UNTUK INDONESIA
Enam Hari Operasi, Polres Pangkep Tindak 409 Pengendara
Sejak pelaksanaan operasi patuh 29 Agustus 2019 lalu Polres Pangkep telah menilang 409 pengendara
Suasana pemeriksaan surat-surat kendaraan yang dilakukan Polres Pangkep. (Foto: Tagar/Aan Febriansyah)

Pangkep – Sejak pelaksanaan operasi patuh 29 Agustus 2019 lalu, satuan lalulintas Polisi Resor Pangkep, Sulawesi Selatan telah melakukan penindakan penilangan terhadap 409 pengendara hingga hari keenam, Selasa 3 September 2019.

“Hari pertama 109 pelanggar ditilang, hari kedua ada 52, hari ketiga ada 78, hari keempat ada 66, hari kelima ada 61 dan hari keenam 43 pelanggar ditilang,” kata Kepala Satuan Lalulintas Polres Pangkep, AKP Mamat Rahmat.

Mamat menambahkan, pengendara yang diberi penindakan berupa tilang tetapi juga memberikan pemahaman akan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan diri sendiri dan orang lain.

Operasi Patuh 2019 yang digelar pada tanggal 29 Agustus sampai dengan 11 September 2019 mengutamakan penindakan kepada pengendara dibawa umur, melawan arus dan tidak menggunakan helm saat berkendara.

Kepala unit Patroli Lalu lintas Polres Pangkep Ipda Hasrul mengatakan bahwa operasi patuh ini 60 persen penindakan dan akan dilakukan razia ditempat yang banyak melakukan pelanggaran lalu lintas di wilayah Kabupaten Pangkep

“Kiranya para pengendara atau yang akan melintas di Kabupaten Pangkep bisa melengkapi surat-surat kendaraannya,” jelas Hasrul. []

Baca juga:

Berita terkait
Polres Pangkep Lumpuhkan Pelaku Pencuri Motor
Polisi Resor Pangkep meringkus Fajar Asamara usia 29 tahun, pelaku pencurian kendaraan bermotor yang meresahkan warga Pangkep
Hari Jadi Polwan, Polres Pangkep Gelar Pasar Murah
Polisi Resor Pangkep melangsungkan kegiatan pasar murah yang dilaksanakan di depan tugu Bambu Runcing, Sabtu 31 Agustus 2019
109 Pengendara Terjaring di Pangkep
Operasi Patuh hari pertama di Pangkep, Sulawesi Selatan, berhasil menjaring 109 pengendara motor dan mobil yang tidak tertib berlalu lintas.
0
30 Provinsi dan 13 Negara Peserta Ijtima Ulama Gowa
Ijtima Ulama Dunia 2020 atau Ijtima Ulama Zona Asia menjadi salah satu klaster penyumbang penyebaran virus corona atau Covid-19 di Indonesia.