General Motors Mau Produksi Truk Listrik

General Motor mau memproduksi Sport Utility Vehicle (SUV) dan truk listrik. GM menginvestasikan 2,2 miliar dolar AS untuk produksi kendaraan itu.
Ilustrasi - mobil listrik SAN FRANCISCO. (Foto: Antara/Getty Images/Daniel Garcia)

Jakarta - General Motors (GM) mau memproduksi Sport Utility Vehicle (SUV) dan truk listrik. Guna mewujudkan dua kendaraan itu, GM menginvestasikan 2,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp 30 triliun untuk pabrik perakitannya di Detroit-Hamtramck, yang akan menjadi tempat produksi mobil SUV dan truk listrik. 

Truk bertenaga sepenuhnya listrik (all-electric) pertama GM akan menjadi pikap dengan produksi dijadwalkan akan dimulai pada akhir 2021. Itu akan diikuti segera oleh Cruise Origin, sebuah kendaraan swakemudi listrik diluncurkan oleh Cruise di San Francisco pekan lalu.

"Melalui investasi ini, GM mengambil langkah besar ke depan dalam mewujudkan visi kami tentang masa depan yang serba elektrik," kata Mark Reuss, presiden GM, selama acara pers di pabrik bersama Gubernur Michigan Gretchen Whitmer dan pejabat lokal lainnya, demikian dikutip dari Antara, Senin, 3 Februari 2020.

"Pikap listrik kami akan menjadi yang pertama dari beberapa varian truk listrik yang akan kami bangun di Detroit-Hamtramck selama beberapa tahun ke depan," katanya.

Ketika pabrik beroperasi penuh, investasi ini akan menciptakan lebih dari 2.200 lowongan kerja manufaktur Amerika Serikat (AS) yang bergaji baik.

GM juga akan menginvestasikan 800 juta dolar AS tambahan untuk fasilitas pemasok dan proyek-proyek lain yang terkait dengan peluncuran truk listrik baru.

Sejak musim gugur 2018, GM telah berkomitmen untuk berinvestasi lebih dari 2,5 miliar dolar di Michigan untuk membawa kendaraan listrik ke pasar melalui investasi di perakitan Orion, laboratorium baterai GM di Warren, Brownstown.

Perusahaan patungan GM dengan LG Chem, yang menginvestasikan 2,3 miliar dolar untuk memproduksi sel baterai di Lordstown, Ohio, akan memasok sel baterai untuk kendaraan listrik yang diproduksi di Detroit-Hamtramck.

Penggerak utama di balik keputusan GM untuk membuat komitmen ke Detroit-Hamtramck adalah dukungan yang diterima proyek ini dari negara bagian Michigan.

"Dukungan dari negara bagian Michigan adalah elemen kunci dalam membuat investasi ini menjadi mungkin," tambah Reuss.

Detroit-Hamtramck saat ini beroperasi pada satu shift produksi dan memproduksi Cadillac CT6 dan Chevrolet Impala. Sekitar 900 orang dipekerjakan di pabrik. Seperti yang dikonfirmasi sebelumnya, pabrik akan dihentikan operasinya selama beberapa bulan mulai akhir Februari saat renovasi dimulai.

Pada 20 Mei 2020, GM juga bakal memperkenalkan truk GMC Hummer listrik perdananya. []

Berita terkait
Karyawan General Motors Kembali Mogok Kerja
Untuk kesekian kalinya karyawan perusahaan otomotif asal Amerika Serikat General Motors kembali melakukan aksi mogok kerja
Porsche Segera Bawa Mobil Listrik ke Indonesia
Managing Director Porsche Indonesia Jason Broome mengatakan akan segera membawa produk mobil listrik Porsche ke pasar otomotif Tanah Air.
Mobil Listrik untuk Kendaraan Dinas Kemenhub
Kementerian Perhubungan berencana akan memesan 100 unit mobil listrik untuk digunakan sebagai kendaraan dinas pejabat eselon I dan eselon II
0
China Tuduh Amerika Politisasi Asal Muasal Virus Corona
China mengecam langkah Amerika Serikat melacak asal muasal virus corona yang disebut China sebagai “mempolitisasi” pelacakan