UNTUK INDONESIA
Empat Tokoh Dunia Miliki IQ Tinggi Seperti BJ Habibie
Mantan Presiden ke-3 RI BJ Habibie termasuk dari sekian banyak manusia yang memiliki IQ yang tinggi.
BJ Habibie dengan pesawat pertamanya di Koln-kalk, Jerman, Mei 1955. Temuan-te muan Habibie di bidang aeronautika telah memberikan sumbangan besar bagi dunia dirgantara. (Foto: Habibie Center)

Jakarta - Setiap manusia memiliki kecerdasan berbeda-beda. Ada yang menyandang kepintaran dengan skor IQ (Intelligence Quotient) tinggi. Biasanya mereka yang memiliki IQ di atas rata-rata dapat melakukan hal yang luar biasa. Salah satunya BJ Habibie.

IQ tinggi dapat diraih dengan proses pembelajaran. Ada pula yang mendapatkan karunia tersebut sejak dari lahir. Sebab itu hanya ada beberapa orang saja di dunia ini yang memiliki skor IQ mencapai di atas 140. Skor sebanyak itu dikategorikan sebagai genius.

Berikut tokoh yang memiliki IQ tinggi tersebut:

1. Bacharuddin Jusuf Habibie

Di Indonesia, satu-satunya yang memiliki IQ tinggi dengan skor 200 adalah Presiden ke-3 Indonesia Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie. IQ Bapak Teknologi Indonesia itu melebihi IQ Albert Einstein sebesar 160.

IQ yang didapat Habibie tak muncul begitu saja. Perjalanan menuntut ilmunya panjang, mulai dari tingkat sekolah ke teknik mesin di Fakultas Teknik Universitas Indonesia Bandung, sekarang Institut Teknologi Bandung pada 1954.

Kemudian melanjutkan studi teknik penerbangan, spesialisasi konstruksi pesawat terbang, di RWTH Aachen, Jerman Barat. Dalam kurun waktu 1955–1965 itu, Habibie menerima gelar diploma teknik pada 1960 dan gelar doktor teknik pada 1965 dengan predikat summa cum laude.

Jenjang karier pria kelahiran Parepare, Sulawesi Selatan tersebut dimulai dari perusahaan penerbangan di Hamburg, Jerman, Messerschmitt-Bolkow-Blohm.

Habibie diketahui penemu crack theory pesawat terbang. Ayah dua anak ini juga eksekutor andal. Dia membidani kelahiran sederet industri strategis Indonesia, seperti Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) yang sekarang bernama PT Dirgantara Indonesia (PTDI), PT PAL Indonesia, PT PINDAD, dan lainnya.

BJ HabibieMantan Presiden BJ Habibie menghadiri pembukaan Sidang Tahunan MPR Tahun 2017 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 16 Agustus 2019. (Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay)

2. William James Sidis

Dijuluki sebagai orang paling genius yang pernah hidup di muka bumi. James Sidis terbilang jarang sekali terekspos dari pemberitaan. Mungkin banyak juga yang tidak mengetahui tentang dia.

Bibit genius pria kelahiran New York, Amerika Serikat (AS) ini telah terlihat sejak usia 18 bulan. Pada usia tersebut dia sudah membaca tulisan sekelas New York Times.

Genap berumur 8 tahun, Sidis sudah menguasai 8 bahasa, yakni Latin, Inggris, Jerman, Francis, Yunani, Armenia, Turki dan Yahudi. Di tahun yang sama, Sidis sudah menyelesaikan beberapa tulisan tentang anatomi tubuh manusia dan astronomi. Bahkan menulis buku The Book Of Vendergood.

Sidis memiliki IQ dengan skor antara 250-300 dan menguasai sebanyak 200 bahasa di dunia. Dia juga disebut, memiliki keahlian menguasai ragam bahasa dalam kurun waktu satu hari. 

Tak hanya itu, di usia 16 tahun, Sidis lulus sarjana matematika dengan predikat cum laude.

William James SidisWilliam James Sidis memiliki skor IQ antara 250-300. (Foto: Istimewa)

Baca juga:

3. Terence Tao

Memiliki skor IQ antara 230-240, Terence Tao bisa dikatakan sebagai seorang anak ajaib. Julukan itu senada dengan ucapan peneliti pendidikan Miraca Gross ketika meneliti tentang anak berbakat.

Menurut Smithsonian Magazine, bocah yang lahir 17 Juli 1975 di Australia dan dibesarkan di Shanghai ini dapat melakukan aritmatika dasar pada usia 2 tahun. Selain cerdas berbahasa Inggris, Tao juga pandai berbicara bahasa Kanton, tetapi tidak dapat menulis dalam bahasa China.

Pada usia 9 tahun, Tao memamerkan kemampuannya dengan belajar matematika tingkat universitas. Dia menjadi satu dari dua anak, selain Lenhard Ng, yang mampu mendapatkan skor tinggi dibandingkan anak usia 8 tahun yaitu 700.  Tao meraih skor 760 dalam studi Johns Hopkins mengenai matematika tingkat universitas.

Tao juga peserta termuda dalam Olimpiade Matematika Internasional pada tahun 1986, 1987, dan 1988. Dia bocah usia 10 tahun pertama dan termuda yang meraih medali perunggu, perak, dan emas dalam kompetisi tersebut. 

Prestasi yang diraih Tao dalam ilmu pengetahuan berturut-turut, di antaranya mulai Penghargaan Internasional Raja Faisal pada 2010. Dua tahun berlalu, dia meraih Penghargaan Crafoord di bidang matematika dari Royal Swedish Academy of Sciences.

Pada tahun 2012, dia kembali menerima penghargaan dari Simon Foundation dan pada 2013 Tao telah menerbitkan lebih dari 250 makalah penelitian dan 17 buku.

Terence TaoTerence Tao memiliki skor IQ antara 230-240. (Foto: Istimewa)

4. Christopher Hirata

Christopher Hirata dijuluki child prodigy, yaitu anak-anak yang memiliki otak jenius dan kepintaran luar biasa melampaui umurnya, bahkan kecerdasan orang dewasa sekalipun. Dia memiliki skor IQ mencapai 225.

Di usianya yang ke 13 tahun, Hirata sudah berhasil meraih medali emas dalam Olimpiade Fisika Internasional. Setahun berlalu, dia mendapat tawaran pekerjaan di perusahaan Caltech.

Tahun berikutnya, ia diterima di Institut Teknologi California dan berhasil memperoleh gelar doktor pada usianya yang ke 22 tahun. Kini predikatnya sebagai profesor di Pusat Kosmologi dan Fisika AstroPartikel OSU (CCAPP).

Christopher HirataChristopher Hirata memiliki skor IQ 225. (Foto: Istimewa)

5. Kim Ung Yong

Kim Ung-Yong tercatat dalam Guinness Book of Records sebagai manusia dengan IQ tertinggi di dunia. Skor IQ-nya mencapai 210, termasuk dalam jajaran manusia super jenius di muka bumi. 

Kim Ung-Yong lahir di ongje-Dong, Seoul, Korea Selatan pada tanggal 7 Maret 1962. Ayahnya bernama Kim Soo-Sun, berpredikat sebagai seorang profesor.

Pada usia 3 tahun, Kim mampu menunjukan kecerdasannya dalam memecahkan masalah persamaan kalkulus yang rumit dengan cara mudah. Di usia 4 tahun, ayahnya mengaku Kim telah menghapal sekitar 2.000 kata, baik dalam bahasa Inggris maupun dalam bahasa Jerman.

Pada 2 November 1967 saat diwawancarai salah satu stasiun televisi di Jepang, Kim memperlihatkan kemampuannya berkomunikasi dengan bahasa China, Spanyol, Vietnam, Tagalog, Jerman, Inggris, Jepang, serta Korea.

Di usianya yang masih seumuran jagung, 3-6 tahun, Kim disibukan dengan aktivitasnya menjadi mahasiswa tamu untuk Universitas Hanyang Korea Selatan, Fakultas Ilmu Fisika.

Beranjak 7 tahun, Kim telah melalangbuana memenuhi undangan, salah satunya datang dari di Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat atau NASA.

Tahun 1974 hingga 1978, saat berusia 15 tahun, Kim mulai bekerja sebagai peneliti NASA

Selanjutnya Kim mulai mendapat banyak tawaran dari berbagai universitas bergengsi di Korea Selatan. Namun, keinginannya teguh untuk menuntut ilmu di universitas daerah. 

Saat ini, Kim menjadi pengajar di Chungbuk National University, Korea Selatan. Profesinya sebagai dosen ditekuni Kim sejak 2007. 

Kim Ung YongKim Ung Yong memiliki skor IQ 210. (Foto: Istimewa)

Berita terkait
15 Kalimat Indah BJ Habibie yang Menembus Jantung Hati
Selain dikenal sebagai Presiden ke-3 RI dan pembuat pesawat terbang, BJ Habibie memiliki sisi romantis humanis. Ini 15 ucapannya yang indah, bijak.
Mendikbud Sebut BJ Habibie Sulit Digantikan
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyebutkan Presiden ke-3 RI BJ Habibie sulit digantikan.
BJ Habibie Sosok Inspirasi Berbagai Generasi
Mantan Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menilai BJ Habibie sebagai sosok inspirasi berbagai generasi.
0
Rudiantara: Target 2020 Indonesia Bebas Sinyal
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menargetkan Indonesia akan bebas sinyal pada tahun 2020.