UNTUK INDONESIA
Diduga Maling, Remaja di Padang Dihajar Massa
Seorang pemuda di Kota Padang yang diduga melakukan percobaan maling dihajar massa.
Pelaku diduga maling ditangkap massa di di Jalan Mohammad Hatta, Kecamatan Kuranji pada Senin, 28 September 2020 malam. (Foto: Tagar/Muhammad Aidil)

Padang - Diduga kedapatan sedang beraksi maling, seorang remaja di Kota Padang, Sumatera Barat, berinisial D, 16 tahun, akhirnya menjadi bulan-bulanan massa. Beruntung nyawa diselamatkan polisi yang mengetahui kabar tersebut.

Dia mencoba maling, namun aksinya keburu diketahui pemilik rumah.

Aksi remaja yang mengaku berasal dari Ganting, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang itu berlangsung pada Senin, 28 September 2020 malam. Dia diduga hendak mencuri barang berharga di sebuah ruko yang dijadikan bengkel mobil di Jalan Mohammad Hatta, Kecamatan Kuranji.

Salah seorang pemuda setempat, Andi, 36 tahun, mengaku mendengar ada teriakan maling dari arah seberang jalanan tak jauh dari rumahnya. "Kami berupaya mengejar anak itu, dia sempat nyaris ditabrak juga karena arus lalu lintas cukup ramai pada saat kejadian," katanya.

Pemilik ruko, Zulmina, 64 tahun mengaku melihat pelaku memanjat pagar samping dari sebelah rukonya. "Dia sempat hendak mengorek sesuatu dari dalam bengkel. Melihat sesuatu yang tidak beres,saya langsung teriak maling, seketika dia kabur," katanya.

Peristiwa itu juga dibenarkan pihak kepolisian. "Benar ada informasi itu berdasarkan laporan masyarakat. Dia mencoba maling, namun aksinya keburu diketahui pemilik rumah," kata Kapolsek Kuranji Kompol Armijon saat dihubungi Tagar melalui sambungan seluler.

Saat diinterogasi petugas di Tempat Kejadian Perkara (TKP), pelaku D sempat berkilah dan membantah akan melakukan aksi pencurian. Namun setelah didesak, dia pun akhirnya mengakui perbuatannya.

"Saya belum ada dapat apa-apa, saya kesini hanya main game online saja di warnet, tidak ada ngapa-ngapain," tuturnya.

Saat ini, meskipun polisi tidak menemukan barang bukti, pelaku tetap digelandang petugas ke Mapolsek Kuranji guna dimintai keterangan dan mempertanggung jawabkan aksinya tersebut. []



Berita terkait
Alasan PDAM Kota Padang Tutup Kantor Sementara
PDAM Kota Padang menutup layanan kantor pusatnya selama tiga hari. Kondisi dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.
Otak Pencuri Gadget Santri di Ponpes Padang Pariaman Diciduk
Polisi meringkus seorang pria yang diduga otak aksi pencurian gadget milik santri salah satu Ponpes di Padang Pariaman.
Kecelakaan Tunggal, Perempuan Tewas di Jalan Padang - Solok
Seorang perempuan tewas usai mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Padang - Solok.
0
Bukan Corona, Ternyata Nyamuk Pembunuh Nomor 1 Dunia
Pakar IPB, Prof Upik Kesumawati Hadi menyebut masyarakat harus mewaspadai nyamuk, karena merupakan pembunuh nomor satu di dunia.