UNTUK INDONESIA
Gara-gara Gerombolan Truk, Warga di Pantura Takut Keluar Rumah
Polisi mengimbau pada masyarakat bersabar dan lebih berhati hati.
Kemacetan panjang di depan Terminal Pacira yang berjarak sekitar 5 km dari simpul kemacetan di pertigaan pasar Blimbing, Lamongan, Jawa Timur, Jumat (20/4). (Lut)

Lamongan, (Tagar 20/4/2018) - Dampak dari ambruknya jembatan Cincin Babat Widang mengakibatkan kacetan panjang di Jalan Daendles Brondong dan Paciran, Kabupaten Lamongan. Hal ini membuat masyarakat di sekitar kawasan tersebut takut melintas di jalan itu.

Kasatlantas Polres Lamongan AKP Argya Satrya Bhawana mengakui kemacetan tersebut. Kemacetan sendiri terjadi hingga 10 kilometer yang didominasi kendaraan besar. Kasat mengaku tidak ada jalan lain untuk mengalihkan jalur akibat jebolnya jembatan tersebut.

"Ada tiga titik pengalihan, yang pertama untuk Sokodadi, kemudian yang tembus ke Paciran dan Brondong," katanya. Namun dari ketiga titik pengalihan itu tetap bermuara di Blimbing dan Brondong.

Kasatlantas mengakui akibat pengalihat arus tersebut membawa beberapa dampak, diantaranya adalah kemacetan bahkan terjadinya beberapa kali kecelakaan hingga merenggut korban jiwa.

"Kami mengimbau pada masyarakat yang supaya bersabar dan lebih berhati hati. Kami terus mengerahkan anggota di lapangan untuk bisa mengatur lalu lintas," tegasnya.

Simpul kemacetan berada di pertigaan pasar Desa Blimbing, Kecamatan Paciran. Selain karena pertigaan, di tempat ini juga ada jembatan hingga terjadi penyempitan jalan. Terlebih lagi dikawasan tersebut merupakan sentra bisnis masyarakat.

Sementara itu, masyakat di kawasan pantura Daendles takut melintasi di jalan raya itu. Mereka merasa ngeri setelah mendengar adanya beberapa kali kecelakaan. 

"Truknya besar besar dan macet. Jadi takut, lebih baik gak lewat sana, cari jalan yang lain saja. Bapak saya juga sampai balik tidak jadi lewat jalan di Paciran karena sudah tidak bisa membobol (menerobos)," kata Ikhwanussyarif, warga Kecamatan Paciran. (lut)

Berita terkait
0
Banjir di Sumbawa NTB Tewaskan Satu Bocah SD
Bocah kelas 4 SD warga Dusun Untir, Desa Uma Beringin, Kecamatan Untir Iwes, Kabupaten Sumbawa, meninggal dunia akibat hanyut terbawa air banjir.