UNTUK INDONESIA
Film Pretty Boys Bongkar 'Borok' Industri Pertelevisian
Duo presenter Vincent dan Desta menampik anggapan bahwa jalan cerita film Pretty Boys seolah membongkar borok di industri pertelevisian nasional.
Duo Presenter Vincent Desta, ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Senin, 16 September 2019. (Foto: Tagar/ Eno Suratno Wongsodimedjo)

Jakarta - Duo presenter Vincent Ryan Rompies dan Deddy Mahendra Desta mengaku tidak khawatir film terbaru mereka yang bertajuk Pretty Boys, bakal menghadirkan banyak musuh bagi mereka. Ia juga menampik anggapan jalan cerita film tersebut seolah membuka "borok" di industri pertelevisian nasional.

"Ini sih enggak membuka borok ya, ini tuh sebenarnya adalah kondisi yang semua orang juga sudah tahu ya. Jadi lebih ke pemaparan yang terjadi aja," kata Desta saat temu media film Pretty Boys, di Epicentrum Kuningan, Jakarta Selatan, Senin, 16 September 2019.

Dalam plot cerita, film Pretty Boys berkisah tentang perjalanan hidup dua orang anak desa, yakni, Rahmat (Desta) dan Anugrah (Vincent) yang memiliki mimpi besar untuk menjadi presenter di dunia pertelevisian.

Kita enggak sedang coba mengkritik.

Keinginan tersebut membawa mereka merantau ke Jakarta demi mewujudkan mimpi.

Jalan cerita menjadi kian menarik lantaran setelah perjuangan mengejar cita-cita itu tercapai, Rahmat dan Anugrah ternyata masih harus menemukan kenyataan yang tidak sesuai dengan hati nurani mereka.

Di antaranya, tuntutan pekerjaan yang memaksa keduanya untuk tampil sebagai banci demi menaikan rating sebuah program televisi.

Kehidupan di dunia hiburan, ternyata juga tidak sesuai dengan yang ada dalam benak kedua pemuda itu. Rahmat dan Anugerah digambarkan begitu tercengang mengetahui industri televisi dipenuhi banci yang menguasai berbagai lapisan dan jenis pekerjaan, dari penonton bayaran, penata rias hingga host utama sebuah program acara.

Desta mengatakan, film tidak dibuat untuk mengkritik atau menyindir pihak manapun. Baginya, cerita dalam karya terbarunya itu semata memberikan gambaran kenyataan yang terjadi di industri pertelevisian nasional.

"Kita enggak sedang coba mengkritik, kita juga tidak sedang mencoba satir di film ini, kita hanya mencoba untuk menampilkan bahwa ya kondisinya seperti ini," kata dia.

tu kan tadi slogannya adalah, Televisi yang menodai kita atau Kita yang Menodai Televisi, lah kalo memang penontonnya suka, bagaimana? Kita mau membuat acara sebagus apapun, semendidik apapun, tapi kalau penontonnya enggak ada yaudah, mati, jadi sekarang kita balikin ke penonton kan," ujarnya.

Senada dengan Desta, Vincent merespon anggapan film memiliki pesan dan motivasi khusus dengan lebih santai. Seolah berkelakar, ia juga mengaku tidak takut jika film Pretty Boys mendatangkan kontra dari orang-orang yang bekerja di industri pertelevisian seperti dirinya.

"Kalau dibilang takut, enggak ya. Kita sudah di tahap televisi yang membutuhkan kita bukan kita yang membutuhkan televisi," kata dia.

Film Pretty Boys bakal mulai tayang serentak di seluruh jaringan bioskop tanah air pada 19 September 2019. Ditulis oleh penyiar radio  Imam Darto dan disutradarai oleh Tompi, film ini menampilkan sederet bintang ternama seperti Najwa Shihab, Roy Marten, Hesti Purwadinata, Enzy Storia dan Ferry Maryadi.

Film Pretty Boys juga menampilkan dua aktor dan aktris pendatang baru yang menyebrang dari dunia musik, yakni, Danilla Riyadi dan Onadio Leonardo. []

Berita terkait
Karakter Iron Man Bakal Muncul di Film Black Widow
Aktor gaek pemeran Iron Man, Robert Downey Jr. dipastikan bakal tampil di film solo salah satu superhero Marvel, Black Widow.
Film The Santri Karya Livi Zheng Bakal Tembus Hollywood
Sutradara Livi Zheng bakal menggarap film berjudul The Santri bersama PBNU. Film, rencananya akan dirilis di Hollywood, Amerika Serikat.
Tonton Film Kartun Warkop DKI di Ulang Tahun ke-46
Memperingati ulang tahun ke-46, kelompok lawak Warkop DKI dibuat versi kartun oleh rumah produksi film Falcon Picture.
0
Bocah 4 Tahun di Pamekasan Tewas Mengapung di Bak Mandi
Bocah berusia empat tahun di Pamekasan tewas mengapung di bak kamar mandi rumahnya.