UNTUK INDONESIA
Franc Bernhard Tumanggor Jagoan PDIP di Pakpak Bharat
Franc Bernhard Tumanggor dan Mutsyuhito Solin resmi diusung PDIP maju sebagai bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pakpak Bharat.
Franc Bernhard Tumanggor. (Foto: Facebook Franc Bernhard Tumanggor)

Medan - Franc Bernhard Tumanggor dan Mutsyuhito Solin resmi diusung PDIP maju sebagai bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara pada Pilkada 9 Desember 2020 mendatang.

Keduanya disebut sebagai pasangan calon yang ideal dan mampu membawa perubahan untuk Kabupaten Pakpak Bharat. Mereka adalah putra daerah dan sosok berpendidikan.

Franc lahir di Paris, Prancis. Dan dia cukup ambisius menempuh pendidikan hingga ke Inggris dan Amerika Serikat.

Sedangkan Mutsyuhito Solin, seorang yang telah memiliki pengalaman luas. Dia juga berlatar pendidikan S3 dan berprofesi sebagai dosen pascasarjana di Kota Medan.

Banyak warga Pakpak Bharat menginginkan keduanya maju dan berlaga di kabupaten hasil pemekaran Kabupaten Dairi itu. Mereka berharap pasangan itu membawa perubahan.

Ketua DPC PDIP Kabupaten Pakpak Bharat Yandra Brutu kepada Tagar membenarkan hal itu saat ditemui di Sekretariat DPD PDIP Sumatera Utara, Jalan Jamin Ginting Medan, Selasa, 11 Agustus 2020.

"Calon yang diusung oleh PDIP bisa berkomitmen, berjuang untuk rakyat dan demi rakyat. Jadi calon pemimpin selalu turun ke bawah dan menemui seluruh lapisan masyarakat. Harus bisa menjadi pemimpin yang dicintai masyarakat. Seperti komitmen PDIP," kata dia.

Tegak Lurus Perintah Megawati

Setelah rekomendasi resmi dari DPP PDIP diterima, maka seluruh kader, kata Yandra, harus tegak lurus mendukung calon yang telah diusung. Jika terjadi penyimpangan diminta untuk mengundurkan diri.

"Setelah turun rekomendasi ini, kami tidak bisa belok kiri, belok kanan. Kami tegak lurus menjalankan amanah Ibu Ketum dan tidak ada yang boleh melawan aturan partai. Semua pengurus, jika ada yang belok-belok dari arahan, maka kami persilakan keluar dari partai. Kami akan tegak lurus membela calon rekomendasi yang telah dikeluarkan," katanya.

Soal koalisi, kami akan berkoalisi dengan semua partai, Nasdem, PAN, PKS Gerindra. Kecuali dengan Demokrat

Masalah pembangunan di Kabupaten Pakpak Bharat, menurut Yandra, akan lebih dimaksimalkan oleh dua sosok yang sudah ditunjuk partai demi meningkatkan ekonomi masyarakat.

Baca juga: 

"Pembangunan memang sudah maksimal, namun akan lebih ditingkatkan lagi. Apalagi sosok keduanya sangat tepat untuk menjadi Bupati dan Wakil Bupati Pakpak Bharat. Untuk calon bupati masih muda, energik dan berpendidikan dan dia ditemani oleh seorang pemikir, seorang berpendidikan S3. Pengalaman sangat banyak dan mereka putra daerah," ungkapnya.

Dia mengingatkan hampir 70 persen masyarakat di Kabupaten Pakpak Bharat adalah petani. Maka itu, calon bupati dan wakilnya diminta memperhatikan nasib petani.

Tak Koalisi dengan Demokrat

Untuk koalisi, Yandra mengakui partainya sudah membangun kerja sama dengan sejumlah parpol untuk memenangkan pasangan jagoan PDIP, kecuali Partai Demokrat.

"Soal koalisi, kami akan berkoalisi dengan semua partai, Nasdem, PAN, PKS Gerindra. Kecuali dengan Demokrat. Ada dua kandidat yang bakal mengikuti kontestasi pilkada di Kabupaten Pakpak Bharat," terangnya.

Diketahui, ada 12 paslon diusung PDIP di Sumatera Utara yang diumumkan pada Selasa, 12 Agustus 2020, di antaranya:

1. Asahan: Rosmansyah dan Winda Fitrika

2. Simalungun: Anton Achmad Saragih dan Rospita Sitorus

3. Nias Utara: Marselinus Ingati Nazara dan Jaya Putra Zega

4. Kota Sibolga: Bahdin Nur Tanjung dan Edipolo Sitanggang

5. Kota Medan: Muhammad Bobby Afif Nasution dan Aulia Rachman

6. Kota Binjai: Lisa Andriani Lubis dan Sapta Bangun

7. Kota Tanjungbalai: M Syahrial dan Waris

8. Labuhanbatu Utara: Ahmad Rizal dan Aripay Tambunan

9. Toba Samosir: Poltak Sitorus dan Toni M Simanjuntak

10. Karo: Iwan Sembiring Depari dan Budianto Surbakti

11. Pakpak Bharat: Franc Bernhard Tumanggor dan Mutsyuhito Solin

12. Nias Barat: Eliyus Waruwu dan Mareko Zebua.[]

Berita terkait
Cawabup Pakpak Bharat Disuruh Pulang dari PDIP Sumut
Bakal paslon Bupati dan Wakil Bupati Pakpak Bharat batal menerima langsung rekomendasi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP.
Mangapul: Pemegang KTA PDIP Menangkan Anton-Rospita
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengeluarkan rekomendasi bakal calon kepala daerah di Kabupaten Simalungun.
PDIP Usung Lisa Andriani Lubis Calon Wali Kota Binjai
PDIP memberi tiket kepada pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Binjai, Lisa Andriani Lubis dan Sapta Bangun.
0
Pensiunan TNI Bima Tewas Usai Ditemani Wanita di Hotel
Seorang pria yang juga pensiunan TNI ditemukan meninggal dunia di kamar Losmen. Ini kronologinya