Makassar - Bawaslu Kota Makassar menggelar apel siaga di Lapangan Karebosi Kota Makassar, Minggu 14 April 2019. Namun, apel siaga tersebut dinodai oleh tindakan tidak terpuji dua petugasnya.

Saat apel berlangsung, dua orang Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) kedapatan berfoto dengan pose dua jari, mengarah pada simbol capres-cawapres tertentu dalam Pilpres 2019.

Ketua Bawaslu Kota Makassar Nursari, saat dikonfirmasi Tagar membenarkan tindakan dua petugasnya. Dia mengatakan, saat itu pihaknya langsung melakukan investigasi. Ternyata dua petugas tersebut sengaja berpose seperti itu. Dengan tegas dia mencopot dua petugas PTPS tersebut.

Kami tegas soal yang begini-beginian.

"Setelah kita dapat infonya kami langsung telusuri dan ternyata oknum tersebut adalah PTPS di Kelurahan Parangloe, Kecamatan Biringkanaya, Makassar," kata Nursari, Minggu 14 April 2019.

Ia mengatakan, proses mengganti kedua petugas tersebut paling lambat dilakukan Senin 15 April 2019. Nursari menegaskan tidak akan berkompromi dengan hal seperti itu. Karena menurutnya hal tersebut membuat kredibilitas Bawaslu Makassar dalam mengawasi pemilu dipertanyakan termasuk netralitas pihaknya.

"Kami tegas soal yang begini-beginian," katanya.

Sebelumnya Bawaslu Kota Makassar menggelar apel siaga di hari tenang, Minggu 14 April 2019, jelang hari pencoblosan Pemilu pada 17 April 2019. Apel ini diikuti 3998 Petugas TPS, 45 orang PPK, dan 153 PPL. [] 

Baca juga: