Indonesia
Fadli Zon Duga Ambulans Penuh Batu Pembunuhan Karakter
Fadli Zon menduga keberadaan ambulans yang berisikan batu, merupakan bentuk pembunuhan karakter terhadap Gerindra.
Fadli Zon. (Foto: Instagram/Fadli Zon)

Jakarta - Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon menduga keberadaan ambulans miliki DPC Partai Gerindra Tasikmalaya yang berisikan batu, merupakan bentuk pembunuhan karakter terhadap partainya.

Menurut dia, berdasarkan keterangan saksi partainya, ambulans datang ke Jakarta murni untuk tujuan kemanusiaan.

"Tujuannya pasti mau memberikan pembunuhan karakter pada Gerindra, kami melihat framing seperti itu, ada niat jahat," kata Fadli usai menerima perwakilan Seknas Prabowo-Sandi, di ruang kerja Fadli, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin 27 Mei 2019, mengutip Antara.

Fadli menjelaskan, dirinya mendapatkan keterangan dari Seknas Prabowo-Sandi bahwa tanggal 21-22 Mei lalu, ada tiga ambulan datang yang berasal dari DPC Partai Gerindra Purwakarta, Karawang, dan Tasikmalaya ke Seknas.

Baca juga: SBY Ingin Jokowi dan Prabowo Segera Bertemu

Menurut dia, kedatangan ketiga ambulan itu diminta oleh masing-masing DPC untuk membantu apabila ada korban dalam aksi 21-22 Mei, sehingga tujuannya murni kemanusiaan bukan bertujuan membuat kerusuhan.

"Ini adalah program ambulans gratis yang sudah berjalan 10 tahun. Mereka ke sini atas inisiatif mereka, kirim ambulans karena diduga diperlukan kalau terjadi korban," ujarnya.

Dia menceritakan ambulans tersebut saat tiba di Seknas Prabowo-Sandi, langsung dicek oleh Koordinator Relawan Seknas bernama Endah Farida, dan tidak ditemukan batu.

Menurut Fadli, ambulans dari Tasikmalaya kebetulan tertinggal iring-iringan ketika menuju tempat lokasi aksi lalu dihentikan aparat keamanan dan diperlakukan tidak bersahabat padahal mereka adalah tim medis.

Baca juga: Bambang Widjojanto Ragukan MK, Ahli Hukum: Berbahaya

"Berdasarkan keterangan, ambulans dihentikan dan mereka harus keluar lalu kami mendengar cerita tiba-tiba ada batu dalam ambulans tersebut," katanya.

Koordinator Relawan Seknas Prabowo-Sandi, Endah Farida menjelaskan pihaknya kedatangan tiga ambulans tersebut pada tanggal 22 Mei dini hari dengan membawa surat tugas.

Endah menjelaskan, dirinya mengecek langsung ketiga ambulans tersebut misalnya alat kesehatan, obat-obatan yang ternyata masih sedikit sehingga ditambahkan Seknas.

"Saya cek satu persatu, tidak ada batu dalam ambulan tersebut," ujarnya. []

Berita terkait
0
PSM Juara, Bidan Cantik di Bantaeng Akhirnya Dipinang
Seorang anggota The Macz Man Zona Bantaeng bernama Adi mempersunting kekasihnya yang merupakan seorang Bidan Desa.