UNTUK INDONESIA
Disebut Tidak Islami, Ini Asal-Usul Kue Klepon
Jajanan legendaris kue klepon mendadak viral karena disebut sebagai makanan tidak islami. Dari mana asal-usul kue klepon sebenarnya.
Kue Klepon. (Foto: Pinterest)

Jakarta - Jajanan legendaris kue klepon mendadak menjadi bahan perbincangan banyak warganet Indonesia setelah menduduki trending topic di media sosial Twitter. Kue tradisional yang terbuat dari tepung ketan ini diklaim sebagai makanan tidak islami. Lantas bagaimana asal-usul dari kue klepon ini?

Perbincangan warganet mengenai kue klepon ini bermula sewaktu akun , @memefess mengunggah sebuah gambar bertuliskan kalimat promosi sebuah toko kurma. Dalam foto itu, disebutkan jika kue klepon bukan merupakan jajanan yang islami.

Kue klepon sudah ada sejak tahun 1950-an dan konon pertama kali diperkenalkan oleh imigran Indonesia ke Belanda.

Baca Juga: Disebut Bukan Jajanan Islami, Kue Klepon Trending 

"Kue klepon tidak Islami. Yuk tinggalkan jajanan yang tidak Islami dengan cara membeli jajanan Islami, aneka kurma yang tersedia di toko syariah kami," demikian bunyi kalimat dalam gambar tersebut, diakhiri dengan tulsan nama 'Abu Ikhwan Azis', sebagaimana dikutip Tagar, Selasa, 21 Juli 2020.

Kue Klepon IslamiSebuah gambar bertulis kue klepon tidak islami viral di media sosial. (Foto: Twitter/memefess)

Kue klepon merupakan jajanan tradisional khas Indonesia yang terbuat dari tepung ketan. Kue ini memiliki bentuk bulat berukuran mini dengan warna hijau muda, mirip dengan onde-onde. Kue klepon berisikan irisan gulan merah dengan bagian luarnya yang ditaburi kelapa parut.

Kue klepon ini sudah ada sejak tahun 1950-an dan konon pertama kali diperkenalkan oleh imigran Indonesia ke Belanda. Pada masa itu, kue ini dijadikan sebagai menu yang ditawarkan di restoran Indonesia-Belanda dan etnis Tionghoa.

Dalam sebuah buku karangan Bessire yang berjudul Local Development Heritage: Traditional Food and Cuisine as Tourist Attractions in Rural Areas (1998), kue klepon dihargai sebagai salah satu warisan budaya yang menjadi simbol atas identitas kolektif suatu daerah atau kelompok.

Hingga saat ini, kue klepon masih populer dan banyak ditemui di berbagai tempat jajanan di pasar tradisional. Banyak masyarakat yang menggemari kue tradisional ini karena rasanya yang enak dan harganya yang murah.

Tanpa disadari, dalam memakan kue klepon, terdapat pelajaran moral yang dapat dipahami. Saat memakan kue ini, gula yang terdapat didalamnya akan lumer dimulut. Namun jika dimakan dalam keadaan mulut terbuka, gula yang meleleh tersebut akan berantakan kemana-mana.

Baca Juga: Klepon Jajanan Tradisional Kesukaan Siwon Suju

Artinya, hal tersebut mengajarkan kita mengenai bagaimana cara makan yang baik dan sopan, yakni dengan mulut tertutup dan tidak berbicara saat makan. Pelajaran moral ini yang berkaitan dengan budaya Indonesia saat ini.[]

Berita terkait
Disebut Bukan Jajanan Islami, Kue Klepon Trending
Kue klepon banyak dibicarakan warganet Indonesia hingga menjajaki jajaran trending topic di media sosial Twitter, lantaran disebut tidak islami.
Klepon, Jajanan Pasar yang Meletup Saat Dikunyah
Klepon, salah satu jajanan tradisional yang sampai saat ini masih digandrungi. Di Yogyakarta, mudah menemukannya, salah satunya di Pasar Kolombo.
Klepon Jajanan Tradisional Kesukaan Siwon Suju
Jajanan tradisional disukai salah satu personil Suju, Siwon, keunikan rasa kue bulat yang dibaluri kelapa parut itu menarik perhatiannya.
0
Disebut Tidak Islami, Ini Asal-Usul Kue Klepon
Jajanan legendaris kue klepon mendadak viral karena disebut sebagai makanan tidak islami. Dari mana asal-usul kue klepon sebenarnya.