UNTUK INDONESIA

Diguyur Hujan, Mentan SYL Tinjau Food Estate Sumba Tengah

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengunjungi Desa Makatakeri, Sumba Tengah, NTT untuk meninjau kawasan Food Estate di kawasan tersebut.
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. (Foto:Tagar/Kementan)

Sumba Tengah - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) mengunjungi Desa Makatakeri Kecamatan Katikutana Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur, Dibawah guyuran hujan, Mentan SYL didampingi Bupati Sumba Tengah, Paulus S. K. Limu, beserta jajaran pejabat eselon satu Kementerian Pertanian meninjau salah satu dari lima zona kawasan food estate di wilayah tersebut.

Atas perhatian dan cinta Pak Menteri kepada Sumba Tengah, kami berikan gelar Umbu Syahrul Yasin Limpo.

Dalam kunjungan kali ini, Mentan SYL sekaligus menyerahkan bantuan berupa 10 Combine Harvester yang merupakan bagian dari total bantuan yang dialokasikan Kementan untuk Sumba Tengah. Di hadapan petani dan masyarakat yang hadir, Mentan SYL juga mengungkapkan kebahagiannya dapat melihat tempat yang bagus, indah dengan hamparan padi seperti di Desa Makatakeri.

"Lebih bahagia lagi saya bertemu dengan bapak-ibu semua yang telah menerima saya dan keluarga besar Kementan dengan hangat," ungkap Mentan SYL pada Jumat, 8 Januari 2021.

Food Estate Sumba Tengah dibagi menjadi lima zona, yaitu, zona 1 di Desa Umbu Pabal Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat, Zona 2 di Desa Umbu Pabal Selatan Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat, zona 3 di Desa Dasa Elu Kecamatan Katikutana, zona 4 di Pusat Pemerintahan Makatul, salah satunya Desa Makatakeri dan zona 5 di Desa Tanamodu Kecamatan Katikutana Selatan.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Sumba Tengah, Paulus S. K. Limu atas nama masyarakat dan pemerintah daerah Sumba Tengah, menyampaikan terima kasih dan rasa hormat kepada Mentan SYL dan rombongan yang hadir.  

"Atas perhatian dan cinta Pak Menteri kepada Sumba Tengah, kami berikan gelar Umbu Syahrul Yasin Limpo. Ini merupakan penghargaan dari kami Pak Menteri," tutur Paulus.

Bupati Paulus juga melaporkan bahwa total target lahan yang diolah food estate di Sumba Tengah seluas 5 ribu hektar, dimana 2 ribu hektar ditanami jagung sedangkan sisanya, 3 ribu hektar ditanami padi.

"Kami yakin, 2 sampai 3 tahun, Pak Menteri akan mendampingi kita, dan Sumba Tengah bisa mandiri di tahun ke-3," terangnya.

Sementara Food Estate menurut Mentan SYL, adalah implementasi arahan Presiden Joko Widodo untuk menyediakan ketersediaan pangan bagi 273 juta penduduk Indonesia.

"Dengan segala upaya, kita bersama yakinkan bahwa Sumba Tengah dan NTT tidak main-main merubah kehidupan dan peradaban. Dan Saya datang menangkap keseriusan. Sumba Tengah jangan mau kalah dengan daerah yang lain, apalagi dengan sesama daerah di NTT," tegasnya. []

Berita terkait
Kementan Sebutkan 10 Provinsi Produsen Jagung Terbesar RI
Kementerian Pertanian menyebutkan 10 Provinsi sebagai Produsen Jangung terbesar di Tanah Air diantaranya Jatim, Jateng dan Lampung.
2021 Kementan Lipatgandakan Produksi Kedelai Nasional
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, pihaknya akan fokus melipatgandakan produksi kedelai dalam negeri pada tahun 2021.
Kementan Segera Tingkatkan Produksi Kedelai Lokal
Kementerian Pertanian berkomitmen meningkatkan produksi kedelai dalam negeri secepatnya sebab kebutuhan kedelai setiap tahunnya makin bertambah.
0
Diguyur Hujan, Mentan SYL Tinjau Food Estate Sumba Tengah
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengunjungi Desa Makatakeri, Sumba Tengah, NTT untuk meninjau kawasan Food Estate di kawasan tersebut.