan bebas dari Rutan.
Pohon Tumbang, Akses Jalan di Gowa Sempat Terputus
Akibat pohon tumbang yang melintas di tengah jalan membuat akses ke kota Malino dari Sungguminasa Gowa sempat terputus beberapa jam.
0
Fadli Zon Sebut Ahok Anak Emas Jokowi, Kenapa?
Waketum Partai Gerindra Fadli Zon menilai Presiden Jokowi menganakemaskan Komisaris Utama Pertamina, Ahok. Kenapa?