UNTUK INDONESIA
Erick Thohir Bersih-Bersih Kementerian BUMN
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengaku akan merombak kepemimpinan di seluruh BUMN.
Pengusaha Erick Thohir melambaikan tangannya saat berjalan memasuki Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 21 Oktober 2019. (Foto: Antara/Wahyu Putro A)

Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengaku akan merombak kepemimpinan di seluruh BUMN. Ia mengatakan memerlukan figur-figur yang bagus untuk membantu di masing-masing unit BUMN. 

Ada figur lagi yang bagus lagi, tadi yang saya bilang 142 BUMN pasti (berganti).

"Tidak mungkin menteri dan wamen mengawasi kegiatan masing-masing BUMN setiap hari. Makanya kita perlu banyak figur yang bagus, nanti Senin (pekan depan) ada lagi, Kamis depan ada lagi, ya kan yang penting bagus," kata Erick di lingkungan istana kepresidenan Jakarta, Kamis, 14 November 2019, seperti diberitakan Antara.

Sebelumnya sempat beredar kabar bahwa mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok akan menduduki kursi petinggi di salah satu perusahaan pelat merah di bidang energi.

Saat ini, BUMN energi yakni Perusahaan Listrik Negara (PLN) memang tengah mengalami kekosongan jabatan direktur utama. Di sisi lain, PT Pertamina diisukan akan mengalami perubahan pimpinan, PT Pertamina kini dipimpin Nicke Widyawati.

"Nanti Senin ada lagi dikasih tahu. Ada figur lagi yang bagus lagi, tadi yang saya bilang 142 BUMN pasti (berganti)," tambah Erick.

Erick mengatakan pergantian kepemimpinan tersebut tergantung pada kebijakan masing-masing BUMN.

"Mungkin sampai tahun depan (ada pemanggilan), kan ada 142 BUMN, kalau setahun 365 hari, kalau 142 BUMN dibagi 365 hari setiap 3 hari ada yang diganti," ucap Erick.

Terkait kemungkinan Ahok menjadi petinggi salah satu BUMN, lanjut Erick, meski berstatus mantan narapidana, sudah ada tim ahli yang meneliti mengenai hal tersebut.

"Kan sudah ada ahli-ahlinya, tanya ahlinya saja. Kalau kita kan korporasi, kita percaya good corporare governance dan beliau punya kontribusi ya kan? Pak Sandiaga Uno saja sudah mengatakan hal yang positif (mengenai rencana pengangkatan Ahok)," kata Erick.

Erick pun kembali mengatakan bahwa banyak BUMN yang membutuhkan figur mumpuni untuk memimpin.

"Begini BUMN itu kan ada 142 BUMN, tidak mungkinlah kalau kita tidak ramai-ramai membuat ya kan? Figur-figur yang positif untuk membantu dibutuhkan, kita jangan hanya fokus ke Pak Ahok, ada dua wakil menteri, nanti komut-komut (komisaris utama) yang lain nanti akan kita kenalkan," ucap Erick.

Sebelumnya, kata erick, sudah menyerahkan nama-nama calon direksi untuk tiga BUMN yaitu Bank Mandiri, BTN dan Inalum ke rapat Tim Penilai Akhir (TPA) yang dipimpin Presiden Joko Widodo.

"Kemarin nanya dirut Bank Mandiri sama BTN, sekarang ganti, nanti minggu depan ganti lagi, kepastiannya nanti awal Desember," ucap Erick.

Namun Erick memastikan orang-orang yang ditetapkan sebagai petinggi BUMN harus mundur dari jabatannya di partai politik.

"Semua yang terlibat di BUMN, apakah komisaris dan direksi harus bebas (dari politik), kalau memang orang partai harus mengundurkan diri, staf khusus BUMN juga sudah melakukan itu," ucap Erick.

Posisi Dirut BTN kosong setelah Suprajarto menolak penugasan Kementerian BUMN untuk menjadi Direktur Utama BTN. Suprajarto yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mengaku tidak pernah diajak komunikasi untuk penetapan tersebut.

Sedangkan Direktur Utama Inalum sebelumnya, Budi Gunadi Sadikin dan Direktur Utama Bank Mandiri, Kartika Wirjoatmodjo ditunjuk Presiden Joko Widodo menjadi Wakil Menteri BUMN. []

Berita terkait
Pertimbangan Erick Thohir Merekrut Ahok Masuk BUMN
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyampaikan hal-hal yang menjadi pertimbangan dirinya merekrut Ahok ke dalam BUMN.
Erick Thohir Menteri Terkaya Jokowi
Erick Thohir disebut-sebut menjadi menteri terkaya pada Kabinet Kerja Jokowi-Maruf Amin.
Erick Thohir Buat Daftar Tugas Wamen BUMN
Menteri BUMN Erick Thohir telah menetapkan pembagian tugas Wakil Menteri dalam rangka meningkatkan efektivitas pelaksanaan.
0
Mundur, Cara Mahathir Jegal Anwar Ibrahim Jadi PM Malaysia
Mahathir secara resmi telah mengundurkan diri sebagai PM Malaysia. Langkahnya ini diduga untuk menjegal Anwar Ibrahim naik jadi PM Malaysia.