Bandarlampung, (Tagar 9/8/2018) - Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo menjadi salah satu pembawa obor dalam kegiatan Kirab Obor (Torch Relay) Asian Games 2018.

"Provinsi Lampung menjadi salah satu dari 18 provinsi dan 54 kota di Indonesia yang disinggahi api abdi Asian Games," kata Ridho, di Bandarlampung, Rabu (8/8).

Dia menyatakan bahwa Provinsi Lampung merasa sangat beruntung sebagai salah satu provinsi yang dilintasi Kirab Obor Asian Games 2018. "Kita berharap semangat gelora kompetisi olahraga ini membawa dampak kebaikan bagi Provinsi Lampung," jelasnya.

Dalam kirab tersebut Gubernur Ridho menerima obor dari Kapolda Lampung Irjen Pol Suntana. Kemudian Gubernur Ridho menyerahkan obor kepada Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, yang kemudian dibawa berlari bersama-sama menuju Tugu Adipura Kota Bandarlampung.

Obor Asian Games Singgah di OKIBupati Ogan Komering Ilir (OKI) Iskandar (keempat kanan) menghidupkan caldron dengan api obor Asian Games disaksikan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin dan tamu undangan di teras kantor Pemerintah Kabupaten OKI, Sumsel, Selasa (7/8). Kabupaten OKI merupakan kabupaten terakhir di Sumsel yang disinggahi obor Asian Games dan selanjutnya akan diarak menuju Lampung. (Foto: Ant/Feny Selly)

Gubernur Ridho juga berharap kehadiran Obor Asian Games di Lampung bisa menjadi motivasi guna memajukan dunia olahraga di Tanah Sang Bumi Rua Jurai.

Selain itu, dia juga berharap atlet-atlet Lampung dapat memberikan sumbangih terbaik bagi bangsa dan negara.

"Selain memberi motivasi di dunia olahraga, posisi Provinsi Lampung yang berada di antara penyelenggaraan Asian Games Jakarta-Palembang. Harapan saya dapat memberi dampak pada pertumbuhan ekonomi di Lampung," papar Ridho.

Dia juga berharap lagu Indonesia Raya berkumandang terus di setiap pertandingan-pertandingan dan menjadi api semangat untuk maju ke depan meraih kejayaan bangsa dan negara.

Sebelumnya, setelah menempuh perjalanan melewati kawasan utara Provinsi Lampung sejak Selasa (7/8), api abadi Asian Games 2018 sampai di Tugu Adipura, Kota Bandarlampung, Rabu (8/8) siang.

Selepas dari Provinsi Sumatera Selatan, api Asian Games 2018 dibawa rombongan ke Bandarlampung. Mulai dari kawasan flyover mal Boemi Kedaton sekitar pukul 09:00 WIB, api Asian Games diarak sekitar 13 kilometer mengelilingi sudut-sudut Kota Bandarlampung dan diakhiri dengan penyalaan caldron yang ada di depan Tugu Adipura, Bandarlampung, sekitar pukul 13:30 Wib.

Api Abadi Asian Games Tinggalkan PalembangGubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin (kedua kiri) menyalakan api abadi Asian Games 2018 ke tinder box di Wisma Atlet, Jakabaring Sport City (JSC), Sumatra Selatan, Selasa (7/8). Api abadi dan obor Asian Games 2018 dibawa ke Kab Ogan Ilir (OI), Kab Ogan Komering Ilir (OKI) dan dilanjutkan menuju Provinsi Lampung. (Foto: Ant/Nova Wahyudi)

Pembawa obor terdiri atas 10 orang atlet binaan daerah Lampung, para menteri yakni Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua INASGOC Erick Thohir, artis Indra Bekti, para pejabat daerah Provinsi Lampung dan Kota Bandarlampung.

Kendati sinar matahari terasa menyengat, warga Bandarlampung tumpah ruah menyambut datangnya api abadi ke kota mereka. Warga memadati sisi kiri dan kanan rute iring-iringan api Asian Games hingga ke kawasan Tugu Adipura di tengah Kota Bandarlampung.

"Saya ingin lihat kirab obor yang dikawal gajah dari TNWK," kata Nono, warga Bandarlampung yang datang dalam keriuhan penyambutan api abadi di Tugu Adipura.

Dua Gajah

Dua gajah jinak dari sekolah gajah Taman Nasional Way Kambas di Lampung Timur juga dikerahkan menyambut obor Asian Games 2018. Dua gajah dewasa disiapkan di Jalan Radin Intan Bandarlampung sejak pagi.

Menjelang tengah hari, dua gajah digiring mendekati Tugu Adipura, tempat penyerahan obor Asian Games 2018.

Ketua MPR Zulkilfi Hasan menyambut kedatangan sekaligus mengirab obor Asian Games hingga Tugu Adipura. Obor kemudian dikirab melintasi sejumlah ruas jalan di Kota Bandarlampung.

Zulkifli HasanKetua MPR Zulkifli Hasan (tengah) didampingi Gubernur Lampung, M Ridho Ficardo (kedua kiri) bersiap menghidupkan Caldron Api Obor Asian Games 2018 di Bundaran Tugu Adipura Bandarlampung, Lampung, Rabu (8/8). Rangkaian pawai obor AG 2018 di Provinsi Lampung merupakan rangkaian akhir di Pulau Sumatera, dan selanjutnya akan dibawa menuju Provinsi Banten. (Foto: Ant/Ardiansyah)

Di tugu itu dilakukan puncak acara penyambutan. CEO INASGOC Erick Tohir ikut hadir pada kesempatan tersebut.

Kirab diikuti para atlet, pelajar, mahasiswa, pegawai pemerintah, karyawan BUMN, BUMD, swasta serta aparat TNI serta TNI. Para pejabat di Provinsi Lampung dan Kota Bandarlampung juga ikut mengirab.

Obor Asian Games setiba dari Kabupaten Tulangbawang diterima Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani. Menkeu kelahiran Tanjungkarang, Bandarlampung ini, menerima obor di fly over Jalan ZA Pagaralam sekitar pukul 10.00 WIB.

Sri Mulyani selanjutnya berlari sekitar 500 meter untuk menyerahkan obor tersebut kepada istri Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana Herman HN.

Sri MulyaniWali Kota Bandar Lampung Herman HN (kanan) menyerahkan obor kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani (kiri) saat Torch Relay Asian Games 2018 di Bandar Lampung, Lampung, Rabu (8/8). Pawai obor Asian Games 2018 di Provinsi Lampung merupakan rangkaian akhir di pulau Sumatera dan selanjutnya akan dibawa menuju Provinsi Banten. (Foto: Ant/Ardiansyah)

Berswafoto

Sementara itu, saat menunggu Kirab Obor Asian Games 2018, Menteri BUMN Rini Soemarno sempat berswafoto atau selfie bersama warga Kota Bandarlampung.

Rini Soemarno menyempatkan diri melayani warga Bandarlampung, terutama ibu-ibu, guru, dan siswa sekolah berswafoto. Dia terlihat terus mengembangkan senyum saat diminta selfie oleh warga yang memadati tempat melintas obor di Jalan Cut Nyak Dien. Beberapa wartawan yang menunggu juga sempat berselfie ria.

"Saya senang dapat foto bersama Bu Menteri," kata Yuli warga Bandarlampung.

Yuli bersama beberapa temannya mengaku tak menyangka dapat berswafoto bersama Menteri BUMN mengingat ramainya warga. "Meski menunggu lama sejak pagi dan obor baru tiba siang hari, membuat saya senang karena dapat melihat secara langsung kirab obor tersebut. Apalagi sempat foto bersama menteri," jelasnya.

Jaka, warga Bandarlampung, juga mengaku senang dapat berswafoto bersama Rini Soemarno. "Fotonya nanti saya 'share' ke teman-teman dan juga masuk di Instagram," ujarnya.

Rini Soemarno membawa Obor Asian Games 2018 melintas Jalan Cut Nyak Dien menuju Plaza Telkom, Bandarlampung, sejauh 500 meter.

Rini SoemarnoMenteri BUMN Rini Soemarno (tengah) membawa obor saat prosesi Torch Relay Asian Games (AG) 2018 melintasi Jalan Cut Nyak Dien Bandar Lampung, Lampung, Rabu (8/8). Rangkaian pawai obor AG 2018 di Provinsi Lampung merupakan rangkaian akhir di Pulau Sumatera, dan selanjutnya akan dibawa menuju Provinsi Banten. (Foto: Ant/Ardiansyah)

Rini yang mengapresiasi BUMN yang telah ikut berpartisipasi menyukseskan Asian Games 208 mengatakan, "Mari kita kobarkan semangat dan dukungan untuk menyukseskan Asian Games 2018."

Kirab diiringi pula kesenian dan budaya khas Lampung. Penampilan kesenian dan budaya Lampung menambah semarak kirab obor Asian Games.

Obor kemudian diarak melalui Jalan Teuku Umar, Jalan Kota Raja hingga Jalan Raden Intan. Gubernur Lampung M Ridho Ricardo kemudian menyerahkan obor kepada Ketua MPR Zulkifli Hasan di Jalan Raden Intan.

Zul yang juga tokoh kelahiran Lampung menerima estafet dan membawa obor lalu diarak ke Tugu Adipura. Kirab berlanjut ke Jalan Sudirman hingga Jalan Ir Juanda melintasi Stadion Pahoman. Lalu ke Jalan Way Sekampung, Jalan Dr Susilo, Jalan Pangeran Diponegoro, Jalan MH Thamrin dan Jalan Wolter Monginsidi.

Zulkifli bersama puluhan ribu warga Lampung mengirab obor Asian Games,  diikuti para atlet, pelajar, mahasiswa, pegawai pemerintah, karyawan BUMN, BUMD, swasta serta aparat TNI serta TNI.

Pakaian Khas

Siswa-siswi SD, SMP hingga SMA dilibatkan untuk menyemarakan pawai. Setidaknya ada 30 ribu siswa dari berbagai sekolah yang tersebar di Bandarlampung, berbaris menyambut rombongan pelari pembawa obor Asian Games di tengah Kota Bandarlampung.

Siswa-siswa, selain berbaris mengenakan seragam yang menjadi ciri khas sekolah mereka, ada yang mengenakan pakaian khas provinsi ini, seperti Pepadun, Melinting dan Pesisir.

Salah satu siswa yang mengenakan pakaian adat Lampung Cinta Sefya (14), siswa kelas 9 SMPN 1 Bandarlampung, mengatakan apa yang mereka kenakan, selain untuk menyambut rombongan pembawa obor agar lebih meriah, juga untuk memperkenalkan pakaian khas dari provinsi yang terkenal dengan penangkaran gajah tersebut.

"Kami bangga, senang bisa menjadi bagian dari pesta akbar olahraga se-Asia yang dihelat di Indonesia ini," kata Cinta yang juga ketua OSIS SMPN 1 Bandarlampung saat ditemui di lokasi jalur pawai obor.

Ryamizard RyacuduMenteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu (ketiga kanan) menyerahkan obor api Asian Games 2018 kepada Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin (kanan) disaksikan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian (tengah), Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto (kedua kanan), Ketua Umum Inasgoc Erick Thohir (kedua kiri) dan Ketua Panitia Pelaksana Daerah Asian Games 2018 Palembang Muddai Madang (kiri) saat pawai obor api Asian Games 2018 di Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (4/8). Obor api Asian Games 2018 tersebut dibawa mengelilingi kota Palembang dan menyusuri Sungai Musi, selanjutnya akan menuju sejumlah kabupaten/kota yang ada di Sumatera Selatan. (Foto: Ant/Nova Wahyudi)

Para siswa juga memiliki harapan agar kontingen Indonesia bisa memberikan yang terbaik. "Harapannya kami semoga dalam Asian Games 2018 nanti kontingen Indonesia bisa memberikan yang terbaik, bahkan menjadi juara dengan menunjukan semangat yang tinggi," kata siswa SMPN 1 Bandarlampung lainnya, Genta Maulana, di lokasi yang sama.

Selain siswa-siswi yang berpakaian adat, ada siswa yang menampilkan kesenian drum band seperti siswa-siswa dari SMPN 32 Bandarlampung yang menurunkan satu pasukan berjumlah 60 siswa.

Para guru di sekolah mengungkapkan kebanggannya bisa menjadi bagian dari perhelatan akbar Asian Games 2018. "Banyak sekolah diminta oleh Pemda mengirimkan perwakilan untuk ikut menyukseskan pawai obor Asian Games 2018 di Bandarlampung ini. Sekolah kami mengirim sekitar 500 siswa kelas dua dan tiga, termasuk tim drum band," kata guru Bahasa Indonesia SMPN 32, Nuraida.

Menurut dia, ini kebanggan tersendiri karena ikut menyemarakkan Asian Games 2018. "Dengan peran serta kecil ini, kami berharap kesuksesan besar bagi kontingen Indonesia," kata Nuraida.

Selain pelajar, antusiasme ribuan warga Bandarlampung terus mengelu-elukan pawai obor yang dibawa secara estafet.

Acara menyemarakan pawai obor Asian Games 2018 tidak hanya berhenti sampai situ. Pihak panitia juga menggelar pesta rakyat tepat di depan Tugu Adipura yang menjadi ikon Lampung hingga Rabu malam. []