UNTUK INDONESIA
Habibie Wafat, AHY: Indonesia Kehilangan Putra Terbaik
AHY berduka Presiden ke-3 Indonesia BJ Habibie meninggal dunia pada Rabu 11 September 2019.
Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Jakarta, Kamis 2 Mei 2019. (Foto: Antara/Wahyu Putro A)

Jakarta - Ketua Kogasma Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengucapkan belasungkawa Presiden ke-3 Indonesia BJ Habibie meninggal dunia pada Rabu 11 September 2019, pukul 18.05 WIB.

Ucapan  berduka diungkapkan AHY dalam akun Instagramnya, @agusyudhoyono. Putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono itu mengatakan Indonesia kehilangan putra terbaiknya.

"Indonesia kembali kehilangan salah satu putra terbaiknya. Semua jasa dan pengabdianmu kepada masyarakat, bangsa dan negara, juga nasihat dan wejanganmu kepada generasi penerus, akan kami kenang selamanya," tulis AHY dalam keterangan Instagramnya, Rabu, 11 September 2019.

AHY berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi kepergian Habibie.

"Semoga keluarga yang ditinggalkan, diberikan kekuatan, ketabahan dan kesabaran dalam melepas kepergian beliau menghadap Sang Pencipta," tulis AHY.

Eks Menteri Negara Riset dan Teknologi Indonesia ke-4 era Soeharto itu mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat. Habibie meninggal di usia 83 tahun karena penyakit yang dideritanya.

Ketika dirawat di RSPAD Jakarta, Habibie mendapat perawatan tim dokter spesialis dalam berbagai bidang keahlian, penyakit dalam, jantung dan ginjal. 

Baca juga: Jokowi Kenang BJ Habibie Sumber Solusi Persoalan Negara

Berita terkait
Penjelasan Thareq Habibie Soal Meninggalnya BJ Habibie
Thareq Kemal putra kedua Presiden ketiga Bacharuddin Jusuf (BJ) jelaskan ayahnya yang meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto, pada 18.15.
Presiden ke-3 RI, BJ Habibie Meninggal Dunia
Presiden ke-3 Indonesia, Baharudin Jusuf Habibie dikabarkan meninggal dunia.
0
Revisi UU KPK, Jokowi Minta Masyarakat Bersuara ke DPR
Presiden RI Joko Widodo menyampaikan tanggapannya terkait keputusan Revisi Undang-Undang KPK. Ia mengaku, ide awal revisi tersebut dibawa oleh DPR.