FPI Akan Boikot Facebook, Twitter, Instagram, dan WhatsApp Saat Hari Natal

Front Pembela Islam (FPI) akan memboikot semua akun media sosial pada Senin, 25 Desember 2017 mendatang.
Novel Bamukmin (Foto: Ant)

Jakarta, (Tagar 21/12/2017) - Front Pembela Islam (FPI) akan memboikot semua akun media sosial pada Senin, 25 Desember 2017 mendatang. Boikot tersebut bertepatan dengan Hari Raya Natal. Namun, boikot yang dilakukan FPI hanya berlangsung selama satu hari saja.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris DPD FPI DKI Jakarta Novel Bamukmin, kepada Tagar News melalui pesan singkat di layanan WhatsApp, Kamis (21/12).

"Benar kami boikot dengan cara libur total di medsos manapun karena memang (25 Desember) hari libur," kata Novel.

Novel menambahkan boikot tersebut akan mereka lakukan di media sosial manapun seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan WhatsApp.

Boikot tersebut mereka lakukan karena akun media sosial mereka diblokir oleh Facebook sejak Selasa (19/12). Tak hanya akun Facebook, website resmi FPI pun ikut kena blokir.

Tak hanya Facebook, akun media sosial mereka di Instagram dan Twitter pun diblokir.

Menurut Novel, aksi boikot tersebut mereka lakukan dengan tidak menggunakan media sosial secara penuh selama 24 jam pada tanggal 25 Desember tersebut.

Boikot FPI terhadap media sosial, terutama Facebook ini menjadi viral di banyak media sosial dengan beredarnya sebuah poster yang berisi ajakan FPI untuk memboikot Facebook karena Facebook telah memblokir akun FPI dan beberapa akun lainnya.

Poster tersebut mengajak menggelar aksi besar mengepung Kantor Perwakilan Facebook di Gedung Capital Place, memboikot Facebook secara nasional agar tak ada seorang Muslim pun yang gunakan Facebook, mengajak para pegiat medsos Muslim untuk beramai-ramai meninggalkan Facebook, dan meminta kepada ilmuwan dan saintis Muslim untuk menciptakan media sosial yang khusus untuk umat Muslim yang ramah terhadap semua manusia dan agama serta anti terhadap kemunkaran. (Fet/Ard)

Berita terkait