UNTUK INDONESIA
Ford Patenkan Desain Kaca Depan Terbaru
Ford Motor Company patenkan desain kaca depan dan atap terbarunya kepada Kantor Paten dan Merek Dagang Amerika Serikat (AS).
Desain kaca depan dan atap terbaru Ford. (Foto: Carscoops)

Jakarta - Ford Motor Company, perusahaan mobil asal Amerika Serikat, patenkan desain kaca depan dan atap terbarunya kepada Kantor Paten dan Merek Dagang Amerika Serikat (AS).

Dilansir dari laman Carscoops, Senin, 6 Januari 2020, desain kaca depan tersebut dibuat memanjang dari bagian depan hingga bagian atap. Terlihat pada gambar, desain tersebut disematkan pada mobil Ford Mustang.

Desain tersebut menyematkan sepasang rel atap yang kuat dan dua rel horizontal melengkung di bagian tengah atap, tepatnya di antara kaca depan dan jendela belakang. Secara teori, ini akan membuat mobil ini sangat kuat jika terjadi tabrakan, demikian pengakuan dari pihak Ford.

Meskipun dalam gambar, desain ini dipasangkan pada mobil Ford Mustang, namun akan lebih cocok jika desain ini diaplikasikan pada mobil jenis SUV atau crossover Ford. Tetapi jika itu akan digunakan untuk kendaraan lima pintu, seperti Mustang Mach-E, akan lebih baik jika bagian tengah antara kaca depan dan jendela belakang harus lebih besar atau kaca depan itu sendiri dapat dibuat lebih besar.

Paten ini pertama kali diajukan oleh pihak Ford pada 14 Mei 2018, dan baru diterbitkan sekitar Desember 2019. Ford sendiri belum mengkonfirmasi terkait desain ini akan diterapkan pada mobil terbarunya atau hanya sekadar perencanaan saja.

Desain kaca depan yang menyatu dengan atap ini rumornya mirip dengan desain yang telah diterapkan pada mobil Tesla model X yang rilis 2015.

Sebagai informasi tambahan, Ford Motor Company atau Ford merupakan perusahaan otomotif terbesar kedua di AS yang didirikan Henry Ford pada 16 Juni 1903. Perusahaan ini menjual kendaraan komersial dibawah merek Ford, sementara untuk penjual mobil mewah berada di bawah merek Lincoln.

Di Indonesia sendiri, Ford hadir melalui agen tunggalnya yakni PT Ford Motor Indonesia (FMI) pada 12 Juli 2000. Memasuki tahun 2002, FMI menghadirkan Ford Ranger yang banyak mendapat sorotan dari masyarakat tanah air. Kemudian di 2003, FMI kembali meluncurkan produk barunya, For New Ranger dan New Ford Everest Ranger.

Namun kabar mengejutkan datang di tahun 2016, tepatnya pada 25 Januari, Ford memutuskan untuk hengkang dari pasar otomotif Indonesia. Hal tersebut termasuk menghentikan penjualan dan impor resmi semua kendaraan Ford serta menutup semua dealership Ford di Indonesia.

Adapun alasan Ford angkat kaki dari tanah air adalah anjloknya penjualan mereka di tahun 2016, yang hanya berhasil menjual 484 unit setelah di 2015 berhasil menjual sebanyak 4.986 unit. Itu pun berbanding jauh dengan penjualan mereka di 2014 yang tembus 12.008 unit.

Ford Motor Indonesia menyatakan bahwa mereka menunjuk RMA Group, sebuah perusahaan yang berlokasi di Thailand sebagai pelaksana layanan purna jual, garansi dan ketersedian suku cadang Ford di Indonesia. []

Berita terkait
Alasan 547 Ribu Ford Super Duty Ditarik dari Pasaran
Ford Motor Company resmi menarik (recall) sebanyak 547.538 unit Ford Super Duty dari pasaran pada Sabtu, 14 Desember 2019.
Ford Sulap Limbah Biji Kopi Jadi Komponen Mobil
Ford Motor membuat terobosan dengan memanfaatkan limbah kopi perusahaan makanan siap saji McDonald untuk dijadikan salah satu bahan komponen mobil.
Henry Ford dan Dua Pemilik Brand Mobil Mewah Dunia
Henry Ford, pendiri Ford Motor Company, dulunya hanya seorang anak petani. Ada cerita yang tak jauh berbeda.
0
Covid-19 di 17 Negara Eropa Antara 11.000 - 200.000
Penyebaran virus corona baru (Covid-19) di Eropa melanda semua negara bahkan di beberapa negara kasusnya jauh di atas jumlah kasus di China